Cari Blog Ini

Tampilkan postingan dengan label Islam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Islam. Tampilkan semua postingan

Jumat, 07 Februari 2014

10 Orang yang Shalatnya Tidak Diterima oleh Allah SWT

Mbarepblog - Rasulullah S.A.W. telah bersabda yang artinya: "Barang siapa yang memelihara shalat, maka shalat itu sebagai cahaya baginya, petunjuk dan jalan selamat dan barangsiapa yang tidak memelihara shalat, maka sesungguhnya shalat itu tidak menjadi cahaya, dan tidak juga menjadi petunjuk dan jalan selamat baginya." (Tabyinul Mahaarim) Rasulullah S.A.W telah bersabda bahwa : "10 orang shalatnya tidak diterima oleh Allah S.W.T, yaitu :

1. Seorang lelaki yang shalat sendirian tanpa membaca surat Al Fatihah.

2. Seorang lelaki yang mengerjakan shalat tetapi tidak mengeluarkan zakat.

3. Seorang lelaki yang menjadi imam, padahal orang yang menjadi makmum membencinya.

4. Seorang budak yang melarikan diri dari tuannya.

5. Seorang lelaki yang minum arak tanpa mau meninggalkannya (Taubat).

6. Seorang perempuan yang suaminya marah kepadanya.

7. Seorang perempuan yang mengerjakan shalat tanpa memakai mukena.

8. Imam atau pemimpin yang sombong dan zalim menganiaya.

9. Seorang yang suka makan riba'.

10. Seorang yang shalatnya tidak dapat menahannya dari melakukan perbuatan yang keji dan mungkar."

Sabda Rasulullah S.A.W yang artinya : "Barang siapa yang shalatnya itu tidak dapat menahannya dari melakukan perbuatan keji dan mungkar, maka sesungguhnya shalatnya itu hanya menambahkan kemurkaan Allah S.W.T dan jauh dari Allah." Hassan r.a berkata : "Kalau shalatmu itu tidak dapat menahan kamu dari melakukan perbuatan mungkar dan keji, maka sesungguhnya kamu dianggap orang yang tidak mengerjakan shalat. Dan pada hari kiamat nanti shalatmu itu akan dilemparkan semula ke arah mukamu seperti satu bungkusan kain tebal yang buruk."

Meskipun kita shalatnya masih belum sempurna, tapi semoga saja shalat kita semua di terima oleh Allah SWT dan semoga keteledoran kita saat mengerjakan shalat di ampuni oleh Allah SWT.

Aamiin Yaa Rabbal 'Aalamiin.

Kamis, 05 Desember 2013

Penyebab Jin Bisa Merasuki Seseorang dan Solusinya

Fakta dan Mitos - Dalam ajaran agama Islam setiap sholat dirumah atau masjid bila sholat sendirian dianjurkan untuk Iqomah, ini mengindiasikan barangkali ada jin yang ikut menjadi makmum kita.

Bagaimana langkah-langkah mengusir jin ? sebelum lebih lanjut ada beberapa penyebab jin bisa merasuki seseorang yaitu :

1. Karena ulah orang lain baik melalui sihir, teluh, dan jampi-jampi/mantra-mantra.

2. Karena ulah kita sendiri telah mengundangnya dengan cara memasang tumbal, jimat, rajah dan benda-benda yang bertuah.

3. Karena kekosongan pikiran kita dan lupa pada Tuhan.

Berikut ini adalah langkah-langkah untuk mengusir jin :

1. Mengusir Jin jahat yang ada dalam rumah.
Jin yang bersemayam dalam rumah ini bisa disebabkan beberapa hal, antara lain karena rumah kita terlalu lama tidak dihuni, karena ada jimat yang dipasang pada rumah tersebut yang bisa berupa rajah diatas pintu, kendi kecil yang ditaruh dibawah genting, tumbal yang ditanam diberbagai sudut halaman rumah. Perlu diketahui jimat yang berupa benda yang dibungkus kain kecil warna hitam atau merah, bila jimat tersebut kita peroleh dari para dukun percayalah isi jimat tersebut adalah “kotoran hewan” dan begitupula bila jimat tersebut kita dapat dari kiyai maka isinya hanya “tulisan arab’” yang tidak berdasarkan ajaran Islam yang benar karena tulisan tersebut bila ayat al-Qur’an harusnya untuk dibaca dan diamalkan bukan dijadikan jimat, kedua-duanya berfungsi mengundang jin. Yang harus dilakukan untuk mengusir jin jahat dalam rumah yaitu :
a. Bersihkan rumah dari benda-benda keramat, jimat, rajah dan sejenisnya.
b. Bersihkan rumah dari gambar anjing dan ular.
c. Lakukan ibadah-ibadah sunnah dirumah, seperti membaca Al-qur’an, sholat agar rumah tidak seperti kuburan.

2. Mengusir jin akibat ulah orang lain
Seseorang yang mempunyai kemampuan ilmu kebal, sihir, santet, pelet, teluh, gendam dan lain-lain, kesemuanya adalah atas bantuan jin. Terkadang seseorang sakit tidak sembuh, gila, itu semua ulah mereka yang jahat karena kebencian pada seseorang. Untuk menghilangkan sihir dari tubuh seorang korban dapat dilakukan dengan cara : cari beberapa daun biduri yang masih muda kemudian rebus, setelah itu air rebusan tersebut digunakan untuk mandi si korban, lakukan ini beberapa kali hingga sembuh, berikan minuman air zam-zam, makan kurma nabi, madu dan buah zaitun dan yang terpenting berdo’a pada Tuhan YME.

3. Ruqyah Syar’iyah
Ruqyah berarti doa-doa atau jampi-jampi, adapun Syar’iyah berarti yang sesuai syariah dan bersumber pada Al-Qur’an dan As-Sunnah yang berfungsi sebagai syifa sebagaimana QS Al Israa ayat 82 : ”Wa Nunazzilu Minal Qur’an maa huwa Syifaaun wa Rahmatun Lil Mukminin” [dan Kami turunkan Al-Qur’an suatu yang menjadi penawar/obat]. Ruqyah Syar’iyah adalah benar-benar bersih dari berbagai bentuk persyaratan tertentu dalam pengobatan dan tidak berkhidmat pada jin/khodam.
Syarat-syarat ahli Ruqyah :
a. Muslim bertaqwa.
b. Beraqidah shahih bebas dari segala macam khurafat.
c. Mafhum sunnah dan mengamalkannya.
d. Faqih terhadap ilmu-ilmu syariah.
e. Menguasai seluk beluk dunia jin sesuai syariah.
f. Kalau bisa telah berkeluarga.
g. Tsiqoh, amanah terhadap privasi pasien.
Metode dan cara Meruqyahnya :
a. Taubat dari dosa besar/kecil dan perbanyak istighfar.
b. Ambil wudlu ahli ruqyah dan pasiennya.
c. Jelaskan tentang ruqyah syar’iyah dan perbedaannya dengan ruqyah syirkiyah.
d. Bersihkan tempat ruqyah dari musik-musik dan gambar bernyawa.
e. Bakar jimat dan benda-benda bertuah sejenisnya.
f. Wajib menutup aurat.
g. Wajib disertai mahram bagi wanita, dan peruqyah dilarang menyentuh pasien wanita yang bukan mahramnya.
h. Duduk/berbaring menghadap kiblat.
i. Pasien harus khusu’ mendengar bacaan.
j. Bacaan ahli ruqyah harus jelas, baik dan benar bacaannya serta memahami arti bacaan.
k. Sabar, tawakkal dan yakinlah bahwa yang maha menyembuhkan adalah Allah SWT.
l. Ulangi bacaannya hingga maksimal sampai kita dapatkan reaksinya.
Ayat-ayat Ruqyah dari Al-Qur’an yang dibacakan sa’at mengobati :
Alfatihah, Albaqarah : [ayat :1-5,163-164,255-257,285-286], Al-Imran:[18-19], Al-A’raaf:[54-56, 117-122], Yunus:[81-82], Al- Mu’minun:[115-118], As-Shoofaat: [1-10], Al-Ahqoof:[29-32], Ar-rahman: [33-39], Al-Hasyr:[21-24], Al-Jin:[1-8], Al-Ikhlas, Al-Falqq, An-Naas.
[ingat semua ayat Al-Qur’an diatas adalah sama, berfungsi untuk syifaa’]. Setelah bacaan ayat tersebut dilanjutkan dengan doa’a-do’a yang bersumber dari As-Sunnah shahih :
1. A’udzu bikalimaatillaahit taammati min kulli syaithooni wa haammati wa min kulli ‘ainil laammati.
2. A’udzu bikalimaatillahit taammati min ghodhobihi wa ‘iqoobihi wa syarri ‘ibaadihi wa min hamazaatis syayaathin wa an yahdhuruun.
3. Bismillahillazii laa yadhurru ma’asmihi syaiun fil ardhi walaa fis samaa’i wahuwas samiiul ‘aliim.
4. Rabbi a’udzu bika mai hamazaatis syayaathin wa a’udzu bika rabbi an yahdhuruun.
5. Yaa hayyuu yaa qoyyun bi rahmatika as taghisuu.
6. Hasbi yallohu laa ilaaha illa huwa‘alaihi tawakkaltu wa huwa rabbul‘arsyil ‘aziiim as alullohi ‘aziim robbal ‘arsyil ‘aziim an yasyfiika.
7. Bismillahi arqiika min kulii syaiin yu’dhiika wa min syarri kulli nafsin aou ‘ainin khasidin allohu yasfiika bismillahi arqiika.
8. Bismillahi , a’udzu bi ‘izzatillahi biqudrotihi min syarri maa ajidu wa ukhaadhiru.
9. Allohumma robban naas adh hibil ba’sa isyfi anta syaafi laa syifaa illa syifaauka syifaan laa yughoodiru saqoman.
10. Hasbunallohu wani’mal wakil ni’mal maula wa ni’man naashiir.
[NB : do’a-do’a ini alangkah baiknya membaca dikitab sunnah shahih pahami agar afdhal].

Reaksi-reaksi sa’at di Ruqyah
Rekasi setiap pasien yang diruqyah berbeda-beda antara lain :
a. Reaksi normal atau dalam keadaan sadar, pasien akan merasakan adanya sesuatu yang berjalan dalam tubuhnya, seperti aliran listrik di kaki, tangan, punggung dan dapat merasakan adanya perubahan suhu badan yang berubah secara mendadak pada bagian tubuh tertentu seperti panas atau dingin.
b. Reaksi setengah sadar, pada reaksi ini pasien akan merasakan kepala seperti diguncang [pusing berat], ujung tangan dan kakinya bergetar, jantung berdebar, nafas sesak, batuk-batuk, perut mual-mual sampai muntah dan klimaknya tubuhnya akan bergetar hebat.
c. Reaksi kesurupan total, biasanya pasien ketika diruqyah langsung pingsan terkadang matanya terpejam atau terbelalak dan badannya akan menggeliat kepanasan, gerakan tubuh dan mulutnya tidak terkontrol termasuk suara dan sikapnya berubah dari aslinya.

Apa tindkan selanjutnya melihat rekasi tersebut ?
a. Bacakan terus ayat-ayat dan do’a-do’anya ruqyah.
b. Jika jin berbicara ajaklah dialog, tanyakan nama, umur, agama, berapa jin bersamanya, kenapa memasuki manusia dan hati-hati jangan percaya ucapan jin begitu saja.
c. Apabila jin muslim hadapi dengan baik, sadarkan dan ingatkan agar dia kembali menjadi muslim yang ta’at dan tidak berbuat dzalim, sampaikan mauidhoh hasanah.
d. Dan jika jin kafir/jahat maka hadapi dengan tegas, dan paksa keluar dari tubuh pasien.
e. Jikalau jin bandel tetap tidak mau keluar maka boleh kita memukulnya [harus tahu tekniknya] agar tidak menyakiti pasien dan terus bacakan ayat-ayat dan do’a ruqyah sampai jin keluar.
f. Jika jin minta syarat-syarat tertentu sebelum keluar [sekalipun syaratnya baik] jangan sekali-kali menuruti syaratnya.
g. Sabar, tawakkal dan terus berdo’a [tanda-tanda jin telah keluar adalah hilangnya ciri-ciri gangguannya atau kembali menjadi manusia yang normal pada umumnya] untuk mendeteksi ulang bacakan kembali ayat Ruqyah dan doa.

Sabtu, 19 Oktober 2013

Tata Cara Tidur yang Baik Menurut Islam

Fakta dan Mitos :

1. Sebelum tidur hendaknya kita membersikan tempat/alas tidur sebab kita tidak tahu ada hewan yang tersakiti saat tidur.

2. Ambillah air wudu sesuai dengan hadist berikut : Rasulullah SAW bersabda : Barangsiapa tidur dimalam hari dalam keadaan suci (berwudhu) maka Malaikat akan tetap mengikuti, lalu ketika ia bangun niscaya Malaikat itu akan berucap Ya Allah ampunilah hamba mu si fulan, karena ia tidur di malam hari dalam keadaan selalu suci. (HR Ibnu Hibban dari Ibnu Umar r.a.).

3. Membaca surat al fatikah, surat al iklas, surat annas, surat al alaq masing- masing 3 kali dan di usapkan ke seluruh tubuh.

4. Mencatat semua hutang kita agar saat kita meninggal ahli waris tau apa saja hutang kita.

5. Membaca al-qur'an.

6. Diniatkan untuk shalat tahajud.

7. Untuk posisi tidur sebaiknya badan menghadap ke arah kiblat kepala berada di arah utara.

Inilah sekilas info semoga bermanfaat karena tidur adalah mati sesaat.

Kamis, 17 Oktober 2013

7 Aturan dalam Ber-Qurban

Fakta dan Mitos - Ibadah Qurban adalah sebuah ibadah dari umat Muslim, dimana umat Muslim yang mampu mengurbankan hewan ternak dan membagikan dagingnya kepada fakir miskin.

Ayat tentang Qurban dalam Al-Quran adalah :
[22:34] Dan bagi tiap-tiap umat telah Kami syariatkan penyembelihan (kurban), supaya mereka menyebut nama Allah terhadap binatang ternak yang telah direzkikan Allah kepada mereka, maka Tuhanmu ialah Tuhan Yang Maha Esa, karena itu berserah dirilah kamu kepada-Nya. Dan berilah kabar gembira kepada orang-orang yang tunduk patuh (kepada Allah), dimana pada ayat tersebut, di jelaskan bahwa umat Islam telah di syariatkan untuk melakukan kurban. Bahkan sepertinya umat muslim di Indonesia ini sudah hapal sekali akan hal qurban ini. Dimana setiap tahunnya mereka menyisihkan sebagian pendapatannya untuk melakukan ibadah qurban ini dengan membeli hewan qurban. Sebetulnya banyak segi positif yang bisa di dapatkan dari ibadah qurban ini, diantaranya fakir miskin yang jarang makan daging setidaknya setiap tahun sekali bisa mencicipi daging, peternak yang mendapatkan keuntungan dari berdagang hewan qurban. Bahkan untuk hewan qurbanpun ada segi positifinya, sadarkah bahwa Kambing, Sapi, Unta yang menjadi hewan qurban hingga kini tidak menjadi hewan langka yang masuk golongan hampir punah walaupun tiap tahunnya dipotong ribuan bahkan jutaan ekor? hal ini karena ketersediaan hewan-hewan tersebut demi ibadah qurban yang dilakukan setiap tahun.

Nah, tahun ini kebetulan saya yang baru saja pindah rumah, mencoba pemandangan kurban di tempat baru saya. Dari memperhatikan prosesinya saya menemukan beberapa hal yang terlihat biasa ternyata setelah dicari tahu mempunyai aturan tersendiri yang dapat ditemukan dalam berbagai sumber.

1. Tidak boleh mengasah pisau di hadapan hewan yang disembelih. Rasulullah shallallahu'alaihi wa sallam memerintahkan untuk mengasah pisau, tanpa memperlihatkannya kepada hewan. (HR. Ahmad, Ibnu Majah). Hal ini kadang tidak terlalu diperhatikan, dimana di samping penjagal sering kali ditemukan batu asah untuk menajamkan alat sembelih. Kasihan sekali si qurban yang stress melihat pisau yang diasah.

2. Tidak harus hari pertama.
Waktu penyembelihan qurban adalah pada hari Idul Adha dan 3 hari sesudahnya (hari tasyriq). Rasulullah shallallahu'alaihi wa sallam bersabda, Setiap hari taysriq adalah (hari) untuk menyembelih (qurban). (HR.Ahmad dan Baihaqi) Tidak ada perbedaan waktu siang ataupun malam. Baik siang maupun malam
sama-sama dibolehkan. Namun menurut Syaikh Al Utsaimin, melakukan penyembelihan di waktu siang itu lebih baik. (Tata Cara Qurban Tuntunan Nabi, hal. 33). Kemudian, para ulama sepakat bahwa menyembelih qurban tidak boleh dilakukan sebelum terbitnya fajar di hari Iedul Adha. Nabi shallallahu'alaihi wa sallam bersabda, Barangsiapa yang menyembelih sebelum shalat Ied maka sesungguhnya dia menyembelih untuk dirinya sendiri (bukan qurban). Dan barangsiapa yang menyembelih sesudah shalat itu maka qurbannya sempurna dan dia telah menepati sunnahnya kaum muslimin. (HR. Bukhari dan Muslim) (lihat Shahih Fiqih Sunnah II/377) Kadang tenggang waktu sampai 3 hari sesudahnya memudahkan waktu pemotongan. Bayangkan jika hewan qurban sampai ribuan, tidak cukuplah waktu seharian untuk menyembelihnya. Bisa pula kalau dana terbatas tapi ingin tetap melakukan qurban, belilah kambing setelah hari pertama, karena harganya pasti jauh lebih murah.

3. Lebih baik menyumbang kambing dari pada urunan sapi. Sebagian ulama menjelaskan qurban satu kambing lebih baik dari pada ikut urunan sapi atau onta, karena tujuh kambing manfaatnya lebih banyak dari pada seekor sapi. Disamping itu, terdapat alasan lain diantaranya : Pertama : Qurban yang dilakukan Nabi shallallahu'alaihi wa sallam adalah utuh satu ekor, baik kambing, sapi, maupun onta, bukan 1/7 sapi atau 1/10 onta.
Kedua : Kegiatan menyembelihnya menjadi lebih banyak. Lebih-lebih jika hadis yang menyebutkan keutamaan qurban di atas statusnya shahih (lih. Hadis pada pembahasan keutamaan berqurban). Hal ini juga sesuai dengan apa yang dinyatakan oleh penulis kitab Al Muhadzab As Saerozi As Syafii. (lih.Al-Muhadzab 1/74).
Ketiga : terdapat sebagian ulama yang melarang urunan dalam berqurban, diantaranya adalah Mufti Negri Saudi Syaikh Muhammad bin Ibrahim (lih. Fatwa Lajnah 11/453). Namun pelarangan ini didasari dengan qiyas (analogi) yang bertolak belakang dengan dalil sunnah, sehingga jelas salahnya. Akan tetapi, berqurban dengan satu ekor binatang utuh, setidaknya akan mengeluarkan kita dari perselisihan ulama.

4. Hewan Qurban itu gak harus jantan.
Tidak ada ketentuan jenis kelamin hewan qurban. Boleh jantan maupun betina. Dari Ummu Kurzin radhiallahu'anha, Rasulullah shallallahu'alaihi wa sallam bersabda : Aqiqah untuk anak laki-laki dua kambing dan anak perempuan satu kambing. Tidak jadi masalah jantan maupun betina. (HR. Ahmad 27900 & An Nasa'i 4218 dan dishahihkan Syaikh Al Albani). Berdasarkan hadis ini, As Saerozi As Syafi'i mengatakan : Jika dibolehkan menggunakan hewan betina ketika aqiqah berdasarkan hadis ini, menunjukkan bahwa hal ini juga boleh untuk berqurban. (Al-Muhadzab 1/74). Namun umumnya hewan jantan itu lebih baik dan lebih mahal dibandingkan hewan betina. Oleh karena itu, tidak harus hewan jantan namun diutamakan jantan.

5. Tidak boleh “mengupah” tukang jagal dengan bagian apapun dari hewan qurban.
Rasulullah shallallahu'alaihi wa sallam memerintahkanku untuk mengurusi penyembelihan unta kurbannya dan juga membagikan semua kulit bagian tubuh dan kulit punggungnya. Dan aku tidak diperbolehkan untuk memberikan bagian apapun darinya kepada tukang jagal. (HR. Bukhari dan Muslim). Dalam aturannya, Haram memberikan upah kepada tukang jagal bahkan berupa kulit hewan qurban, dimana biasanya pada beberapa mesjid seringkali kulit hewan tidak ikut dibagikan pada fakir miskin tapi dibawa oleh penjagal. Tukang jagal tidak boleh diberi daging atau kulitnya sebagai bentuk upah atas pekerjaannya. Hal ini berdasarkan kesepakatan para ulama. Adapun yang diperbolehkan adalah memberikannya sebagai bentuk hadiah jika dia termasuk orang kaya atau sebagai sedekah jika ternyata dia adalah miskin (Taudhihul Ahkaam, IV:464). bahkan Rasulullah mengatakan : Kami mengupahnya dari uang kami pribadi. (HR. Muslim). Jadi, ada beberapa pelajaran dari hadits tersebut :
Pertama : ukang potong tidak diupah dengan daging hewan kurban, namun boleh diberikan daging tersebut untuknya asalkan atas nama sedekah, bukan upah, sebab daging kurban adalah hak seluruh kaum muslimin, termasuk si pemotong.
Kedua : Tukang potong boleh diupah melalui sumber dana lain.
Ketiga : Semua daging dan kulitnya adalah dibagi-bagikan (disedekahkan), bukan dijual.

6. Tidak boleh menjual daging ataupun bagian dari hewan Qurban.
Umumnya, pelaku qurban mendapat bagian dari hewan yang diqurbankan walaupun bisa juga dia menyerahkan seluruhnya untuk dibagikan. Kadang bagian untuk yang berqurban ini ini tidak termakan. Suatu hal yang dilarang pada pelaku qurban untuk menjual daging yang merupakan bagiannya. Dari Abu Hurairah Radhiyallahu'anhu, bahwa Rasulullah Shallallahu'alaihi wa sallam bersabda : Barangsiapa menjual kulit binatang kurbannya, maka tidak ada kurban baginya. Hadits Abi Said Al-khudri Radhiyallahu'anhu. Diriwayatkan bahwa Nabi Shallallahu'alaihi wa sallam bersabda : Janganlah kamu menjual daging hadyu dan kurban. Tetapi makanlah, bershadaqahlah, dan gunakanlah kesenangan dengan kulitnya, namun janganlah kamu menjualnya [Hadits dhaif, riwayat Ahmad 4/15]. Jadi berdasarkan hadits diatas, bagian dari pelaku qurban tidak boleh dijual, tapi harus dimakan atau bisa juga dibagikan/diberikan pada orang lain.Namun untuk yang menerima kurban boleh menjual bagiannya.

7. Tidak boleh ke salon untuk yang mau melakukan ibadah qurban.
Kadang sebelum sholat idul adha, orang melakukan kebiasaan sehari-hari, seperti mencukur kumis atau jenggot. Tapi sudah tahukah bahwa untuk kepala keluarga yang hendak berqurban, dilarang memotong kuku dan rambutnya. Dari Ummu Salamah dari Nabi shallallahu'alaihi wa sallam beliau bersabda : Apabila engkau telah memasuki sepuluh hari pertama (bulan Dzulhijjah), sedangkan diantara kalian ingin berqurban maka janganlah dia menyentuh sedikitpun bagian dari rambut dan kulitnya. (HR.Muslim). Larangan tersebut berlaku untuk cara apapun dan untuk bagian kuku maupun rambut manapun. Artinya mencakup larangan mencukur gundul atau mencukur sebagian saja, atau sekedar mencabutinya. Baik rambut itu tumbuh di kepala, kumis, sekitar kemaluan maupun di ketiak (lihat Shahih Fiqih Sunnah II/376). Larangan ini hanya berlaku untuk kepala keluarga (shohibul qurban) dan tidak berlaku bagi anggota keluarganya. Karena 2 alasan :
* Pertama : Dlahir hadist menunjukkan bahwa larangan ini hanya berlaku untuk yang mau berqurban.
* Kedua : Nabi shallallahu'alaihi wa sallam sering berqurban untuk dirinya dan keluarganya. Namun belum ditemukan riwayat bahwasanya beliau melarang anggota keluarganya untuk memotong kuku.

Selasa, 15 Oktober 2013

Macam Puasa Sunah dan Niatnya

Fakta dan Mitos :

1. Puasa hari Senin dan Kamis
Amal perbuatan seorang hamba akan diaudit (diperiksa) setiap hari
Senin dan Kamis. Karena itu, alangkah mulianya seorang hamba jika ketika datang hari audit keadaannya tengah berpuasa. (HR. Tirmidzi).
Niat Puasa Senin – Kamis :
ﻧﻮﻳﺖ ﺻﻮﻡ ﻳﻮﻡ ﺍﻻﺛﻨﻴﻦ ﺳﻨﺔ ﻟﻠﻪ
ﺗﻌﺎﻟﻰ
" NAWAITU SAUMA YAUMUL ISNAIN SUNNATAN LILLAHI TA'ALA
Artinya :
“ Saya niat puasa hari Senin, Sunnah karena Allah ta’ala.”

2. Puasa 6 (enam) hari dalam bulan Syawal
Puasa ini dilaksanakan pada bulan Syawal setelah Ramadhan, yakni tanggal 2-29 Syawal (HR. Muslim). Puasa ini dilaksanakan selama enam hari. Tak ada satu keterangan pun yang menjelaskan apakah puasa tersebut dikerjakan berturut-turut atau terpisah-pisah. Hal ini menunjukkan bahwa kita diberi kebebasan untuk menentukan sendiri (apakah mau berturut-turut atau terpisah-pisah), itu semua bergantung pada situasi dan kondisi per individu, yang penting harus dilakukan pada bulan Syawal.
Niat Puasa Syawwal :
ﻧﻮﻳﺖ
ﺻﻮﻡ ﺷﻬﺮ ﺷﻮﺍﻝ ﺳﻨﺔ ﻟﻠﻪ ﺗﻌﺎﻟﻰ
NAWAITU SAUMA SYAHRI SYAWWAL SUNNATAN LILLAHI TA'ALAH
Artinya :
“ Saya niat puasa bulan Syawwal , sunnah karena Allah ta’ala.”

3. Puasa Tasu’a dan Asyura
Puasa Tasu’a dan Asyura dilaksanakan tanggal 9 dan 10 bulan Muharam. Puasa ini termasuk berpahala besar. Rasulullah SAW bersabda : Puasa yang paling afdhal setelah puasa Ramadlan adalah puasa di bulan Muharam. Puasa Asyura menghapus dosa tahun lalu. Sebelumnya Rasulullah SAW telah melaksanakan shaum pada tanggal 10 Muharam (asyura). Namun sebelum meninggal, beliau berniat melaksanakan shaum pada tanggal 9. Sabda
Rasulullah SAW : Apabila tahun depan telah tiba, insya Allah kita berpuasa juga pada hari kesembilan. Walaupun beliau belum sempat melaksanakannya (HR. Muslim). Sunah semacam ini dikalangan ahli fikih dinamakan sunah hamiyah (cita-cita/rencana) Nabi SAW yang tidak sempat beliau laksanakan.
Niat Puasa Bulan Muharram (Puasa ’Asyura) :
ﻧﻮﻳﺖ ﺻﻮﻡ ﻋﺸﺮ ﺳﻨﺔ
ﻝﻟﻪ ﺗﻌﺎﻟﻰ
NAWAITU SAUMA 'ASYURA LILLAHI TA'ALA
Artinya :
“ Saya niat puasa hari ’Asyura , sunnah karena Allah ta’ala.”

4. Puasa selang sehari/Shaum Daud
Rasulullah SAW bersabda : Puasa yang paling disenangi Allah SWT ialah puasa Nabi Daud dan shalat yang paling dicintai Allah SWT adalah shalat Nabi Daud. Ia tidur separo malam, bangun untuk ibadah sepertiga malam dan tidur lagi seperenam malam. Nabi Daud puasa sehari dan berbuka sehari. Dan inilah shaum yang paling tangguh karena menuntut stamina yang sangat prima. (HR.Muslim, Sahih Musim bi Syarjhi al-Nawawi)
Niat Puasa Daud :
ﻧﻮﻳﺖ ﺻﻮﻡ ﺩﺍﻭﺩ ﺳﻨﺔ ﻟﻠﻪ ﺗﻌﺎﻟﻰ
NAWAITU SAUMA DAWUD SUNNATAN LILLAHI TA'ALA
Artinya :
“ Saya niat puasa Daud , sunnah karena Allah ta’ala

5. Puasa bulan Sya’ban
Rasulullah SAW : tidak pernah berpuasa sebanyak puasanya di bulan Sya’ban. Beliau pernah berpuasa sepenuhnya atau sebagian besar dari hari-harinya. Rasulullah SAW suka meningkatkan frekuensi shaum sunah pada bulan Sya’ban (HR. Bukhari dan Muslim). Sya’ban adalah bulan kedelapan pada penanggalan tahun hijriah, sementara Ramadhan bulan kesembilan. Jadi Sya’ban posisinya sebelum Ramadhan. Maksudnya Rasulullah SAW shaum secara penuh selama satu bulan hanya di bulan Ramadhan. Sementara , bulan Sya’ban adalah bulan yang paling banyak diisi dengan shaum sunnah oleh Nabi SAW, seperti shaum senin-kamis, shaum daud, dll.
Niat Puasa Sya’ban :
ﻧﻮﻳﺖ ﺻﻮﻡ ﺷﻬﺮ ﺷﻌﺒﺎﻥ ﺳﻨﺔ ﻟﻠﻪ
ﺗﻊﺍﻟﻰ
NAWAITU SAUMA SYAHRI SYAHBAN LILLAHI TA'ALA
Artinya :
“ Saya niat puasa bulan sya’ban , sunnah karena Allah ta’ala.”

6. Puasa pada hari-hari putih/Shaum 3 hari setiap bulan
Yang dimaksud dengan hari-hari putih adalah hari yang siangnya memang terang dan malamnya pun terang bulan. Hari-hari putih itu adalah tanggal 13, 14, dan 15 bulan Hijriyah. Shaum tiga hari setiap bulan seperti shaum sepanjang tahun (HR.Bukhari dan Muslim). Shaum ini dilaksanakan setiap tanggal 13, 14, 15 setiap bulan di tahun Hijriah (HR.Tirmidzi).

7. Puasa Arafah
Shaum Arafah adalah shaum yang dilaksanakan pada sembilan Dzulhijjah. Disebut shaum arafah karena waktu pelaksanaannya bertepatan dengan kaum muslim yang tengah melakukan wukuf di Arafah (HR. Abu Daud dan Nasa’i).
Bagi orang yang tidak melaksanakan haji, disunahkan untuk shaum, sedangkan bagi yang tengah melaksanakan haji, dilarang shaum. Shaum arafah dapat menghapus dosa dua tahun yaitu setahun yang lalu dan yang tersisa (HR.Muslim).
Niat Puasa Bulan Dzulhijjah (Puasa Tarwiyah & ‘Arafah) :
ﻧﻮﻳﺖ ﺻﻮﻡ ﺗﺮﻭﻳﻪ ﺳﻨﺔ ﻟﻠﻪ ﺗﻌﺎﻟﻰ
NAWAITU SAUMA TARWIYAH SUNNATAN LILLAHI TA'ALAH
Artinya :
“ Saya niat puasa Tarwiyah, sunnah karena Allah ta’ala.”
ﻧﻮﻳﺖ ﺻﻮﻡ ﻋﺮﻓﺔ ﺳﻨﺔ ﻟﻠﻪ ﺗﻌﺎﻟﻰ
NAWAITU SAUMA ARAFAH SUNNATAN LILLAHI TA'ALAH
Artinya :
“ Saya niat puasa Arafah , sunnah karena Allah ta’ala.”

8. Puasa pada sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah
Sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah dihitung dari tanggal 1 sampai dengan tanggal 9. Hari tanggal 9 Dzulhijjah itu disebut hari Arafah dan puasanya disebut puasa Arafah, karena jamaah haji pada hari itu sedang melaksanakan wuquf di Arafah. Jadi pada bulan Dzulhijjah seseorang dapat puasa 9 hari, termasuk di dalamnya puasa tarwiyah dan puasa Arafah.

9. Puasanya orang bujangan yang belum mampu menikah
Rasulullah SAW bersabda : Siapa yang tidak kuasa untuk menikah, hendaklah ia puasa karena puasa itu menjadi penjaga baginya.

Tambahan :
* Niat puasa Ramadhan : Nawaitu shouma ghodin ‘an adaa-i fardhi syahri romadhoona haadzihis sanati lillaahi ta‘aala.
Artinya :
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Aku berniat puasa esok hari menunaikan kewajiban Ramadhan tahun ini karena Allah Ta’ala
* Niat Puasa Qhada’ Ramadhan :
ﻧﻮﻳﺖ ﺻﻮﻡ ﻏﺪ ﻋﻦ ﻗﻀﺎﺀ
ﻓﺮﺽ ﺭﻣﻀﺎﻥ ﻟﻠﻪ ﺗﻌﺎﻟﻰ  .
Artinya :
“ Niat aku puasa esok hari kerana ganti fardhu Ramadhan kerana Allah Ta'ala. ”
* Niat Puasa Bulan Rajab :
ﻧﻮﻳﺖ ﺻﻮﻡ ﺷﻬﺮ ﺭﺟﺐ ﺳﻨﺔ ﻟﻠﻪ
ﺗﻌﺎﻝﻯ
NAWAITU SAUMA SYAHRI RAJAB LILLAHI TA'ALA
Artinya :
“ Saya niat puasa bulan Rajab , sunnah karena Allah ta’ala.”

Mohon koreksinya jika ada salah penulisan dari kumpulan doa-doa Niat Puasa Wajib dan sunnah baik itu niat puasa Ramadhan , niat puasa Sunnah, niat puasa Syawal, niat puasa Dzulhijjah Arofah Tarwiyah ,niat puasa Qadha , niat
puasa Asyura , niat puasa Rajab , niat puasa Senin Kamis , niat puasa Sya'ban, niat puasa Daud tersebut diatas.

Semoga diberkah dan diridhoi oleh Allah SWT atas niat dan ibadah puasanya , Aamiin Yaa
Robal'alamin

SORRY YA KALO BELUM LENGKAP TOLONG DI LENGKAPIN BAGI YANG TAU.

Macam Puasa Sunah dan Niatnya

Fakta dan Mitos :

1. Puasa hari Senin dan Kamis
Amal perbuatan seorang hamba akan diaudit (diperiksa) setiap hari
Senin dan Kamis. Karena itu, alangkah mulianya seorang hamba jika ketika datang hari audit keadaannya tengah berpuasa. (HR. Tirmidzi).
Niat Puasa Senin – Kamis :
ﻧﻮﻳﺖ ﺻﻮﻡ ﻳﻮﻡ ﺍﻻﺛﻨﻴﻦ ﺳﻨﺔ ﻟﻠﻪ
ﺗﻌﺎﻟﻰ
" NAWAITU SAUMA YAUMUL ISNAIN SUNNATAN LILLAHI TA'ALA
Artinya :
“ Saya niat puasa hari Senin, Sunnah karena Allah ta’ala.”

2. Puasa 6 (enam) hari dalam bulan Syawal
Puasa ini dilaksanakan pada bulan Syawal setelah Ramadhan, yakni tanggal 2-29 Syawal (HR. Muslim). Puasa ini dilaksanakan selama enam hari. Tak ada satu keterangan pun yang menjelaskan apakah puasa tersebut dikerjakan berturut-turut atau terpisah-pisah. Hal ini menunjukkan bahwa kita diberi kebebasan untuk menentukan sendiri (apakah mau berturut-turut atau terpisah-pisah), itu semua bergantung pada situasi dan kondisi per individu, yang penting harus dilakukan pada bulan Syawal.
Niat Puasa Syawwal :
ﻧﻮﻳﺖ
ﺻﻮﻡ ﺷﻬﺮ ﺷﻮﺍﻝ ﺳﻨﺔ ﻟﻠﻪ ﺗﻌﺎﻟﻰ
NAWAITU SAUMA SYAHRI SYAWWAL SUNNATAN LILLAHI TA'ALAH
Artinya :
“ Saya niat puasa bulan Syawwal , sunnah karena Allah ta’ala.”

3. Puasa Tasu’a dan Asyura
Puasa Tasu’a dan Asyura dilaksanakan tanggal 9 dan 10 bulan Muharam. Puasa ini termasuk berpahala besar. Rasulullah SAW bersabda : Puasa yang paling afdhal setelah puasa Ramadlan adalah puasa di bulan Muharam. Puasa Asyura menghapus dosa tahun lalu. Sebelumnya Rasulullah SAW telah melaksanakan shaum pada tanggal 10 Muharam (asyura). Namun sebelum meninggal, beliau berniat melaksanakan shaum pada tanggal 9. Sabda
Rasulullah SAW : Apabila tahun depan telah tiba, insya Allah kita berpuasa juga pada hari kesembilan. Walaupun beliau belum sempat melaksanakannya (HR. Muslim). Sunah semacam ini dikalangan ahli fikih dinamakan sunah hamiyah (cita-cita/rencana) Nabi SAW yang tidak sempat beliau laksanakan.
Niat Puasa Bulan Muharram (Puasa ’Asyura) :
ﻧﻮﻳﺖ ﺻﻮﻡ ﻋﺸﺮ ﺳﻨﺔ
ﻝﻟﻪ ﺗﻌﺎﻟﻰ
NAWAITU SAUMA 'ASYURA LILLAHI TA'ALA
Artinya :
“ Saya niat puasa hari ’Asyura , sunnah karena Allah ta’ala.”

4. Puasa selang sehari/Shaum Daud
Rasulullah SAW bersabda : Puasa yang paling disenangi Allah SWT ialah puasa Nabi Daud dan shalat yang paling dicintai Allah SWT adalah shalat Nabi Daud. Ia tidur separo malam, bangun untuk ibadah sepertiga malam dan tidur lagi seperenam malam. Nabi Daud puasa sehari dan berbuka sehari. Dan inilah shaum yang paling tangguh karena menuntut stamina yang sangat prima. (HR.Muslim, Sahih Musim bi Syarjhi al-Nawawi)
Niat Puasa Daud :
ﻧﻮﻳﺖ ﺻﻮﻡ ﺩﺍﻭﺩ ﺳﻨﺔ ﻟﻠﻪ ﺗﻌﺎﻟﻰ
NAWAITU SAUMA DAWUD SUNNATAN LILLAHI TA'ALA
Artinya :
“ Saya niat puasa Daud , sunnah karena Allah ta’ala

5. Puasa bulan Sya’ban
Rasulullah SAW : tidak pernah berpuasa sebanyak puasanya di bulan Sya’ban. Beliau pernah berpuasa sepenuhnya atau sebagian besar dari hari-harinya. Rasulullah SAW suka meningkatkan frekuensi shaum sunah pada bulan Sya’ban (HR. Bukhari dan Muslim). Sya’ban adalah bulan kedelapan pada penanggalan tahun hijriah, sementara Ramadhan bulan kesembilan. Jadi Sya’ban posisinya sebelum Ramadhan. Maksudnya Rasulullah SAW shaum secara penuh selama satu bulan hanya di bulan Ramadhan. Sementara , bulan Sya’ban adalah bulan yang paling banyak diisi dengan shaum sunnah oleh Nabi SAW, seperti shaum senin-kamis, shaum daud, dll.
Niat Puasa Sya’ban :
ﻧﻮﻳﺖ ﺻﻮﻡ ﺷﻬﺮ ﺷﻌﺒﺎﻥ ﺳﻨﺔ ﻟﻠﻪ
ﺗﻊﺍﻟﻰ
NAWAITU SAUMA SYAHRI SYAHBAN LILLAHI TA'ALA
Artinya :
“ Saya niat puasa bulan sya’ban , sunnah karena Allah ta’ala.”

6. Puasa pada hari-hari putih/Shaum 3 hari setiap bulan
Yang dimaksud dengan hari-hari putih adalah hari yang siangnya memang terang dan malamnya pun terang bulan. Hari-hari putih itu adalah tanggal 13, 14, dan 15 bulan Hijriyah. Shaum tiga hari setiap bulan seperti shaum sepanjang tahun (HR.Bukhari dan Muslim). Shaum ini dilaksanakan setiap tanggal 13, 14, 15 setiap bulan di tahun Hijriah (HR.Tirmidzi).

7. Puasa Arafah
Shaum Arafah adalah shaum yang dilaksanakan pada sembilan Dzulhijjah. Disebut shaum arafah karena waktu pelaksanaannya bertepatan dengan kaum muslim yang tengah melakukan wukuf di Arafah (HR. Abu Daud dan Nasa’i).
Bagi orang yang tidak melaksanakan haji, disunahkan untuk shaum, sedangkan bagi yang tengah melaksanakan haji, dilarang shaum. Shaum arafah dapat menghapus dosa dua tahun yaitu setahun yang lalu dan yang tersisa (HR.Muslim).
Niat Puasa Bulan Dzulhijjah (Puasa Tarwiyah & ‘Arafah) :
ﻧﻮﻳﺖ ﺻﻮﻡ ﺗﺮﻭﻳﻪ ﺳﻨﺔ ﻟﻠﻪ ﺗﻌﺎﻟﻰ
NAWAITU SAUMA TARWIYAH SUNNATAN LILLAHI TA'ALAH
Artinya :
“ Saya niat puasa Tarwiyah, sunnah karena Allah ta’ala.”
ﻧﻮﻳﺖ ﺻﻮﻡ ﻋﺮﻓﺔ ﺳﻨﺔ ﻟﻠﻪ ﺗﻌﺎﻟﻰ
NAWAITU SAUMA ARAFAH SUNNATAN LILLAHI TA'ALAH
Artinya :
“ Saya niat puasa Arafah , sunnah karena Allah ta’ala.”

8. Puasa pada sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah
Sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah dihitung dari tanggal 1 sampai dengan tanggal 9. Hari tanggal 9 Dzulhijjah itu disebut hari Arafah dan puasanya disebut puasa Arafah, karena jamaah haji pada hari itu sedang melaksanakan wuquf di Arafah. Jadi pada bulan Dzulhijjah seseorang dapat puasa 9 hari, termasuk di dalamnya puasa tarwiyah dan puasa Arafah.

9. Puasanya orang bujangan yang belum mampu menikah
Rasulullah SAW bersabda : Siapa yang tidak kuasa untuk menikah, hendaklah ia puasa karena puasa itu menjadi penjaga baginya.

Tambahan :
* Niat puasa Ramadhan : Nawaitu shouma ghodin ‘an adaa-i fardhi syahri romadhoona haadzihis sanati lillaahi ta‘aala.
Artinya :
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Aku berniat puasa esok hari menunaikan kewajiban Ramadhan tahun ini karena Allah Ta’ala
* Niat Puasa Qhada’ Ramadhan :
ﻧﻮﻳﺖ ﺻﻮﻡ ﻏﺪ ﻋﻦ ﻗﻀﺎﺀ
ﻓﺮﺽ ﺭﻣﻀﺎﻥ ﻟﻠﻪ ﺗﻌﺎﻟﻰ  .
Artinya :
“ Niat aku puasa esok hari kerana ganti fardhu Ramadhan kerana Allah Ta'ala. ”
* Niat Puasa Bulan Rajab :
ﻧﻮﻳﺖ ﺻﻮﻡ ﺷﻬﺮ ﺭﺟﺐ ﺳﻨﺔ ﻟﻠﻪ
ﺗﻌﺎﻝﻯ
NAWAITU SAUMA SYAHRI RAJAB LILLAHI TA'ALA
Artinya :
“ Saya niat puasa bulan Rajab , sunnah karena Allah ta’ala.”

Mohon koreksinya jika ada salah penulisan dari kumpulan doa-doa Niat Puasa Wajib dan sunnah baik itu niat puasa Ramadhan , niat puasa Sunnah, niat puasa Syawal, niat puasa Dzulhijjah Arofah Tarwiyah ,niat puasa Qadha , niat
puasa Asyura , niat puasa Rajab , niat puasa Senin Kamis , niat puasa Sya'ban, niat puasa Daud tersebut diatas.

Semoga diberkah dan diridhoi oleh Allah SWT atas niat dan ibadah puasanya , Aamiin Yaa
Robal'alamin

SORRY YA KALO BELUM LENGKAP TOLONG DI LENGKAPIN BAGI YANG TAU.

Selasa, 01 Oktober 2013

Do'a dari Para Nabi dalam Al-Qur'an

Fakta dan Mitos - Orang-orang yang terlihat kuat dan perkasa justru mereka begitu rendah hati. Hal ini tampak dari munajat-munajat mereka kepada Rabb-nya. Ketika sejenak mentilawah Al-Qur'an, ajaran-ajaran kasih sayang memenuhi relung hati untuk melembutkan hati yang terkadang keras karena kesombongan.

Beginilah para Nabi`alaihimussalam bermunajat :

1. Doa Nabi Adam
Robbana dholamna anfusana waillam taghfirlana watarhamna lanakunanna minal khosirin (Al-A`raf ayat 23)
Artinya : Ya Allah, kami telah mendholimi diri kami sendiri, jika tidak engkau ampuni kami dan merahmati kami tentulah kami menjadi orang yang rugi.

2. Doa Nabi Nuh
Robbi inni audzubika an asalaka maa laisa li bihi ilmun wa illam taghfirli watarhamni akum minal khosirin (Hud; 47)
Artinya : Ya Tuhanku sesungguhnya aku berlindung kepadaMu dari sesuatu yang aku tidak mengetahui hakekatnya, dan sekiranya tidak Engkau ampuni dan belas kasih niscaya aku termasuk orang-orang yang merugi.

3. Doa Nabi Ibrahim
Robbana taqobbal minna innaka antassamiul alim wa tub alaina innaka anta attawwaburrohim (Al
Baqarah; 128-129)
Artinya : Ya Tuhan kami terimalah amalan kami, sesungguhnya Engkau maha mendengar dan Mengetahui, dan terimalah taubat kami, sesungguhnya Engkau penerima taubat lagi Maha Penyayang.
Robbi`jalni muqimas sholati wa min dzuriyyati, robbana wa taqobbal dua`, Robbannagh firli wa li wa li dayya wa li jamiil mukminina yauma yaqumul hisab (Ibrahim ; 40 -41)
Artinya : Ya Tuhanku jadikanlah aku dan anak cucuku orang-orang yang tetap mendirikan sholat, ya Tuhanku perkenankanlah doaku , ya Tuhanku beri ampunlah aku dan kedua ibu bapaku dan seluruh orang mukmin, pada hari terjadinya hisab.

4. Doa Nabi Yunnus
Lailaha illa anta subhanaka inni kuntu minadh dholimin (Al-Anbiya;87)
Artinya : Tidak ada Tuhan Tuhan selain Engkau, Maha Suci Engkau sesungguhnya aku orang yang dholim.

5. Doa Nabi Zakariya
Robbi latadzarni farda wa anta khoirul warisin (Al-Anbiya ; 89)
Artinya : Ya Allah janganlah Engkau membiarkan aku hidup seorang diri, sesungguhnya engkau pemberi waris yang paling baik.
Robbi habli milladunka dzuriyattan thoyibatan innaka samil ud du (Ali Imron;38)
Artinya : Ya Tuhan berilah aku seorang anak yang baik dari sisiMu, sesungguhnya Engkau maha pendengar Doa.

6. Doa Nabi Musa
Robisshrohli shodri wa yassirli amri wah lul uqdatnm millissani yafqohu qouli (Thoha; 25-28)
Artinya : Ya Tuhanku lapangkanlah dadaku, dan lancarkanlah lidahku serta mudahkanlah urusanku.
Robbi inni dholamtu nafsi faghfirli (Al Qhosos ; 16)
Artinya : Ya Allah aku menganiaya diri sendiri, ampunilah aku.
Robbi Najjini minal qoumiddzolimin (Al Qhosos; 24)
Artinya : Ya Tuhan lepaskanlah aku dari kaum yang dholim.
Robbi inni lima anzalta illayya min khoirin faqir (Al Qhosos; 24)
Artinya : Ya Tuhanku sesungguhnya aku memerlukan sesuatu kebaikan yang Engkau turunkan kepadaku.

7. Doa Nabi Isa
Robbana anzil alaina maidatan minassamai takunu lana idzan liawwalina, wa akhirina, wa ayyatan minka war zuqna wa anta khoirurroziqin ( Al Maidah ; 114)
Artinya : Ya Tuhanku turunkanlah pada kami hidangan dari langit, yang turunnya akan menjadi hari raya bagi kami, yaitu bagi orang-orang yang bersama kami dan yang datang sesudah kami, menjadi tanda bagi kekuasaan Engkau, berilah kami rejeki dan Engkaulah pemberi rejeki yang paling baik.

8. Doa Nabi Syuaib
Robbanaftah bainana, wa baina qoumina bil haqqi , wa anta khoirul fatihin (Al A`raf; 89)
Artinya : Berilah keputusan diantara kami dan kaum kami dengan adil, Engkaulah pemberi keputusan yang sebaik-baiknya.

9. Doa Nabi Ayyub
Robbi inni massaniya addzurru wa anta arhamurrohimin (Al- Anbiya` ; 83)
Artinya : Bahwasanya aku telah ditimpa bencana, Engkaulah Tuhan yang paling penyayang diantara penyayang.

10. Doa Nabi Sulaiman
Robbi auzi`ni an asyquro ni matakallati an`amta allaya wa`ala walidayya wa an a'mala sholihan tardhohu wa ad khilni birohmatika fi ibadikas sholihin (An Naml; 19)
Artinya : Ya Tuhan kami berilah aku ilham untuk selalu mensyukuri nikmatmu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku, dan kepada kedua ibu bapakku dan mengerjakan amal sholeh yang Engkau ridloi, dan masukkanlah aku dengan rahmatMu kedalam golongan hamba-hambMu yang Sholeh.

11. Doa Nabi Luth
Robbi najjini wa ahli mimma ya malun (assyu`araa ; 169)
Artinya : Ya Tuhanku selamatkanlah aku beserta keluargaku dari perbuatan yang mereka kerjakan.

12. Doa Nabi Yusuf
Fatiros samawati wal ardli anta fiddunya wal akhiro tawwaffani musliman wa al hiqni bissholihin (Yusuf ; 101)
Artinya : Wahai pencipta langit dan bumi Engkaulah pelindungku di dunia dan akhirat wafatkanlah aku dalam keadaan pasrah (islam), dan masukkanlah aku dengan orang-orang sholeh.

13. Doa Nabi Muhammad
Robbana laa tuzigh qulubana bada idz hadaitana wahab lana min ladunka rohmatan innaka anta alwwahhab (Ali Imron; 8)
Artinya : Ya Tuhanku janganlah Engkau palingkan hati kami setelah Engkau beri petunjuk, dan berilah kami rahmat, sesungguhnya Engkau adalah dzat yang banyak pemberiannya.

Barangkali, salah satu cara untuk mengetahui kerendahan hati seorang muslim adalah dengan melihat apa yang dikerjakannya jam 2 atau jam 3 dini hari

Sabtu, 21 September 2013

7 Tanda Datangnya Kiamat

famiku - Kiamat, adalah kejadian dimana Dunia akan berakhir, banyak sekali yang membahas tentang kiamat dan mempertanyakan kebenaraannya, kesempatan kali ini infometafisika akan berbagi sedikit tentang 7 tanda kiamat. Keterangan ini di ambil dari beberapa sumber, tanpa panjang kata lagi, yuk langsung kita simak saja :

1. Dari Tuhan akan hadir utusan Tuhan.
Telah kita ketahui bersama bila `Isa putra Maryam hingga detik ini masih hidup di langit dan hanya Tuhan saja Yang Mengetahui dimana keberadaannya. Sebagai tanda dekatnya kiamat maka `Isa kelak akan diturunkan kembali ke bumi sebagai seorang penguasa yang adil'(HR Bukhari) untuk beberapa urusan yang salah satunya yaitu membunuh Dajjal. Tidak jelas memang jarak antara kiamat dengan turunnya Isa ke bumi, tetapi kemungkinan tidak lama setelah `Isa berada di bumi maka kiamat sudah diambang pintu kejadiannya. Diperkirakan manusia pada akhir zaman akan banyak yang tersesat dan kejahatan merajalela. Belum lagi akibat yang ditimbulkan dari ulah Dajjal yang sengaja menyesatkan banyak manusia di muka bumi. Untuk itulah sebagai tanda akhir zaman maka `Isa diturunkan kembali ke bumi tentunya untuk melenyapkan kesesatan tersebut. Tidak ada seorang pun dari Ahli Kitab, kecuali akan beriman kepadanya (‘Isa) sebelum kematiannya. Dan di hari kiamat nanti ‘Isa itu akan menjadi saksi terhadap mereka (QS An Nisaa’: 159).

2. Dari Malaikat akan hadir Iblis dalam sosok Dajjal.
Ingatlah bahwa yang namanya Iblis merupakan salah satu dari malaikat ciptaan Tuhan. Peristiwanya ketika Tuhan menciptakan Adam, maka diperintahkan-Nya seluruh malaikat untuk sujud kepada Adam. Namun hanya Iblis sajalah satu-satunya yang tidak mau sujud kepada Adam (QS Hijr : 31). Diprediksi Iblis kelak akan menyatu dengan manusia di bumi yaitu berada dalam sosok Dajjal. Penyatuan inilah yang menjadikan Dajjal memiliki kemampuan untuk menghidupkan orang mati seenaknya guna menyesatkan siapa saja manusia yang dijumpainya. Untuk itu hati-hatilah akan kehadiran Dajjal, jangan takut mati olehnya dan jangan mau menjadi pengikutnya.

3. Dari Jin (alam ghaib) akan hadir Ya`juj Ma`juj.
Pada jaman dulu kala ada seorang Raja bernama Zulkarnaen. Raja Zulkarnaen begitu agungnya hingga dapat menguasai dunia dari barat hingga timur. Pada masa itu pula ada pasukan yang tangguh namun suka mengadakan kerusakan dimana-mana. Mereka itu yang kita kenal dengan Ya’juj Ma’juj yang pada akhirnya dipenjarakan oleh Zulkarnaen dengan dinding yang kokoh di alam gaib. Namun karena semakin lama dinding yang memenjarakan Ya’juj Ma’juj terbuka maka kelak mereka akan muncul dari alam gaib ke alam manusia (QS . Al Anbiyaa’ : 96). Tentunya sangat berbahaya karena tidak ada satupun manusia yang akan selamat menghadapinya. Kemunculan mereka itulah sebagai pertanda kiamat telah dekat akan kejadiannya. Kuasa Tuhan yang telah menjadikan Ya’juj Ma’juj tidak tertandingi oleh siapapun. Nabi `Isa lalu berdo’a kepada Allah, kemudian Allah mengirimkan ulat pada leher mereka sehingga mereka semua mati seperti meninggalnya satu nyawa. Nabi ‘Isa ‘Alaihis Salam dan para pengikutnya berdoa kepada Allah lalu Allah mengirimkan burung seperti leher onta. Burung itu membawa dan membuang semua bangkai ke mana Allah menghendakinya (HR. Muslim).

4. Dari Manusia akan hadir sosok manusia yang akan menumpas kejahatan di muka bumi.
Dalam beberapa Hadis Nabi SAW menyebutkan bila salah satu tanda kiamat yaitu munculnya Imam Mahdi. Mahdi tersebut kata Nabi SAW akan memenuhi bumi dengan keadilan. Hal ini berarti dia akan menghadapi semua ketidakadilan yang telah ada di bumi. Kemunculannya berarti akan dimusuhi oleh semua pelaku kejahatan di muka bumi dan kemungkinan akan menjadi peristiwa yang seru bagi Mahdi untuk menumpas kejahatan tersebut. Nostradamus juga telah
memberitahukan akan kehadirannya pada Century 5 Kuantrin 55 : De la Felice Arabie contrade, N’aistra puissant de loy
Mahometique : Vexer l’Espagne, conquester la Grenade, Et plus par mer a` la gent Lygustique. Di dalam negara Arabia yang beruntung akan terlahir tokoh kuat dalam syariat Muhammad. Dia akan menguasai Spanyol dan menaklukkan Granada sekaligus sebagian besar bangsa Liguria dari laut. Suku Maya dalam Kalender Maya Baktun terakhir (ke 13) juga menyebut bahwa setelah Teror mulai merajalela secara global maka selanjutnya Kejayaan Islam dan Munculnya kekuatan baru di India dan Timur Tengah. Kejayaan Islam yang dimaksud Suku Maya dan munculnya tokoh kuat yang diutarakan Nostradamus sepertinya mengarah kepada kemunculan Imam Mahdi yang akan menumpas kejahatan di muka bumi.

5. Dari Binatang akan hadir Daabatul Ardi muncul dari bumi.
Menjelang terjadinya kiamat kelak, akan ada 2 peristiwa yang apabila salah satunya terjadi maka peristiwa satunya akan menyusul dibelakangnya, yaitu peristiwa matahari terbit dari barat dan keluarnya binatang dari bumi. Mengenai munculnya binatang yang biasa dikenal dengan Daabatul Ardi menjadi tanda datangnya kiamat karena binatang tersebut aneh. Tingginya 60 hasta yang dapat berbicara layaknya manusia dan juga membawa tongkatnya Nabi Musa yang dengan tongkat tersebut dia menendai orang mana yang kafir dan mana yang beriman. Bila telah muncul binatang tersebut maka bersiaplah untuk peristiwa kiamat sesungguuhnya.

6. Dari Tumbuhan akan tumbuh di padang pasir Arab pepohonan dan mengalir sungai.
Semua telah mengetahui bila di padang pasir sangat sulit bagi tumbuhan bisa hidup. Hanya pohon yang khusus saja bisa tahan hidup disana. Oleh karena itulah sebagai tanda dekatnya kiamat maka kelak di tanah Arab yang dikelilingi padang pasir akan ditumbuhi pepohonan dan mengalir banyak sungai sehingga tidak terasa bekas padang pasir disana. Hal ini telah disabdakan Nabi SAW yaitu “Tidak akan datang hari kiamat sehingga negeri Arab kembali menjadi padang rumput dan sungai-sungai.” (Sahih Muslim)

7. Dari Bumi telah muncul lumpur panas akibatnya tanah runtuh.
Kejadian besar yang melanda Indonesia khususnya daerah Sidoarjo dengan munculnya semburan lumpur panas menjadi tanda dekatnya kiamat. Kawah lumpur pada mei 2006 sebesar ukuran sumur pengeboran telah membesar ukurannya menjadi 50 meter pada agustus 2007. Dinding kawah makin lama makin mengalami reruntuhan pada tanah membuat kawah makin terus membesar. Apabila hal ini terus terjadi kira-kira beberapa tahun lagi kawah tersebut akan membesar mungkin 2 x lipat bahkan lebih dari ukuran kawah pada agustus 2007.

Minggu, 08 September 2013

7 Sunnah Harian Rasulullah SAW

Fakta dan Mitos - Dari ‘Amr bin‘Auf bin Zaid al-Muzani radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Barangsiapa yang menghidupkan satu sunnah dari sunnah-sunnahku, kemudian diamalkan oleh manusia, maka dia akan mendapatkan (pahala) seperti pahala orang-orang yang mengamalkannya, dengan tidak mengurangi pahala mereka sedikit pun,” (HR Ibnu Majah: 209). Hadits yang agung ini menunjukkan keutamaan besar bagi orang yang menghidupkan sunnah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, terlebih lagi sunnah yang telah ditinggalkan kebanyakan orang. Oleh karena itu, Imam Ibnu Majah mencantumkan hadits ini dalam kitab “Sunan Ibnu Majah” pada Bab : “(Keutamaan) orang yang menghidupkan sunnah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam yang telah ditinggalkan (manusia)”.

Imam Muhammad bin Ismail al-Bukhari berkata : “Orang muslim yang paling utama adalah orang yang menghidupkan sunnah-sunnah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam yang telah ditinggalkan (manusia), maka bersabarlah wahai para pencinta sunnah (Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam), karena sesungguhnya kalian adalah orang yang paling sedikit jumlahnya (di kalangan manusia)”.

Nah, apa saja sunnah harian Rasulullah itu?

Pertama : Shalat tahajjud
Semua rasul, Nabi, kekasih Allah (auliya”) dan para ulama salaf tidak meninggalkan shalat tahajud. Ini merupakan ciri orang saleh dan ikhlas. Dalam rangkai sahabat Ali Bin Thalib menyatakan bahwa, salah satu dari obatnya hati adalah shalat malam dan tahajud. Dan Allah SWT berfirman : “Dan pada sebagian malam hari bertahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu. Mudah mudahan Tuhan Mu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji,” ( Al-Israa’:79).

Kedua : Membaca Al-Quran dengan Terjemahannya
Al-Quran merupakan petunjuk dan sumber mata kehidupan. Al Qur’an merupakan pedoman muslim untuk hidup dan menjalani kehidupan. Maka membaca atau tadarus Al-Quran itu penting sekali, kita tdk hanya disuruh membaca, tetapi juga memahami dan menghayati artinya serta dilanjutkan dengan mengamalkan ajaran-ajaran yang terkandung di dalamnya.

Ketiga : Memakmurkan masjid/shalat subuh di mesjid
Masjid adalah rumah nya Allah. Mesjid adalah sebuah tempat suci bagi orang-orang yang senantiasa mensucikan dirinya secara lahir maupun batin. Masjid merupakan tempat untuk menggembleng pengalaman-pengalaman ruhani/spiritual, mengokokohkan iman dan tauhid. Masjid juga sebagai tempat tinggal landas bagi mi’rajnya orang-orang beriman. Dalam artian ini, masjid sebagai tempat menginternalisasikan nilai-nilai Ilahiyah ke dalam dirinya sebagai modal utama dalam kehidupan, baik secara individu, dalam lingkup rumah tangga, masyarkat dan bangsa bahkan dalam lingkup dunia global.

Keempat : Shalat Dhuha
Salah satu rahasia Shalat dhuha adalah karena Shalat Dhuha adalah sedekah. Shalat dhuha adalah ibadah sunnah yang senantiasa dilakukan Rasullah SAW. Setiap amal ibadah yang diperintahkan ataupun dianjurkan Allah dan Rasul- Nya pasti ada rahasia yang tersembunyi di dalamnya. Memang kadang kemampuan akal kita tak dapat menjangkau/memahaminya. Tapi yang pasti semuanya itu adalah demi kemasalahatan dan kemanfaatan kita, manusia. Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, Rasulullah shallallahu‘alaihi wa sallam bersabda : “Setiap persendian manusia diwajibkan untuk bersedekah setiap harinya mulai matahari terbit. Memisahkan (menyelesaikan perkara) antara dua orang (yang berselisih) adalah sedekah. Menolong seseorang naik ke atas kendaraannya atau mengangkat barang-barangnya ke atas kendaraannya adalah sedekah. Berkata yang baik juga termasuk sedekah. Begitu pula setiap langkah berjalan untuk menunaikan shalat adalah sedekah. Serta menyingkirkan suatu rintangan dari jalan adalah shadaqah ”. [HR. Bukhari dan Muslim]. Orang-orang salafush-shaleh pernah bilang : “jika kalian menginginkan kebahagiaan di dunia dan akherat kelak, maka lakukan shalat dhuha”.

Kelima : Bersedekah
Allah menyukai orang yang suka bersedekah, dan malaikat Allah selalu mendoakan kepada orang yang bersedekah setiap hari. Seorang sudah bisa disebut mukmin yang sebenarnya, jika sudah bersedekah. Carilah rizki dengan sedekah. Demikian juga bertaubatlah dengan bersedekah, jika kita sakit juga hendaknya bersedekah. Banyak sekali ayat-ayat Al-Quran yang menegaskan dan memerintahkan akan hal ini. bersedekah merupakan tolok ukur dan ciri dari orang-orang yang beriman, shaleh dan bertakwa.

Keenam : Menjaga wudhu terus menerus karena Allah menyayangi hamba yang berwudhu
Nabi SAW, senantiasa dalam keadaan wudhu, baik dalam waktu dan keadaan apapun. Jangan tinggalkan wudhu. Kalau batal, berwudhulah kembali. Hal itu merupakan kebutuhan kita sendiri dalam rangka untuk mendekatkan diri kepada Allah swt. Kalau kita selalu berwudhu insya Allah akan selamat dari ikatan dan kegenitan dunia dan terjaga dari hal-hal yang kotor (kotoran yang bersifat maupun ruhani). Selanjutnya kita terjaga dari hal-hal yang tidak bermanfaat dan dari perbuatan-perbuatan dosa dan tercela. Karena wudhu merupakan proses pembersihan badan kita secara silmutan dilanjutkan dalam rangka untuk pembersihan fitrah dan hati atau rohani kita. Kata khalifah Ali bin Abu Thalib : “Orang yang selalu berwudhu senantiasa ia akan merasa selalu solat walau ia sedang tidak solat, dan dijaga oleh malaikat dengan dua doa, ampuni dosa dan sayangi dia ya Allah”.

Ketujuh : Amalkan istighfar setiap saat
Dengan istighfar masalah yang terjadi kerana dosa kita akan dijauhkan oleh Allah. istighfar setiap saat dan dalam segala aktivitas apapun diperintahkan beristiqfar. Ketika kita mau tidur, mau makan dalam melakukan suatu pekerjaan, di jalan, di mobil dan di manapun hendaknya selalu dalam keadaan beristiqfar. Orang yang kuat istiqfarnya, maka insting dan kecenderungan rahmatnya (berguna dan bisa membahagiakan orang lain atau bahkan makhluk lain) sangat kuat sekali. Ia pun juga menjadi penuh dengan keutamaan-utamaan, doanya mustajab dan firasatnya tajam (mampu berpikir positif dan menerawang ke depan/berpikir visioner).

Bila kita mampu menjaga dan melakukan “tujuh sunnah Rasullullah SAW”. Ini, maka Insya Allah akan muncul pada dirinya sifat-sifat terpuji. Bicaranya dakwah, diamnya zikir, nafasnya tasbih, matanya memancar cahaya rahmat.

6 Riwayat yang Menjelaskan Alasan untuk Memadamkan Lampu Ketika Hendak Tidur

Fakta dan Mitos - Rasul Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam memerintahkan kita untuk memadamkan lampu-lampu di malam hari (ketika hendak tidur), dan setelah beberapa tahun dilakukan pengkajian ilmiah modern tentang efek cahaya terhadap manusia dan lingkungannya, maka kajian itu mengatakan : ”Sungguh benar Nabinya kaum Muslimin.”

Maka mematikan lampu di malam hari adalah salah satu bentuk mukjizat ilmiah Nabawiyah yang melindungi manusia dan lingkungannya dan pencemaran cahaya, yang muncul disebabkan cahaya yang berlebih, yang mengenai tubuh seseorang di malam hari.

Nabi kita yang tercinta, Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam telah memperingatkan kita tentang bahaya lampu, apabila kita membiarkannya menyala ketika kita tidur. Dan peringatan dari Nabi tersebut terdapat dalam banyak riwayat, di antaranya ada yang disebutkan alasan dari peringatan tersebut, yaitu khawatir terjadi kebakaran, dan sebagiannya lagi tidak disebutkan alasan dari perintah memadamkan lampu di malam hari, agar perintah tersebut berlaku umum, dan sebagai bentuk kasih sayang Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam kepada seluruh makhluk di setiap tempat dan zaman.

Di antara hadits-hadts tersebut adalah sebagai berikut Riwayat-riwayat yang disebutkan di dalamnya alasan untuk memadamkan lampu ketika hendak tidur di malam hari :

1. Dari Abu Musa radhiyallahu‘anhu, dia berkata : “Pada suatu malam terjadi kebakaran di salah satu rumah penduduk di Madinah (ketika penghuninya tertidur). Lalu hal itu diceritakan kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam. Beliau bersabda : ” Sesungguhnya api ini adalah musuh kalian, karena itu apabila kalian hendak tidur, maka padamkanlah ia lebih dahulu.” (HR.al-Bukhari).

2. Dari Jabir bin Abdullah radhiyallahu ‘anhuma dia berkata : Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda : “Tutuplah tempat air kalian, pintu rumah kalian, dan matikanlah lampu-lampu kalian, karena bisa jadi tikus akan menarik sumbu lampu sehingga mengakibatkan kebakaran yang menimpa para penghuni rumah.” (HR. al-Bukhari).

3. Dari Jabir bin Abdullah radhiyallahu ‘anhuma bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersada : “Tutuplah oleh kalian bejana-bejana, rapatkanlah tempat-tempat minuman, tutuplah pintu-pintu, dan matikanlah lampu, karena setan tak dapat membuka ikatan tempat minum, pintu, dan bejana. Jika kalian tak mendapatkan penutupnya kecuali dengan membentangkan sepotong batang kayu kecil di atas bejananya dan menyebut nama Allah, maka lakukanlah. Karena tikus dapat merusak pemilik rumah dengan membakar rumahnya.” (HR.Muslim).

4. Dari Jabir bin Abdullah radhiyallahu ‘anhuma bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersada : “Tutuplah oleh kalian pintu rumah, ikatlah kantong air tempat minuman, tutuplah bejana-bejana, dan matikanlah lampu, karena setan tak dapat membuka pintu tertutup, melepas ikatan tempat minum, dan membuka bejana. Dan sesungguhnya tikus dapat merusak pemilik rumah dengan membakar rumahnya.” (HR.imam Malik dalam al-Muwatha’ dan at-Tirmidzi dalam Sunan-nya dan dishahihkan oleh al-Albani rahimahumullah).

Dan masih ada lagi beberapa riwayat yang lain.

Riwayat-riwayat yang tidak disebutkan di dalamnya alasan untuk memadamkan lampu ketika hendak tidur di malam hari :

1. Dari Jabir bin ‘Abdullah radhiyallahu ‘anhu, dia berkata : “Padamkanlah lampu-lampu di malam hari pada saat kalian tidur di malam hari, kuncilah pintu dan tutuplah bejana, makanan dan minuman.” (HR. al-Bukhari).

2. Dari Jabir radhiyallahu ‘anhuma bahwasanya Rasulullah shallallahu‘alaihi wasallam bersada : “Apabila malam telah datang (setelah matahari tenggelam), tahanlah anak-anak kalian (dari keluar rumah), karena setan bertebaran ketika itu. Apabila telah berlalu sesaat dari waktu ‘Isya biarkanlah mereka, tutuplah pintumu, dan matikanlah lampu serta sebutlah nama Allah (mengucapkan bismillah pen)…” (HR.Al-Bukhari).

Penjelasan Hadits
Al-Hafizh Ibnu Hajar rahimahullah berkata di dalam Fathul Bari, menukil perkataan dari imam al-Qurthubi rahimahullah :” Perintah dan larangan dalam hadits ini adalah bentuk bimbingan (pengarahan).” Beliau mengatakan : "Dan mungkin juga bermakna anjuran (sunnah)’ Dan imam Nawawi rahimahullah menegaskan bahwa hal itu adalah sebagai bimbingan, karena hal itu adalah untuk kemaslahatan duniawi.’ Namun dikomentari bahwasanya hal itu terkadang dapat mendatangkan maslahat secara agama, yaitu penjagaan terhadap jiwa yang haram untuk dibunuh, dan penjagaan terhadap harta yang diharamkan untuk dihambur-hamburkan.

Dalam hadits-hadits ini disebutkan bahwa seseorang jika tidur seorang diri, dan di dalam rumahnya ada api, maka wajib bagi dia untuk memadamkannya sebelum tidur, atau melakukan sesuatu yang membuatnya aman dari kebakaran.

Demikian juga kalau di dalam rumah ada sekelompok orang, maka wajib atas sebagaian mereka
(memadamkannya), dan yang paling berkewajiban adalah yang paling terakhir tidur.”

Pandangan Ilmuwan Modern
Para ilmuwan saat ini berbicara tentang polusi cahaya pada malam hari, serta berbicara tentang bahaya terkena cahaya yang berlebih, terutama saat tidur.

Sebuah riset ilmiyah terbaru menegaskan bahwa tetap menyalanya lampu pada saat tidur akan mempengaruhi proses biologis yang ada di dalam otak manusia, dan hal tersebut akan menyebabkan gangguan-gangguan yang mengakibatkan kegemukan. Oleh karena itu para ilmuwan berpesan agar kita senantiasa mematikan lampu pada malam hari dalam rangka memelihara kesehatan tubuh dan otak. Dan Subhanallah, pesan yang baru diketahui oleh para ilmuwan pada abad 21, telah disampaikan sebelumnya oleh Nabi shallallahu‘alaihi wasallam sejak 14 abad yang lalu. Nabi shallallahu‘alaihi wasallam bersabda dalam hadits shahih : “Padamkanlah lampu- lampu di malam hari pada saat kalian tidur di malam hari, kuncilah pintu dan tutuplah bejana, makanan dan minuman.” (HR. al-Bukhari).

Rabu, 17 Juli 2013

Sejarah Perkembangan Kartografi (Peta) dalam Islam

Fakta dan Mitos - Kartografi adalah pembelajaran dan praktik dalam membuat peta. Perkembangan kartografi sendiri telah mengalami banyak proses hingga menghasilkan sebuah peta yang saat ini dapat Anda nikmati.

Peta tertua di dunia saat ini masih menjadi perdebatan, sebab tidak ada yang dapat menjelaskan definisi peta secara jelas. Ada banyak artefak kuno yag dianggap sebagai peta, seperti lukisan tembok yang menggambarkan kota kuno bangsa Anatolia pada 7000 SM.

Akan tetapi saat ini yang diyakini sebagai pemilik peta tertua adalah sebuah ukiran peta kota suci bangsa Babylonia, yaitu Nippur yang diperkirakan dibuat pada abad 14-12 SM.

Perkembangan Peta sendiri saat ini sudah sangat pesat saat dibawa oleh seorang fotografer asal Arab bernama Muhammad Al-Idrisi. Dia membuat atlas jaman pertengahan dengan nama Tabula Rogeriana pada tahun 1154 dengan menggabungkan pengetahuan Afrika, lautan India, dan Asia yang didapat dari informasi pedagang Arab.

Saat itu, hasil karya Al-Idrisi menjadi peta dunia paling akurat hingga 3 abad berikutnya. Bangsa Arab Islam kemudian memimpin dalam dunia Geografi dan Kartografi pada abad pertengahan.

Tidak hanya itu, Al-Idrisi juga membuat peta dunia dengan teknologi dan informasi yang didapatnya. Dalam peta tersebut terdapat 7 benua lengkap dengan sungai, gunung, dataran, rute perjalanan, hingga catatan ketinggian. Bahkan Al-Idrisi juga mengarang kitab yang berisi penggambaran bahwa bentuk bumi itu bulat dalam posisi mengambang di angkasa.

Lebih rinci lagi, fotografer yang diangkat sebagai penasehat dan pengajar di Istana oleh Raja Sicilia, Roger II, ini juga membeberkan secara rinci tentang iklim di lautan dan dataran.

Begitulah bagaimana perkembangan teknologi peta atau kartografi yang di bawa oleh Islam. Masih banyak pula beberapa perkembangan.teknologi yang saat ini ada berasal dari peran Islam dalam pengembangan maupun penyebarannya.

Sejarah Astronomi dalam Islam Bagian 1

Fakta dan Mitos - Astronomi adalah salah satu cabang ilmu yang mempelajari perbintangan dan angkasa luar. Dari dunia Islam, siapa kira-kira ahli astronomi yang terkenal?

Kata astronomi awalnya berasal dari bahwa Yunani kuno yaitu astron yang berarti bintang dan nomos yang berarti hukum atau budaya. Maka apabila digabungkan astron-nomos adalah hukum atau budaya bintang-bintang (Wikipedia).

Ilmu perbintangan sendiri dibagi atas dua kategori yaitu astronomi dan astrofisika. Astronomi lebih kepada penelitian benda-benda langit dan materi di luar atmosfer bumi, sedangkan astrofisika adalah ilmu yang mempelajari sifat-sifat fisika serta proses dinamika dari benda-benda langit.

Awal dari ilmu astronomi memang masih rancu sampai sekarang ini karena banyak sumber yang memberikan penjelasan berbeda-beda. Namun, ada pemikiran bahwa ilmu perbintangan mulai digunakan sejak zaman batu dengan bukti beberapa artifak, gambar dan coretan di dinding gua, cara masyarakat purba menentukan musim, cuaca dan iklim sampai dengan pembuatan monumen atau situs seperti Stonehenge.

Seiring perkembangan zaman dan peradaban, ilmu perbintangan ini mulai dikembangkan di berbagai daerah. Astronomi sistematis dengan perhitungan matematis mulai digunakan pertama kali oleh orang-orang dari Babilonia. Sejak itu, perkembangan astronomi semakin pesat dan luas.

Setelah Islamisasi dilakukan hampir di seluruh jazirah Arab, ada beberapa bukti bahwa orang-orang Islam sudah mulai mempelajari ilmu perbintangan yang diadopsi dari India dan Yunani kuno.

Ilmuwan Islam pertama yang mempelajari astronomi secara tuntas adalah Muhammad bin Musa al-Khawarizmi (830 M). Dia telah merevisi dan menyempurnakan Geografi Ptolemeus, terdiri dari daftar 2402 koordinat dari kota-kota dan tempat geografis lainnya mengikuti perkembangan umum.

Buku yang berjudul "Buku Pendekatan Tentang Dunia, dengan Kota-Kota, Gunung, Laut, Semua Pulau dan Sungai" ini memuat tentang bujur dan lintang, termasuk zona cuaca, pengaruh lintang dan bujur terhadap cuaca dan banyak lagi.

Tokoh Ilmu Kedokteran Bagian 1

Fakta dan Mitos - Kedokteran adalah suatu ilmu yang mempelajari tentang penyakit dan cara-cara penyembuhannya. Dari dunia Islam, siapakah ahli kedokteran yang berpengaruh?

Ilmu kedokteran adalah cabang ilmu kesehatan yang mempelajari tentang cara mempertahankan kesehatan manusia dan mengembalikan manusia pada keadaan sehat dengan memberikan pengobatan pada penyakit dan cedera.

Ilmu ini meliputi pengetahuan tentang sistem tubuh manusia dan penyakit serta pengobatannya, dan penerapan dari pengetahuan tersebut (Wikipedia). Pada masa dahulu, ilmuan Islam tidak hanya mempelajari buku-buku terjemahan dari bahasa Yunani.

Para ilmuan muslim juga memberikan pengembangan, kritik dan menemukan hal baru dalam cabang ilmu anatomi dan cabang ilmu lain yang berhubungan dengan ilmu kesehatan. Tokoh Islam yang karyanya menjadi rujukan di bidang kedokteran selama berabad-abad adalah Ibnu Sina.

Dalam dunia barat, Ibnu Sina dikenal dengan nama Avicenna dengan karyanya yang paling terkenal yakni Qanun fi Thib.

Tokoh Ilmu Kedokteran Dalam Islam Bagian 2

Fakta dan Mitos - Dalam bahasa Inggris, Qanun fi Thib diterjemahkan dalam buku 'The Canon of Medicine' yang menjelaskan mengenai penyebab berbagai kesehatan dan penyakit. Dalam buku tersebut, Ibnu Sina meyakini bahwa tubuh manusia tidak dapat dipulihkan untuk kembali sehat jika penyebab penyakit tidak diketahui.

Ibnu Sina yang lahir di Persia ini mendapat sebutan 'Bapak Pengobatan Modern' atas karya dan berbagai temuannya dalam bidang kesehatan dan kedokteran. Hingga kini karya dan temuan Ibnu Sina masih menjadi rujukan dalam bidang kesehatan di dunia barat.

Beberapa temuan yang terkenal dari Ibnu Sina yakni beliau menjadi orang pertama yang mengungkapkan, mencatat dan menggambarkan anatomi tubuh manusia secara lengkap dan memberi kesimpulan bahwa setiap bagian tubuh manusia saling berhubungan.

Selain itu, Ibnu Sina juga menjadi orang pertama yang melakukan praktik pembedahan penyakit bengkak kronis. Beliaulah juga yang pertama kali mencatat bahwa selama dalam kandungan, bayi mengambil makanan dari tali pusar.

Selain Ibnu Sina, ada beberapa tokoh Islam lain yang memberikan kontribusi besar dalam bidang ilmu kesehatan dan kedokteran, yakni Abu Bakar Muhammad ibnu Zakariya Razi atau al-Razi, Abu All Muhammad al-Hassan ibnu al-Haitham atau
Alhazen dan Ibnu Nafis yang dikenal sebagai bapak fisiologi sirkulasi.

Adanya tulisan, buku dan penemuan yang terkait dengan bidang ilmu kesehatan dan kedokteran tersebut menjadi bukti bahwa tokoh Islam juga berhasil memberikan kontribusi besar bagi bidang ilmu kesehatan dan kedokteran yang digunakan hingga saat ini.

Sejarah Astronomi dalam Islam Bagian 2

Fakta dan Mitos - Selain itu, Musa al-Khawarizmi juga pernah menulis tentang 37 simbol pada kalkulasi kalender astronomi dan 116 tabel dengan kalenderial, astronomial dan data astrologial yang sampai sekarang masih digunakan oleh seluruh astronom dunia.

Ada juga Abu Rayhan al-Biruni (973 M) dari Khwarazm, Armenia yang pada usia 17 tahun, dia telah mendesain alat observasi perbintangan dan matahari.

Nasiruddin at-Tusi juga merupakan ilmuwan Islam yang berhasil memodifikasi model semesta episiklus Ptolomeus dengan prinsip-prinsip mekanika untuk menjaga keseragaman rotasi benda-benda langit.

Bahkan seorang Copernicus dan Galileo juga terinspirasi oleh teori Ibn Al-Syatir (Kitab Nihayat al-Su'al fi Tashih al-'Usul) tentang bumi mengelilingi matahari dan peredaran planet serta bulan.

Tidak hanya mereka saja, masih banyak tokoh-tokoh Islam yang berjasa dalam perkembangan dunia astronomi, seperti Al-Battani (858-929 M), Al-Sufi (903-986 M), Al-Biruni (973-1050 M), Ibnu Yunus (1009 M), Al-Zarqali (1029-1087 M) dan masih banyak lagi.

Tentunya dengan adanya tulisan, naskah, peralatan dan sejenisnya yang terkait dengan dunia perbintangan, dapat dijadikan bukti bahwa tokoh-tokoh Islam tidak kalah dengan bangsa-bangsa di luar Islam yang juga berhasil menjadi penemu sesuatu yang digunakan sampai sekarang ini.

Cendekiawan Islam yang Berhasil Menjadi Bapak Aljabar

Fakta dan Mitos - Matematika sebagai salah satu ilmu paling mendasar yang amat dibutuhkan di kehidupan manusia ternyata tidak terlepas dari sumbangsih salah satu Cendekiawan muslim bernama Al Khawarizmi. Al Khawarizmi atau Muhammad ibn Musa al-Khwarizmi merupakan seorang tokoh Islam yang berpengetahuan luas.

Pengetahuan dan keahliannya tidak hanya dalam bidang syariat saja, tetapi meliputi aritmatika, geometri,dan ilmu hitung. Bahkan Al Khawarizmi merupakan cendekiawan islam yang memiliki julukan sebagai bapak dari ilmu aljabar dan juga algoritma.

Memang Al Khawarizmi adalah sosok yang pertama kali memperkenalkan ilmu aljabar dan hisab dalam bentuk buku berjudul Al Mukhtasar fi Hisab
Al Jabr wal Muqabalah. Selain itu, beliau juga merupakan sosok pencetus algoritma yang mana artinya adalah prosedur sistematis untuk memecahkan masalah matematis dalam langkah-langkah terbatas.

Beberapa kalangan juga mempercayai jika Algoritma sendiri diambil dari nama Al Khawarizmi yang mana dalam pelafalan orang barat menjadi Algorism.

Sebagai seorang cendekiawan muslim, karya-karya yang telah dihasilkan beliau diantaranya buku Al-Jabr wa'l Muqabalah, Hisab al-Jabr wa al-Muqabalah, dan sistem nomor.

Hasil Karya Al-Khawarizmi juga telah diterjemahkan oleh Gerhard of Gremano dan Robert of Chaster ke dalam bahasa Eropa pada abad ke-12 dan dijadikan buku pegangan utama di berbagai universitas di Eropa hingga abad ke-16.

Selain Al-Khawarizmi, juga masih ada beberapa cendekiawan islam yang turut memberikan sumbangsih pada bidang ilmu matematika yang teorinya masih digunakan sampai saat ini seperti Al-Kindi, Al-Karaji, Al-Batani, Al-Biruni, dan Umar Khayam.