Cari Blog Ini

Tampilkan postingan dengan label Anak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Anak. Tampilkan semua postingan

Jumat, 10 Januari 2014

Mengenali Kebohongan Anak Berdasarkan Fase Usianya

KOMPAS.com - Sebelum mengambil sikap yang terlalu jauh, kenali dulu kebohongan buah hati berdasarkan fase usia. Semenjak kecil memang bisa saja buah hati melakukan kebohongan-kebohongan kecil yang membuat kita gemas. Pasalnya, kadang kala kebohongan dilakukan untuk alasan yang tak dapat dimengerti. Padahal kita selalu berupaya untuk mengajarkan nilai-nilai kejujuran sejak dini, bukan?

Sebelum menilai terlalu jauh, kenali saja dahulu kebohongan yang biasa dilakukan buah hati sesuai dengan rentang usianya.

Anak Batita (2-3 tahun)
Usia 2 atau 3 tahun memang sangat dini untuk berbohong. Mungkinkah mereka berbohong bila kemampuan bicara pun belum terlalu fasih? Para pakar parenting mengenali kebohongan anak usia di bawah tiga tahun umumnya menyangkut hal-hal yang sangat sederhana. Salah satu contoh, anak keberatan dan menolak saat Anda hendak memeriksa celananya karena malas melakukan aktivitas membersihkan diri atau mengganti pakaian. Di usia ini, mereka mulai berpikir untuk bersembunyi saat merusak barang atau mengompol dengan harapan orangtua tak mengetahui apalagi memarahinya. Kadang, tingkah batita ini memang membuat Anda heran. Bisa-bisanya mereka berpikir demikian? Namun memberikan hukuman tentu tak bijak, karena pada dasarnya mereka belum mengerti benar dan salah. Strategi yang diberikan pakar psikiatri anak, Michael Brody, M.D, adalah mengurangi intensitas bertanya. "Alih-alih bertanya apakah ia yang menghabiskan kue, memecahkan vas, atau hal lainnya, pada usia ini lebih baik katakan saja bahwa kuenya habis atau vasnya pecah," ujarnya. Lalu, ajak buah hati ikut serta saat Anda mencari solusi. "Jika orangtua membuat tuduhan pada anak, apalagi dengan nada marah, anak justru akan berbohong atau memberikan pembelaan diri," tegas Brody.

Anak Balita (3-5 tahun)
Sementara usia 3-5 tahun adalah fase saat imajinasi anak mulai kaya dan kesulitan memisahkannya dengan realita. Tak sedikit anak di usia balita yang merasa memiliki teman khayalan dan percaya bahwa ada sosok monster atau peri di dalam hidupnya. Maka, jangan kaget bila buah hati sering bercerita panjang lebar mengenai suatu kisah yang tak masuk akal. Imajinasi ini bisa jadi sebagai salah satu caranya bermain, namun bisa pula dijadikan obsesi yang sangat memengaruhinya. Apa sinyal yang menyatakan bahwa imajinasi anak sudah mulai melampaui batas? Elizabeth Berger, M.D., penulis Raising Kids with Characters, menyampaikan indikasi utamanya. "Selama ia masih terlihat senang, tidak menjadi penyendiri alias tetap berhubungan baik dengan orang-orang yang ada di lingkungannya, berarti masih aman-aman saja," terangnya.

Usia Sekolah (5-10 tahun)
Di usia sekolah dasar, yaitu sekitar 5-10 tahun, alasan di balik kebohongan anak mulai dapat dipahami, meski tetap tak dapat diterima. Di usia ini anak berbohong untuk meminimalkan kekecewaan orangtua atau menghindar dari hukuman yang akan diberikan. Sebagai contoh, ia bisa saja mengatakan tak ada PR dari sekolah karena malas mengerjakan. Saat Anda mengetahui buah hati berbohong dan apa alasannya, kini Anda bisa mempertimbangkan dan mengambil sikap. Apakah ia membutuhkan teguran saja atau bisa diberi hukuman kecil seperti tak boleh menonton TV? Di usia ini pula, jangan kaget apabila anak sudah mengetahui konsep "berbohong untuk kebaikan". Misalnya, ia mengaku telah mengotori meja makan padahal si adik yang melakukannya. Meski buah hati telah menunjukkan kepekaan sosial dan kepedulian, namun Anda tetap harus memberikan pemahaman. Kenapa anak berbohong?

Berikut beberapa alasan penyebab Si Kecil berbohong :

1. Menunjukkan Identitas
Dorongan dari lingkungan bisa membuat buah hati berbohong untuk diterima di lingkungan tersebut.

2. Mencari Perhatian
Tak jarang, buah hati yang usianya masih kecil berbohong tentang hal-hal yang mustahil hanya untuk mendapatkan perhatian.

3. Menjaga Perasaan
Anak kecil dinilai selalu jujur saat dimintai pendapat. Namun, seiring berjalannya waktu, orangtua sering pula meminta buah hati untuk tak mengatakan suatu hadiah jelek atau hal lain demi menjaga perasaan orang lain. Maka, ia pun belajar "berbohong demi kebaikan" untuk menjaga perasaan orang lain.

Rabu, 18 Desember 2013

6 Gejala Kesehatan Pada Bayi

KLIKDOKTER.com - Kehadiran buah hati yang sudah dinanti-nanti memang merupakan saat yang indah. Pengalaman yang serba baru dialami oleh ayah dan bunda kadang dapat menimbulkan rasa cemas. Perhatikan enam gejala di bawah ini yang perlu segera ditangani :

1. Bibir berubah menjadi biru (sianosis)
Kondisi ini disebut juga dengan sianosis (cyanosis) yaitu kekurangan oksigen dalam darah. Segera bawa bayi ke sarana kesehatan terdekat.

2. Bayi terlihat sesak napas
Sesak napas pada bayi ditandai dengan frekuensi napas yang cepat, terdapat retraksi (bagian yang masuk ke dalam) pada sela iga dan bawah iga, serta cuping hidung yang kembang kempis. Selain itu dapat terdengar suara merintih dari bayi.

3. Demam di atas 38°C (suhu rektal)
Demam pada anak bayi baru lahir tidak spesifik, dapat disebabkan oleh influenza hingga meningitis sehingga harus dievaluasi segera.

4. Kulit semakin terlihat kuning
Tidak semua kondisi kuning pada bayi berbahaya. Sebagian dapat disebabkan oleh proses yang normal dan akan hilang sendiri. Namun, bila kuning semakin bertambah perlu dilakukan evaluasi lebih lanjut. Kuning pada bayi disebabkan oleh kadar bilirubin yang tinggi dalam darah. Jika kadar bilirubin terlalu tinggi, dapat mencetuskan kejang dan kerusakan permanen pada otak. Berikanlah ASI pada bayi lebih sering. Bila perlu, bayi akan mendapatkan terapi sinar.

5. Dehidrasi
Perhatikan jumlah frekuensi buang air kecil pada bayi. Pada bayi usia 1 minimal 1x/hari, usia 2 hari 2x/hari, usia 3 hari 3x/hari, dan seterusnya. Setelah usia 6 hari dan seterusnya, frekuensi buang air kecil minimal adalah 6x/hari. Bila kurang dari itu, kemungkinan bayi kekurangan cairan. Tanda dehidrasi lain adalah mulut kering, mata cekung, dan bayi menjadi lebih lemas.

6. Muntah berwarna hijau atau hitam
Muntah berwarna hijau dapat mengindikasikan sumbatan pada saluran cerna, sedangkan muntah berwana hitam dapat menjadi tanda perdaran dalam saluran cerna. Muntah setelah cidera kepala juga perlu dievaluasi lebih lanjut karena dapat menjadi tanda perdarahan dalam kepala.

Bila Anda ragu dengan tanda/gejala atau kondisi pada bayi Anda, jangan ragu untuk mencari jawaban atau pertolongan dengan menanyakannya ke dokter anak Anda.

Sabtu, 07 Desember 2013

12 Tips Agar Anak Menjadi Anak Papa

Pada umumnya anak akan lebih dekat dengan ibunya. Meski ada juga sebagian anak dekat dengan papa. Terdapat berapa hal mengapa anak selalu dekat dengan ayah atau lebih dekat dengan ibunya. Anak akan lebih dekat dengan ibunya karena anak merasa lebih nyaman dan lebih senang bila ibunya ada di dekatnya. Dan itu sudah terjadi mulai lahir hingga anak menjadi besar. Sala satu faktor utama biasanya anak akan lebih dekat dengan salah satu orang tuanya bila dirasa lebih nyaman dan lebih dilindungi. Hal itu terjadi tidak hanya dalam waktu sekejap tetapi memerlukan tahapan yang panjang dan terus menerus.

Ibu banyak lebih dekat dan berperanan dengan anak karena sejak lahir hingga usia balita dan remaja anak lebih dekat dengan ibunya. Jika ingin anak lebih dekat dengan anak maka ayah harus sedikit berperanan seperti ibu sejak kecil meski tidak harus dengan kuantitas waktu yang selama dengan ibunya. Karena ayah sebagai kepala rumah tangga yang mencari nafkah, dan waktu terbatas maka yang penting kualitas komunikasi yang harus dipentingkan. Sehingga bagaimana agar anak menjadi lebih dekat dengan ayah, sebaiknya setiap perilaku kita harus ditujukan supaya anak lebih nyaman, lebih senang dan lebih dilindungi. Untuk meraih hal tersebut maka ayah harus memberikan kasih sayang yang tulus dengan kualitas dan kuantitas yang cukup. Kasih sayang tersebut bukan hanya kebutuhan materi tetapi juga dapat berupa belaian, gendongan dan komunikasi yang baik.

1. Beri perhatian bila anak menangis dan sedih
Dekati bayi atau anak anda bila sedang menangis, sedih atau ketakutan. Saat bayi menangis perlu dekapan ayah supaya anak merasa lebih nyaman dan lebih tenang bisa dengan menggendong dan mengganti popok saat bayi menangis . Tenangkan dengan sabar dan penuh kasih sayang bila anak balita anda menangis atau ketakutan. Hal itu juga harus dilakukan sampai anak bertambah usia baik saat usia balita, usia anak sekolah bahkan saat remaja. Saat anak remaja anda sedih, galau atau sedang menghadapi kegagalan beri perhatian dengan kasih sayang dan belaian dan ciuman di pipinya agar anak merasa tenang dan nyaman. Perhatian saat anak galau ini bukan hanya bermanfaat terhadap anak, tetapi akan memberikan pelajaran kepada ayah tentang pentingnya empati pada anak bila sedang cemas dan sedih. Saat ini karena kesibukannya ayah sulit belajar untuk memberikan empati dan impati yang baik terhadap anaknya.

2. Menyuap makan dan mendampingi makan
Saat bayi ternyata tugas yang remeh ini bagi ibu dapat lebih mendekatkan kenyamanan pada anak sehingga mengapa anak dekat dengan ibunya. Ayah juga harus sekali-sekali merasakan memberikan makan pada bayi dan menyuap makan pada anaknya.Pada umumnya tugas itu merupakan hal paling tabu dan paling menakutkan bagi para ayah. butuh kesabaran dan toleransi pada anak. Anda bisa menggantikan tugas istri untuk menyuapi si kecil dengan mengajaknya bermain atau membacakan cerita sambil makan. Bila anak sudah beranjak dewasa maka mendampingi makan pada anak merupakan perilaku yang dapat lebih mendekatkan kedekatan psikologis anak dan ayah.

3. Bermain dalam waktu senggang
Di waktu senggang kadang ayah lebih sibuk dengan urusan kantor yang dibawa kerumah, menonton televisi atau bermain BB dibandingkan bermain dengan anak. Sisihkan waktu untuk anak anda meski tidak lama untuk bermaion. Bermain bisa dilakukan di tempat tidur, di kamar mandi, di halaman atau dimana saja saat anda berada. Bermain dengan anak bisa membantu membangun ikatan batin antara anak dan Anda. Jika si kecil berusia di bawah empat tahun, mainan sederhana yang bisa dilakukan. Jika ia sudah berusia di atas empat tahun, Anda berdua bisa memainkan beberapa mainan yang pastinya lebih 'menantang'.

4. Merawat anak
Perawatan rutin pada anak biasa dilakukan oleh baby sitter dan ibunya. kadang hal ini yang membuat mengapa anak lebih dekat dengan perawat atau ibunya. Meski tidak harus setiap hari secara berkala minimal seminggu 2 kali sebaiknya ayah ikut melakukan perawatan bayi dan anak. Seperti memandikan, mengganti baju, memakaikan sepatu dan kegiatan lainnya sambil bercanda dan bernyanyi dengan anak.

5. Bicara dan berkomunikasi dengan baik
Komunikasi dengan harus dilakukan sejak bayi hingga tumbuh dewasa. pada saat bayi bisa dilakukan kapan saja. Bisa saat memandikan, saat meberi makan, saat meberi susu. Pada anak balita sebaiknya ajak anak bercerita, melaukan permainan atau bermain sandiwara dengan anak. Pada anak lebih besar bisa dilakukan komunikasi dan bersenda gurau di mobil, saat mengantar anak sekolah, di meja makan atau dimanapun ayah berada dekat dengan anak. Komunikasi tersebut dapat dilakukan dengan kata, lagu atau belaian kasih sayang dan cuiman ringan di pipi dan kening anak.

6. Beri tanda mata meski hanya kecil dan sederhana saat pulang kerumah
Saat ayah berpergian baik berpegian dekat atau jauh, baik dari luar kota atau luar negeri atau bahkan pulang kantor. Beri anak anda hadiah bisa berupa makanan ringan, buku, atau benda-benda yang menarik yang dapat anda bawa dari kantor, toko atau dari manapun anda berada. Saat di kantor dalam waktu senggang anda dapat membuatkan mainan dari lipatan kertas atau gambar menarik saat melihat majalah atau buku di kantor. Bila di kantor anda mendapat snack atau makanan ringan, tidak ada salahnya sekali-sekali anda bungkus untuk dihadiahkan pada anak anda sesampai di rumah. Bila anda melakukan rutin dan sering maka jangan heran anda akan selalu dinantikan dan disambut anak di depan pintu rumah saat anda pulang kantor. Menjadi panutan Anak-anak sangat mencerminkan orang tuanya. Oleh sebab itu, berilah contoh yang baik sejak anak masih kecil, terutama ketika mereka beranjak besar, selalu perhatikan setiap perkataan dan tingkah laku Anda.

7. Beri dukungan dan pujian
Setiap pilihan anak atau prestasi anak atau kelebihan anak asalkan tidak menyimpang, sebaiknya didukung dan diberi pujian. Tak ada salahnya jika Anda menjadi ayah yang demokratis bagi anak. Jangan pernah memaksakan kehendak karena tidak ada kekuatan yang lebih besar untuk seorang anak daripada dukungan ayahnya. Pemberian pujian dan dukungan bukan hanya dengan hadiah tetapi cukup dengan pujian kata-kata disertai belaian dan ciuman di pipi anak.

8. Jangan terlalu keras dan memaksa
Pada anak tertentu yang keras kepala dan emosi tinggi seringkali pendekatan yang keras dan memaksa berdampak tidak baik pada anak. Bukannya anak menurut tetapi sebaliknya justru anak suka menentang. Saat ingin memberikan pengertian pada anak atau memberikan larangan pada anak harus dilakukan dengan pelan dan kasih sayang serta disertai penjelasan yang masuk akal nalar anak. Tetapi bila anda melarang dan merahi anak dan memaksa anak tanpa penjelasan dan alasan yang rasional maka seringkali pada anak tertentu membuat anak lebih suka menentang dan memusuhi ayahnya.

9. Berilah ciuman meski anak sudah terlelap
Berilah ciuman kepada anak anda minimal 3 kali sehari. Saat anda pergi ke kantor, pulang dari kantor atau sebelum tidur. Berilah ciuman pada anak meski anak sedang tidur saat anda pulang larut malam.

10. Jangan menggoda berlebihan
Seringkali ayah menggoda anak berlebihan hingga anak menangis. Menggoda anak hingga anak menangis dianggap momen yang menyenangkan bagi sang Ayah. Tetapi tidak disadari hal yang berlebihan membuat anak menangis akan membuat anak tidak nyaman dan mencari pelarian ke ibunya untuk mengadu bahwa ayah membuat si anak tidak nyaman. Saat anak mengadu pada ibunya itulah anak merasa lebih nyaman dengan ibunya. Jangan memberi julukan pada anak yang membuat anak sakit hati dan marah. Isteri jangan melecehkan atau mengolok-olek ayah di depan anaknya. Seringkali beberapa isteri mempunyai perilaku mengolok-olok dan menyindir ayah dengan perkataan dan sikap negatif. Misalnya papa ini pemalas, tidak bantu papa. papa ini pelit tidak belikan adik mainan. Hal yang dianggap bercanda ini bila terlalu sering akan mencetak memory pada anak bahwa sosok ayah selalu menjadi sosok negatif. Sosok negatif ini membuat anak tidak senang dan tidak nyaman. Bila hal ini dilakukan istri anda sebaiknya bicaralah dan berdiskusilah dengan isteri anda.

11. Biasakan minta maaf kepada bayi dan anak anda
Setiap anda melakukan kesalahan, perkataaan kasar, bicara terlalu keras, emosi dan memarahi anak sebaiknya segera meminta maaf pada anak. Sampaikan dengan lembut dan sayang ayah kilaf dan tidak akan terulang lagi.

12. Jangan bertengkar dan bersuara keras terhadap isteri di depan anak
Sebaiknya ayah menghindari berkata keras, berteriak, bertengkar apalagi melakukan kekerasan terhadap istri di depan anak. Pada kasus tertentu hal tersebut membuat anak trauma dan lebih dekat ibunya dan lebih mengkasihani ibunya karena dianggap selama ini ibunya sayang merupakan sosok yang paling dekat disakiti dan dianiaya meski hanya dengan kata-kata. Bila ibunya disakiti maka secara alamiah berati juga menyakiti si anak. Bila ini terjadi maka sosok ayah merupakan sosok negatif yang tidak nyaman untuk
didekati.

Senin, 02 Desember 2013

9 Tips untuk Memotret Anak

Fakta dan Mitos - Liburan tidak hanya untuk menyegarkan diri dan berkumpul bersama keluarga, tapi juga menambah koleksi foto si kecil. Kuasai dulu triknya. Apa yang terlintas dalam benak saat mendengar kata liburan bersama anak? Membayangkan diri berlarian di pantai bersama si kecil, atau berkuda dengan si kecil menyusuri perkebunan teh yang sejuk?

Abadikan momen menarik yang tidak terlupakan ini dengan memotretnya!

Nyatanya memotret anak-anak tidak semudah membalikkan telapak tangan. Si kecil yang selalu bergerak dalam hitungan detik membuat memotret anak-anak membutuhkan teknik khusus. Bekali diri dengan trik berikut dan segera siapkan album untuk mengoleksi foto-foto liburan bersamanya :

1 Ambil Ratusan
Teknologi digital memang sangat membantu. Jika dulu Anda keinginan mengambil gambar terbatas hanya pada roll film dalam kamera, teknologi digital membuat Anda bisa memotret berkali-kali tanpa batasan. Mengambil foto tanpa batas sangat penting dalam memotret anak, mengingat setiap detik dan frame by frame gayanya bisa berbeda-beda.

2 Properti Seru
Menaklukkan anak-anak agar bisa patuh saat difoto memang menantang. Salah satu trik mendasar yang biasanya berhasil adalah membiarkan mereka memegang barang yang disukainya. Boneka, mainan, cokelat, kembang gula, lolilop atau apapun yang membuat ceria dan bersemangat akan memudahkan mereka untuk diarahkan bergaya.

3 Pencahayaan Natural
Lampu kilat membuat hasil foto tidak natural karena hanya obyeknya saja yang terang tapi latar belakangnya gelap. Lampu ini juga membuat mata si kecil silau dan malah menjadi malas difoto. Lebih baik bawa dia keluar rumah dan manfaatkan kilau cahaya matahari. Jika ingin memotret di dalam ruangan, nyalakan semua lampu agar hasil pencahayaan lebih merata dan hasil foto lebih alami.

4 Sesuaikan Angle
Tidak ada yang tampak menarik difoto dengan sudut terlalu tinggi atau terlalu rendah. Begitu pula saat Anda memotret si kecil. Untuk foto natural, ambil sudut yang sejajar dengan dia. Berlutut, berjongkok, atau tengkurap. Sudut sejajar ini juga akan memudahkan Anda mendapatkan ekspresi yang lebih jelas pada wajahnya.

5 Ajak Bercanda
Senyum lepas akan terasa jauh lebih hangat daripada senyum si kecil yang lebih mirip seringai yang dipaksakan. Kemaslah saat-saat berfoto ini menjadi momen menyenangkan bagi anak. Dapatkan senyum atau tawanya yang natural dengan mengajaknya bercanda atau menceritakan lelucon saat difoto.

6 Foto Candid
Salah satu yang menjadi daya tarik fotografi anak-anak adalah saat mereka beraksi tanpa tahu sedang difoto. Foto candid yang diambil saat si kecil sedang serius mengumpulkan kerang di pantai, meloncat-loncat di padang rumput, atau bahkan yang sederhana, seperti tidur atau sarapan dengan bibir penuh bekas susu, akan tampak menarik.

7. Selalu jatuhkan titik fokus tepat di mata, untuk bisa mendapatkan " soul " nya.

8. Usahakan angle-nya sejajar dengan tinggi anak.

9. Selalu ambil dalam format " RAW ", biar lebih mudah dalam pengeditannya, terutama untuk " White Balance " nya.

Mungkin ada lagi yang mau nambahin ?

Minggu, 01 Desember 2013

8 Tips untuk Memilih Stroller Bayi

Fakta dan Mitos - Bersyukurlah para ibu yang hidup di masa kini, karena Anda bisa berjalan-jalan dan bahkan shopping di mall tanpa harus menggendong anak, tapi si kecil bisa tetap merasa nyaman. Rasanya pantas jika stroller dinobatkan menjadi sahabat para ibu. Kereta bayi yang didorong ini memang tidak hanya praktis untuk Anda, tapi juga bisa memastikan kenyamanan bayi saat harus bepergian. Bayangkan jika Anda harus terus menerus menggendong anak sementara bepergian bisa menyita waktu berjam-jam. Namun sebegitu bermanfaatnya stroller, idealnya Anda juga tidak sembarangan memilih kereta bayi ini. Pastikan tidak hanya kenyamanan yang ada di tangan, tapi juga keamanan si kecil.

Perhatikan beberapa hal berikut saat ingin berburu stroller :

1 Bukan Barang Recall
Juvenile Products Manufacturers Association (JPMA) mengeluarkan sertifikasi untuk stroller yang memenuhi standar keamanan. Jadi carilah stroller dengan sertifikasi JPMA jika Anda berburu stroller impor. Selain itu, ada baiknya Anda mengecek dulu ke ke situs milik Consumer Product Safety Commission (CPSA) untuk mencari tahu stroller merek dan jenis apa yang ternyata seharusnya sudah ditarik dari pasaran karena faktor keamanan.

2 Rangka Kokoh
Cek material stroller, pastikan rangkanya kokoh dan engsel-engselnya bisa mengunci dengan benar saat digunakan. Mekanisme stroller idealnya mudah dilipat dan dibuka kembali, tapi juga bisa mengunci dengan kokoh saat digunakan. Ini sangat penting karena jika longgar, anak bisa berisiko terjepit saat stroller yang tiba-tiba terlipat sendiri digunakan.

3 Cek Setiap Celah
Teliti saat membeli bukan omong kosong belaka. Cek setiap celah sekecil apapun yang ada saat stroller dalam keadaan digunakan (bukan pada saat dilipat). Celah yang bisa dimasuki jari mungil bisa berbahaya karena menjepit tangan anak, Hindari stroller dengan model celah untuk kaki yang terlalu lebar, karena anak bisa merosot ke bawah.

4 Sabuk Pengaman
Ini jelas bukan hanya aksesoris dan jangan pernah meremehkannya. Sabuk pengaman adalah elemen wajib pada stroller incaran Anda. Sabuk pengaman yang bagus memiliki lima titik simpul yang membungkus pinggang bayi, sela-sela pangkal paha, dan area bahu. Pastikan juga buckle sabuk mudah dibuka oleh orang dewasa tapi nyaman dan aman untuk anak. Sabuk pengaman ini juga harus bisa disesuaikan panjang pendeknya untuk memastikan pas atau tidaknya dengan tubuh bayi.

5 Rem
Siapa bilang hanya kendaraan yang perlu rem pakem? Stroller pun demikian. Anda bisa mengetes langsung rem stroller di toko. Rem yang bagus seharusnya membuat roda terkunci dan tak bergerak sama sekali begitu Anda memfungsikannya.

6 Sandaran kursi yang Bisa Disesuaikan
Ini penting tidak hanya untuk kenyamanan, tapi juga untuk tumbuh kembang bayi. Bayi yang baru lahir membutuhkan stroller dengan sandaran kursi yang bisa diatur untuk posisi rebah sampai akhirnya bayi kuat menopang kepalanya sendiri atau bisa duduk. Kursi yang bisa diatur ini juga membuat bayi berusia 6 bulan ke atas duduk lebih nyaman karena tertopang dengan baik.

7 Tudung
Tidak ingin si kecil kepanasan atau silau? Stroller bertudung adalah pilihan tepat. Pilih dengan model tudung yang bisa dilepas atau disesuaikan tinggi rendahnya. Tidak hanya bisa menghalangi si kecil dari pajanan sinar matahari, tapi juga dari angin, dan percikan air hujan.

8 Bisa Dicuci
Benda apapun yang berhubungan dengan bayi idealnya harus bebas kuman, tapi di sisi lain, stroller bisa menjadi sarang kuman jika Anda tidak rajin membersihkannya. Pilih stroller dengan bahan yang bisa dilepas untuk dicuci. Selain akan lebih enak dipandang karena stroller akan bebas bekas tumpahan susu dan bercak ompol, hati Anda pun tenang karena mencuci berarti juga memastikan stroller tidak menjadi sarang kuman.

Happy stroller hunting, Moms!

Minggu, 24 November 2013

3 Dampak Jika Anak Tidur Mengorok

KLIKDOKTER.com - Ada baiknya bila orangtua mulai memerhatikan anak Anda pada saat tidur. Tidur mengorok pada anak anak belum tentu berarti anak tertidur pulas. Justru sebaliknya, hal ini perlu menjadi perhatian khusus karena dapat disebabkan oleh beberapa hal diantaranya : Tertutupnya jalan napas, Kelainan di sistem saraf pusat,Karena terdapatnya kelemahan otot-otot pernapasan. Penyebab tersering mengorok pada anak yaitu tertutupnya jalan napas akibat pembesaran tonsil (amandel).

Pada anak-anak dengan tonsillitis kronik, tonsil akan membesar hingga dapat menutupi jalan napas. Hal ini dapat mengakibatkan beberapa hal dari yang ringan seperti tersedak, hingga yang terberatnya yakni kematian.

Dampak pada anak yang tidur mengorok :

1. Menurunnya kemampuan berkonsentrasi
Anak yang mengalami gangguan tidur, biasanya sering terbangun saat malam hari karena sesak. Terkadang walau tidak sampai terbangun, namun kualitas tidur si kecil tidak maksimal sehingga pada saat siang hari akan terasa mengantuk. Hal ini secara tidak langsung akan berdampak terhadap banyak hal, seperti sulit berkonsentrasi disekolah dan menurunnya prestasi anak Anda.

2. Menghambat pertumbuhan
Selain itu, peningkatan frekuensi pernapasan yang membutuhkan energi lebih banyak akan menghambat jalur hormon pertumbuhan si anak sehingga dapat menyebabkan pertumbuhan anak kurang terhambat.

3. Mempengaruhi perkembangan intelektual
Sumbatan jalan napas anak juga mengakibatkan kurangnya aliran oksigen ke otak sehingga berpengaruh pada perkembangan sel-sel saraf otak anak yang sangat membutuhkan suplai oksigen yang tinggi dan dapat mempengaruhi perkembangan intelektual anak.

Setelah mengetahui kondisi-kondisi yang dapat timbul akibat gangguan napas saat tidur ini, Anda sebagai orang tua menjadi lebih waspada bukan? Sehingga jika memang terdapat kelainan-kelainan semacam ini dapat segera diketahui dan diatasi untuk mengurangi efek efek yang dapat terjadi. Terutama pada sel otak.

Sabtu, 09 November 2013

Tips untuk Memilih Babysitter

Fakta dan Mitos - Bagi ibu bekerja, pilihan satu satunya untuk mengurus anak ialah dengan menggunakan jasa babysitter. Seperti tetangga depan rumah ane ini gan, umurnya masih muda sekitar 24 tahun tapi anaknya udah 3 dan cowo semua. Anak yang pertama udah masuk TK, anak kedua dan ketiga ini kembar, sekitar 3 tahun. Dari pagi sampai malem orangtuanya sibuk kerja, otomatis anak anaknya diurus sama babysitter. Tapi ane kasian gan sama mereka, sepanjang hari nangis mulu. Pembantu ane cerita kalo tuh babysitter sering kasar ma anak-anak majikannya. Suka mukul gitu gan, udah gitu suka ngabisin jatah cemilan anak majikannya, parah. Waktu pembantu ane lihat sikembar bawa makanan ringan gitu gan, itu makanan langsung dirampas ma babysitternya, pembantu ane nanya ke babysitter itu kenapa kok jatah anak kecil diembat juga, dia enteng jawab "Yang ngasuh kan juga butuh makan" Padahal dia kan udah dibayar buat jagain anak anak, di rumah juga disediain makanan buat dia tapi ngambil punya anak kecil. Ane awalnya cuek gan, tapi kebetulan beberapa hari lalu ane liat sendiri gimana kasarnya tuh babysitter. Kalo sore-sore mereka suka duduk di depan rumahnya, jadi ane bisa lihat dari jendela kamar. Si babysitter lagi nyuapin si kembar, tapi dasarnya anak kecil suka rewel harusnya sabar aja dong. Ini malah sama si babysitter tuh anak disuapin sambel bejibun gan, biar makannya cepet habis. Nangis ga karuan tuh anak. Kasian ane liatnya. Karna mereka gak mau diem, ditabok tuh pipi si kembar pake sandal. Keras banget. Yang ada tambah nangis. Sampe ane denger salah satu dari si kembar nangis sambil bilang "Ya Allah, sakit Ya Allah, gak kuat" Si babysitter ditegur tetep cuek gan. Heran ane. Menurut ane dia cuma asal kerja dapet duit gak sayang sama anak anak yang diasuhnya. Banyak tetangga yang tau ulah si babysitter dan rencana mau diaduin langsung ke majikannya.

Ane jadi was-was kalo suatu hari ane nikah dan punya anak, dimana ane harus pakai jasa babysitter disaat ane kerja. Ane gamau nanti anak ane ngalamin kejadian serupa. Gak semua babysitter jahat kok gan, tapi dari kitanya juga harus selektif memilih babysitter yang tepat. Untung aja pembantu sekaligus pengasuh ane waktu masih kecil baik, dan sampe sekarang pun masih awet kerja dirumah ane, udah dianggep keluarga sendiri, mungkin kerjanya udah 15 tahun lebih disini.

Nah, bagaimana kita tahu si babysitter melakukan pekerjaan dengan baik ketika kita tidak sekitarnya ? Berikut adalah tanda-tanda untuk mencari tau :

1. Bayi Anda hangat padanya
Mungkin diperlukan beberapa saat sebelum anak Anda tumbuh untuk mempercayai dan mencintai babysitter-nya. Dan bahkan pengasuh terbaik tidak bisa menggantikan Anda atau pasangan Anda. Namun, setelah beberapa sesi bersama-sama, Anda akan melihat bayi Anda belajar untuk menyukai pengasuh (yang tidak berarti bayi anda akan langsung senang begitu melihatnya babysitter datang). Jika hal ini tidak terjadi, mungkin bahwa babysitter tidak menyediakan jenis kehangatan dan kenyamanan kebutuhan anak Anda. Atau mungkin kepribadian mereka hanya tidak cocok.

2. BabySitter benar-benar senang melihat bayi Anda
Jika pengasuh Anda benar-benar menikmati menghabiskan waktu bersama bayi Anda, Anda akan tahu dan anak Anda akan merasakannya juga. Cintanya akan bersinar setiap kali mereka bersama.

3. BabySitter selalu ada solusi kreatif untuk masalah dan bekerja dengan Anda untuk memberikan perawatan terbaik untuk anak Anda. Jika bayi Anda membenci ketika makan, misalnya, pengasuh Anda akan mencoba menggantung mainan di depannya untuk membuatnya lebih menarik. Jika anak Anda tidak tidur, dia akan berpaling untuk meminta saran. Mengambil inisiatif dan bekerja sama dengan Anda menunjukkan bahwa ia mengambil pekerjaannya dengan serius.

4. Bayi Anda selalu tampak bersih
Kebersihan adalah tanda kesadaran. Dia juga harus selalu menyeka wajah anak Anda dan tangan setiap kali mereka mendapatkan kotor. Begitu juga baju-baju kotor baby dicuci bersih oleh babysitter.

5. Kecelakaan jarang terjadi
Tentu saja kelalain akan terjadi, tetapi pengasuh yang baik membuat keamanan menjadi prioritas baik di rumah dan ketika ia dan anak Anda berada di luar dan sekitarnya. Babysitter yang baik selalu cekatan dan waspada mengawasi si anak. Mempekerjakan babysitter butuh teknik tepat. Setidaknya agar pengasuh anak yang bekerja untuk keluarga Anda tidak mudah berpindah ke lain rumah, atau mencari alasan untuk tak kembali bekerja. Tak sedikit babysitter, yang mencari berbagai alasan untuk tidak kembali bekerja, termasuk usai lebaran.

* Ini dia cara agar babysitter betah di rumah :

1. Perlakukan secara adil
Siapapun akan senang dan merasa nyaman bekerja jika diperlakukan dengan adil. Begitupun dengan babysitter Anda. Perlakukan mereka dengan adil. Tugas pokok babysitter adalah menjaga dan mengasuh bayi selama Anda meninggalkan di rumah. Jadi, jangan memanfaatkan tenaganya untuk melakukan pekerjaan ekstra untuk urusan rumah tangga. Lagipula, pekerjaannya sebagai pengasuh bayi takkan berjalan maksimal jika harus membersihkan rumah dan menyetrika baju Anda bukan?

2. Berilah dukungan
Membangun hubungan yang sehat perlu dilakukan dengan para pekerja di rumah tangga, termasuk babysitter. Jika babysitter melaporkan sesuatu hal buruk yang terjadi di rumah, jangan bersikap defensif. Anda tetap butuh tahu apa saja yang terjadi saat tak ada di rumah. Dengarkan laporan babysitter Anda, misalnya tentang perangai buruk anak di rumah. Anda bisa mencari tahu solusi yang tepat untuk mengatasinya dengan menyimak informasi dari babysitter. Dukunglah pekerjaannya, dan tidak mudah bersikap mendeskreditkan yang hanya membuat babysitter sungkan berbicara dengan Anda.

3. Berikan perhatian
Saat harus meninggalkan rumah, selalu pastikan persediaan makanan cukup. Bukan sekadar untuk bayi Anda, namun juga untuk pengasuhnya. Babysitter juga membutuhkan perhatian Anda. Jangan pernah meninggalkan rumah dengan lemari pendingin dalam keadaan kosong dengan makanan dan minuman. Tinggalkan juga rumah dengan menyediakan makanan ringan.

4. Tinggalkan cacatan
Catatan kecil menjadi pengingat paling efektif daripada sekadar menitipkan pesan verbal. Terutama bagi babysitter yang belum berpengalaman. Selalu tinggalkan catatan berisi informasi penting agar babysitter menjalankan tugasnya dengan baik. Catatan tersebut, utamanya berisi :
* Nomor ponsel atau kantor Anda. Jika perlu tuliskan juga nomor telepon anggota keluarga lain untuk mengantisipasi jika Anda tak bisa dihubungi.
* Nomor telepon darurat, seperti tetangga, dokter, rumah sakit, pemadam kebakaran, dan lainnya.
* Rutinitas kegiatan anak Anda.
* Peraturan dalam rumah tangga yang Anda bangun bersama pasangan.
* Tempat menyimpan kotak obat-obatan atau P3K.

Semoga bermanfaat.

Tips untuk Memilih Babysitter

Fakta dan Mitos - Bagi ibu bekerja, pilihan satu satunya untuk mengurus anak ialah dengan menggunakan jasa babysitter. Seperti tetangga depan rumah ane ini gan, umurnya masih muda sekitar 24 tahun tapi anaknya udah 3 dan cowo semua. Anak yang pertama udah masuk TK, anak kedua dan ketiga ini kembar, sekitar 3 tahun. Dari pagi sampai malem orangtuanya sibuk kerja, otomatis anak anaknya diurus sama babysitter. Tapi ane kasian gan sama mereka, sepanjang hari nangis mulu. Pembantu ane cerita kalo tuh babysitter sering kasar ma anak-anak majikannya. Suka mukul gitu gan, udah gitu suka ngabisin jatah cemilan anak majikannya, parah. Waktu pembantu ane lihat sikembar bawa makanan ringan gitu gan, itu makanan langsung dirampas ma babysitternya, pembantu ane nanya ke babysitter itu kenapa kok jatah anak kecil diembat juga, dia enteng jawab "Yang ngasuh kan juga butuh makan" Padahal dia kan udah dibayar buat jagain anak anak, di rumah juga disediain makanan buat dia tapi ngambil punya anak kecil. Ane awalnya cuek gan, tapi kebetulan beberapa hari lalu ane liat sendiri gimana kasarnya tuh babysitter. Kalo sore-sore mereka suka duduk di depan rumahnya, jadi ane bisa lihat dari jendela kamar. Si babysitter lagi nyuapin si kembar, tapi dasarnya anak kecil suka rewel harusnya sabar aja dong. Ini malah sama si babysitter tuh anak disuapin sambel bejibun gan, biar makannya cepet habis. Nangis ga karuan tuh anak. Kasian ane liatnya. Karna mereka gak mau diem, ditabok tuh pipi si kembar pake sandal. Keras banget. Yang ada tambah nangis. Sampe ane denger salah satu dari si kembar nangis sambil bilang "Ya Allah, sakit Ya Allah, gak kuat" Si babysitter ditegur tetep cuek gan. Heran ane. Menurut ane dia cuma asal kerja dapet duit gak sayang sama anak anak yang diasuhnya. Banyak tetangga yang tau ulah si babysitter dan rencana mau diaduin langsung ke majikannya.

Ane jadi was-was kalo suatu hari ane nikah dan punya anak, dimana ane harus pakai jasa babysitter disaat ane kerja. Ane gamau nanti anak ane ngalamin kejadian serupa. Gak semua babysitter jahat kok gan, tapi dari kitanya juga harus selektif memilih babysitter yang tepat. Untung aja pembantu sekaligus pengasuh ane waktu masih kecil baik, dan sampe sekarang pun masih awet kerja dirumah ane, udah dianggep keluarga sendiri, mungkin kerjanya udah 15 tahun lebih disini.

Nah, bagaimana kita tahu si babysitter melakukan pekerjaan dengan baik ketika kita tidak sekitarnya ? Berikut adalah tanda-tanda untuk mencari tau :

1. Bayi Anda hangat padanya
Mungkin diperlukan beberapa saat sebelum anak Anda tumbuh untuk mempercayai dan mencintai babysitter-nya. Dan bahkan pengasuh terbaik tidak bisa menggantikan Anda atau pasangan Anda. Namun, setelah beberapa sesi bersama-sama, Anda akan melihat bayi Anda belajar untuk menyukai pengasuh (yang tidak berarti bayi anda akan langsung senang begitu melihatnya babysitter datang). Jika hal ini tidak terjadi, mungkin bahwa babysitter tidak menyediakan jenis kehangatan dan kenyamanan kebutuhan anak Anda. Atau mungkin kepribadian mereka hanya tidak cocok.

2. BabySitter benar-benar senang melihat bayi Anda
Jika pengasuh Anda benar-benar menikmati menghabiskan waktu bersama bayi Anda, Anda akan tahu dan anak Anda akan merasakannya juga. Cintanya akan bersinar setiap kali mereka bersama.

3. BabySitter selalu ada solusi kreatif untuk masalah dan bekerja dengan Anda untuk memberikan perawatan terbaik untuk anak Anda. Jika bayi Anda membenci ketika makan, misalnya, pengasuh Anda akan mencoba menggantung mainan di depannya untuk membuatnya lebih menarik. Jika anak Anda tidak tidur, dia akan berpaling untuk meminta saran. Mengambil inisiatif dan bekerja sama dengan Anda menunjukkan bahwa ia mengambil pekerjaannya dengan serius.

4. Bayi Anda selalu tampak bersih
Kebersihan adalah tanda kesadaran. Dia juga harus selalu menyeka wajah anak Anda dan tangan setiap kali mereka mendapatkan kotor. Begitu juga baju-baju kotor baby dicuci bersih oleh babysitter.

5. Kecelakaan jarang terjadi
Tentu saja kelalain akan terjadi, tetapi pengasuh yang baik membuat keamanan menjadi prioritas baik di rumah dan ketika ia dan anak Anda berada di luar dan sekitarnya. Babysitter yang baik selalu cekatan dan waspada mengawasi si anak. Mempekerjakan babysitter butuh teknik tepat. Setidaknya agar pengasuh anak yang bekerja untuk keluarga Anda tidak mudah berpindah ke lain rumah, atau mencari alasan untuk tak kembali bekerja. Tak sedikit babysitter, yang mencari berbagai alasan untuk tidak kembali bekerja, termasuk usai lebaran.

* Ini dia cara agar babysitter betah di rumah :

1. Perlakukan secara adil
Siapapun akan senang dan merasa nyaman bekerja jika diperlakukan dengan adil. Begitupun dengan babysitter Anda. Perlakukan mereka dengan adil. Tugas pokok babysitter adalah menjaga dan mengasuh bayi selama Anda meninggalkan di rumah. Jadi, jangan memanfaatkan tenaganya untuk melakukan pekerjaan ekstra untuk urusan rumah tangga. Lagipula, pekerjaannya sebagai pengasuh bayi takkan berjalan maksimal jika harus membersihkan rumah dan menyetrika baju Anda bukan?

2. Berilah dukungan
Membangun hubungan yang sehat perlu dilakukan dengan para pekerja di rumah tangga, termasuk babysitter. Jika babysitter melaporkan sesuatu hal buruk yang terjadi di rumah, jangan bersikap defensif. Anda tetap butuh tahu apa saja yang terjadi saat tak ada di rumah. Dengarkan laporan babysitter Anda, misalnya tentang perangai buruk anak di rumah. Anda bisa mencari tahu solusi yang tepat untuk mengatasinya dengan menyimak informasi dari babysitter. Dukunglah pekerjaannya, dan tidak mudah bersikap mendeskreditkan yang hanya membuat babysitter sungkan berbicara dengan Anda.

3. Berikan perhatian
Saat harus meninggalkan rumah, selalu pastikan persediaan makanan cukup. Bukan sekadar untuk bayi Anda, namun juga untuk pengasuhnya. Babysitter juga membutuhkan perhatian Anda. Jangan pernah meninggalkan rumah dengan lemari pendingin dalam keadaan kosong dengan makanan dan minuman. Tinggalkan juga rumah dengan menyediakan makanan ringan.

4. Tinggalkan cacatan
Catatan kecil menjadi pengingat paling efektif daripada sekadar menitipkan pesan verbal. Terutama bagi babysitter yang belum berpengalaman. Selalu tinggalkan catatan berisi informasi penting agar babysitter menjalankan tugasnya dengan baik. Catatan tersebut, utamanya berisi :
* Nomor ponsel atau kantor Anda. Jika perlu tuliskan juga nomor telepon anggota keluarga lain untuk mengantisipasi jika Anda tak bisa dihubungi.
* Nomor telepon darurat, seperti tetangga, dokter, rumah sakit, pemadam kebakaran, dan lainnya.
* Rutinitas kegiatan anak Anda.
* Peraturan dalam rumah tangga yang Anda bangun bersama pasangan.
* Tempat menyimpan kotak obat-obatan atau P3K.

Semoga bermanfaat.

Kamis, 07 November 2013

10 Dampak Negatif Media Bagi Tumbuh Kembang Anak

Fakta dan Mitos - Media hanya sebagai tempat/wadah pertemuan informasi, hiburan, aspirasi opini publik yang disampaikan dari khalayak ditampung lewat media nanti pesan disampaikan kembali pada khalayak luas.

Media sering kali terdengar menghibur masyarakat akan tetapi juga bisa mempropagandakan atau memprovokasikan para pembaca atau para penonton sehingga khalayak pembaca atau penonton jadi ikut kebawa arus media itu sendiri dan juga sering di bius terbawa teks atau terbawa situasi yang ada di dalam media itu sendiri.

Biasanya masyarakat akan terbawa situasi oleh sebuah film atau tayangan-tayangan pada acara televisi yang disuguhkan kepada khalayak luas misalnya fenomenal goyangan pada tayangan program salah satu acara televisi sekarang yang sedang trend maka khalayak penotonnya akan terbawa ikut meniru kedalam goyangannya dan terbawalah situasi pada gerakan goyangannya pada acara salah satu program televisi pada akhir-akhir ini.

Apalagi dengan halnya bagi tumbuh kembang anak dan remaja pada saat ini, banyak sekali para anak dan remaja ikut meniru adegan-adegan acara televisi, film dll sehingga mana yang baik untuk ditiru mana yang tidak baik untuk ditiru.

Dampak Negatif Media Bagi Tumbuh Kembang Anak Dan Remaja di Abad 21 modern seperti saat ini, antara lain :

1. Tindak kekerasan.

2. Pola hidup sekuler,konsumtif dan kesenjangan sosial.

3. Busana seronok dan pornografis.

4. Gambar dan alur cerita yang bercorak pornografis dan kekerasan.

5. Pergaulan bebas dan perilaku seksual yang menyimpang.

6. Perkosaan.

7. Penyalahgunaan narkotika alkohol dan zat adikitif lainnya.

8. Kriminalitas,pembunuhan pengrusakan,huru-hara, dan peperangan.

9. Perjudian, pelacuran dan lain sebagainya.

10. Sering kali melihat para anak dan remaja terlibat tawuran antar sekolah, antar kampung hingga asmara dari sebuah media modernisasi seperti saat ini.

Gunakan dan manfaatkan lah media itu dengan baik, ambil manfaatnya aja untuk kehidupan yang lebih baik.

Sabtu, 02 November 2013

3 Tips untuk Memilih Mainan yang Tepat untuk Anak

Fakta dan Mitos - MEMILIH mainan untuk anak tak hanya didasarkan pada model dan warna mencolok semata. Hal terpenting, telitilah bahan mainan untuk anak Anda sebelum membelinya.

Mainan menjadi alat bantu untuk menstimulasi anak secara efektif. Selain memilih mainan yang bisa mengedukasi anak, mainan untuk buah hati juga perlu dipilih yang aman materialnya sehingga tidak membahayakan ketika dimainkan anak.

Ya, mainan seharusnya menyenangkan. Tapi apa jadinya ketika mainan yang menjadi bagian penting perkembangan anak justru membahayakan kesehatannya? Untuk itu, selektif lah memilih mainan untuk anak agar risiko buruk bagi kesehatannya bisa dihindari.

Berikut paparannya, seperti dilansir Kidshealth :

1. Mainan yang terbuat dari kain harus diberi label keterangan, misalnya tahan api dan sebagainya.

2. Boneka mainan harus bisa dicuci.

3. Mainan yang gambarnya dilukis harus menggunakan cat bebas timbal.

9 Cita-Cita untuk Orang Tua Tercinta

Fakta dan Mitos - Sebagai Seorang Anak Yang DiLahirkan, Dididik, Disayangi & Dibesarkan Kedua OrangTua, Ane Punya Beberapa Keinginan Atau Cita-Cita Yang Mudah"an Tercapai Semuanya Teruntuk Mamah & Abahku Tercinta.. (seLagi Mereka Masih Bernafas Di Dunia)

1. Mah,, Bah,, Aku LuLus !!
Keringat HasiL Kerja Keras OrangTua Untuk Membiayai Kita MenggaLi iLmu,, Terbayar Tuntas Ketika MeLihat Kita LuLus ! Tunjukan Rasa Hormat & TerimaKasih Yg Lebih Di Hari Yg Membahagiakan Ini.

2. Memberikan Gaji Pertama
Berapapun JumLahnya, Katanya, Gaji Pertama Itu Harus Dikasihin Ke OrangTua.. WaLopun Ujung"nya Ortu Kita (PASTI) NoLak. Ada Muatan Berkah & Do'a Disitu, Agar Pekerjaan Kita Dari Hari Ke Hari Semakin Sukses.

3. MembeLikan ALat Penopang Kehidupan
Semakin Tua, Semakin Renta. ItuLah Yg Terjadi Terhadap OrangTua Kita. Ada Yg PerLu Memakai ALat Dengar Di TeLinganya, PerLu Kacamata Untuk MemperjeLas PengLihatannya, Atau Bahkan Tongkat & Kursi Roda Untuk Membantu Mereka Bisa BerjaLan & Beraktifitas Di Hari Tuanya.

4. Memberangkatkan Ibadah haji (Bagi Ummat MusLim)
Ga Terbayang Gimana Perasaan Ane JikaLau Cita" Tertinggi Di Hidup Ane Ini Bisa Tercapai. Mohon do'anya , semoga Tuhan Mengizinkan.. Bagi Yg Sudah TerLaksana, SeLamat. Semoga Allah Memberkahi.

5. Surprise KeciL Di Hari KeLahirannya
Semua Anak BerkumpuL.. Hanya BermodaLkan LiLin & Kue ULtah Sederhana, Atau Apapun Makanan Favoritnya,, Niscaya, Mereka Sangat Bahagia.. Mereka Pasti Berpikir : Bayi-Bayi Yg Mereka Susui DuLu, Kini Masih Setia BerkumpuL Untuk Menghormati & SaLing Menyayangi.

6. Membangun Gubuk Idaman Mereka
Sebagian Besar OrgTua, Membutuhkan Ketenangan & Rasa Damai Yg Lebih. Jauh Dari Rasa Penat, Jauh Dari Kebisingan. JikaLau Agan-Aganwati Mampu & Mau,Tentunya Rumah KeciL Nan Jauh Dari PoLusi Kota BakaLan Jadi Tempat Mereka Menghabiskan Sisa Hidupnya Di Dunia Dgn Penuh Ketenangan.

7. Memberikan Mereka Cucu
Ini Yg PaLing TS Demen Gan..Ketika OrangTua Kita Menggendong Anak Kita,, Makin SadarLah Kita, Bahwa DuLu pun, Kita DiperLakukan Dengan Penuh Kasih Sayang Seperti Itu.. How Deep Is Your Love Mom, Dad.

8. Menemani Ketika Maut Menjemput Mereka
Berada Disampingnya, Berdo'a Bersama. Sampai Akhirnya Harus Tegar Berdiri Di Tepi Liang Lahat MeLihat Jasad Orang Yg PaLing Dicintai & Mencintai Kita Lebih Dari Siapapun Terbujur Kaku, LaLu Ditutupi Tanah Merah..ARE YOU READY ?

9. Mendo'akan & MeLanjutkan Cita" Mereka
JikaLau Mereka TeLah Tiada, Harta & Jabatan Tak Lagi Bisa Kita Tunjukan. Suaranya, Hangat PeLukannya, Semua TinggaL Kenangan. Hanya Do'a ! Ya, Hanya Do'a Dari Anak & Cucu"nya Yg ShoLeh Yg BakaLan Mampu Menerangkan & Mententramkan Mereka Di ALam Sana.

KaLo Agan ,, Apa Cita"nya Untuk OrangTua Agan Tercinta ??Sudahkah TerLaksana .. ?Mari Kita Hormati & Do'akan OrangTua Kita ,, Baik Yg Masih Ada, Ataupun TeLah Tiada.

Mohon Maaf ApabiLa Ada Kata" Ataupun Gambar YG Kurang berkenan Di Hati Agan" Semua. TerimaKasih Kunjungannya.

Jumat, 01 November 2013

4 Tips Agar Anak Tidak Kecanduan dengan Makanan Ringan

Fakta dan Mitos - Hadiah yang dijanjikan dalam satu kemasan makanan ringan (snack) sepertinya sudah membius anak-anak sekolah, selain kemasan yang ditampilkan begitu menarik dan colorfull ternyata keberadaan hadiah yang sebenarnya nilainya tidak seberapa ternyata menjadikan anak-anak sekolah terpikat untuk membeli makanan olahan ini.

Dengan hadiah yang amat kecil, paling-paling seribu hingga lima ribu rupiah, anak-anak yang masih polos ini sedikit demi sedikit teracuni oleh beberapa makanan olahan yang jika ditimbang kadar gizinya sangat tidak sesuai dengan efek yang ditimbulkan. Mungkin gejala pengaruh dari mengkonsumsi makanan ringan ini tidak langsung dirasakan oleh penikmatnya, akan tetapi menunggu beberapa tahun kemudian barulah efeknya terasa, misalnya kondisi fisik yang lemah, daya berfikir otak yang lemah dan lebih parah lagi ada kemungkinan gagal ginjal karena pengaruh bahan pengawet. Karena biasanya dalam makanan ringan pun dilengkapi dengan bumbu penyedap (MSG) yang kadangkala ukuran yang dimasukkan dalam makanan tersebut melewati ambang batas aman penggunaan.

Lebih dari itu jika makanan itu merupakan makanan dengan pemanis buatan dengan kadar tinggi, dampaknya terjadi kerusakan dalam organ-organ dalam lainnya termasuk organ kadar gula darah yang tinggi dan hati yang paling berat dalam pengolahan makanan. Karena fungsinya menetralisir racun yang terbawa dalam makanan.

Dalam makanan ringan (snack) berbahan dasar gandum, tepung terigu, singkong, jagung hakekatnya merupakan makanan yang bergizi karena di dalamnya mengandung karbohidrat yang membantu proses pertumbuhan dan penghasil tenaga untuk beraktivitas. Akan tetapi kecilnya manfaat dari makanan ringan tersebut tidak sebanding dengan resiko bahaya yang akan menimpa. Bahkan adapula kandungan yang berbahaya tersebut mengandung logam dan plastik karena terpapar logam dalam pengolahan serta kemasan yang digunakan.

Selain pengaruh bahan kimiawi yang bersifat logam, ada efek yang sedikit demi sedikit dirasakan, di antaranya kegemukan akibat terlalu banyak mengkonsumsi karbohidrat dan gula sedangkan aktivitas anak-anak ini masih sangat sedikit dibandingkan dengan aktifitas makan (ngemil) makanan ringan.

Kembali pada rayuan dan tawaran hadiah yang disuguhkan pada makanan ringan, secara otomatis turut mensugesti pemikiran anak-anak agar sesering mungkin mengkonsumsi kudapan tak layak bagi mereka. Bahkan adapula uang hadiah yang sudah pasti mengandung zat pewarna dan bahan kimia lain dalam uang hadiah (uang kertas) ikut dimasukkan dalam kemasan tanpa dibungkus dengan rapi. Maka secara otomatis kandungan kimiawi pun turut membantu dalam proses pencemaran dalam makanan. Sebuah kondisi makanan ringan yang amat berbahaya bagi kesehatan anak-anak sekolah.

Bagaimana mengatasi anak yang kecanduan makanan ringan (snack) Mencegah anak-anak untuk tidak mengkonsumsi makanan ringan olahan pabrik (snack) sepertinya agak sulit, disebabkan karena tidak setiap waktu orang tua khususnya kaum ibu dapat mengontrol dan mengawasi jajanan anak-anak mereka. Selain itu adakalanya karena kesibukan para orang tua di luar menuntut mereka untuk menyediakan makanan ringan sebagai teman selama orang tua mereka tidak ada di rumah.

Namun, ada beberapa tips agar anak-anak tidak terlalu kecanduan minimal mencegah mereka mengkonsumsi makanan tak layak bagi kesehatan mereka, misalnya :

1. Tunjukkan jenis makanan yang sehat
Menunjukkan dan berikan pemahaman jenis makanan ringan yang sehat dan sedikit kemungkinan terkontaminasi bahan pewarna dan pengawet berbahaya sehingga meskipun sesering apapun mengkonsumsi makanan tersebut tidak menimbulkan kekhawatiran.
Contoh makanan di sini misalnya jenis kacang-kacangan,misalnya kacang garing atau kacang polong, pilus dan lain-lain bahan makanan dari jenis kacang-kacangan. Karena biasanya jenis makanan ini dalam pengolahan sedikit sekali menggunakan bahan minyak dan umumnya tidak menggunakan pengawet makanan dan tidak mencampurkan gula baik gula tebu maupun pemanis buatan karena rasanya asli rasa kacang yang gurih selain itu tekstur yang kering sehingga makanan ini lebih awet.

2. Berikanlah uang secukupnya
Uang memang menjadi pemicu anak-anak sekolah melakukan jajan, membeli makanan yang seringkali terlepas dari kontrol. Jika orang tua memberikan uang yang berlebihan secara otomatis orang tua memberikan kesempatan kepada anak-anaknya untuk menghabiskan uang jajan meski jumlah cukup banyak. Dengan memberikan uang yang cukup sesuai dengan kebutuhan paling tidak keinginan anak untuk jajan lebih dapat dikontrol oleh orang tua.

3. Siapkanlah makanan ringan dari rumah
Biasanya anak-anak perdesaan tidak sulit mencari makanan yang aman. Alasannya karena di desa para pedagang pada umumnya menjual makanan hasil panen atau membeli bahannya di pasar terdekat. Misalnya : keripik singkong, keripik pisang, grubi, pisang goreng, jagung rebus, dan jenis makan lain yang tentu saja lebih sehat. Namun demikian, jika di perkotaan, biasanya cukup sulit mencari jenis makanan di atas. Karena biasanya yang berjejer adalah kantin instant dan swalayan-swalayan yang berjejeran dengan aneka makanan olahan yang tentu saja mengandung pengawet, pewarna, pemanis buatan dan tentu saja MSG penyedap makanan. Oleh karena itu, kebijakan orang tua untuk mempersiapkan jenis makanan sehat dari rumah sangat dibutuhkan oleh anak-anak agar mereka tidak terbiasa jajan di kantin yang tidak sehat.

4. Berikan bekal makan yang menarik dan unik
Ada beberapa contoh yang disampaikan oleh para pembuat kreasi bekal yang banyak kita temukan di media massa maupun media online, tentu saja kita dapat membrowsing dengan mudah sehingga jenis makanan yang menarik, unik dan sehat tersebut dapat kita buat sedemikian rupa. Sehingga anak-anak akan tertarik dengan makanan yang dipersiapkan dari rumah. Tentu saja karena dipersiapkan oleh ibunya di rumah, sang ibu tentunya mencarikan bahan makanan yang bergizi dan tentu saja sehat.

Demikian tips untuk mengatasi ketergantungan anak terhadap makanan-makanan ringan yang berbahaya.

Semoga bermanfaat

Selasa, 29 Oktober 2013

4 Gangguan Mental Pada Anak

KLIKDOKTER.COM – Gangguan mental pada anak acapkali sulit diketahui oleh orang tua. Alhasil, anak yang seharusnya mendapatkan perawatan menjadi luput perhatian. Perkaya khazanah Anda seputar gangguan mental pada anak melalui paparan berikut ini.

Gangguan mental apa saja yang dapat terjadi pada anak?

1. Kecemasan (Ansietas)
Anak yang memiliki gangguan obsesif kompulsif, post traumatic stress disorder dan fobia sosial seringkali mengalami ansietas/kecemasan yang mengganggu aktivitas sehari-hari Attention-deficit/hyperactivity disorder (ADHD) Gangguan ini ditandai dengan kesulitan memusatkan perhatian, hiperaktif dan perilaku impulsif

2. Autisme
Autisme merupakan suatu masalah perkembangan yang serius yang seringkali terlihat pada anak-anak, biasanya sebelum usia 3 tahun. Hal ini mempengaruhi kemampuan anak untuk berkomunikasi dan berinteraksi dengan orang lain

3. Gangguan makan
Gangguan makan seperti anoreksia nervosa , bulimia nervosa dan binge-eating disorder merupakan suatu kondisi yang serius. Anak seringkali memiliki preokupasi pikiran dengan makanan dan berat badan sehingga tidak dapat berkonsentrasi pada hal lain

4. Gangguan mood
Depresi dan gangguan bipolar dapat menyebabkan anak memiliki perasaan kesedihan yang persisten atau perubahan mood yang ekstrim Skizofrenia Penyakit mental kronis ini menyebabkan anak kehilangan sentuhan dengan realitas (psikosis)

Bagaimana mengatasi gangguan mental pada anak?
Jika anak Anda mengalami tanda dan gejala di atas, segeralah berkonsultasi dengan psikiater untuk mendapatkan penanganan :
* Psikoterapi
Psikoterapi dapat membantu anak untuk mempelajari cara merespon suatu situasi yang menantan dengan cara yang sehat. Anak juga akan diajak untuk belajar mengenai kondisinya, perasaannya, mood, pikirannya dan perilakunya.
* Medikasi Obat-obatan.
Seperti stimulan, antidepresan , antiansietas, antipsikotik atau mood stabilizer akan diberikan tergantung dari kondisi anak

6 Tips untuk Menjaga Kesehatan Anak Anda

Fakta dan Mitos - KENDATI pola pengasuhan anak setiap orangtua berbeda-beda, tetapi soal kesehatan, ada tip umum dan sangat mendasar yang harus dilakukan orangtua untuk membuat anak tetap sehat dan kuat. Apa sajakah itu?

Tentang bagaimana menjadikan anak-anak tetap sehat dan kuat, ada beberapa tip umum yang harus dilakukan para orangtua. Pertama, mulailah dengan menetapkan contoh yang baik bagi anak-anak Anda. Sebab anak-anak Anda adalah cerminan orangtuanya.

Selain penjelasan di atas, masih ada lagi yang harus dilakukan para orangtua. Berikut ulasannya seperti diungkap Magforwomen :

1. Menyediakan pola makan dengan gizi seimbang
Anak-anak membutuhkan makan makanan  dengan gizi seimbang agar mereka tumbuh sangat cepat dan bisa banyak belajar dan mencapai prmestasi pada masa perkembangannya. Ajarkan mereka pentingnya menjalani pola makan dengan gizi seimbang sejak usia dini dan pastikan mereka belajar dengan menonton Anda. Cara sederhan agar pola makannya jadi lebih sehat, Anda bisa memberi mereka makan banyak buah-buahan, sayuran dan produk susu.

2. Kebersihan
Pastikan anak Anda sikat giginya secara teratur dan mencuci tangan sebelum makan apapun. Tetap bersih adalah langkah pertama untuk tubuh tetap sehat. Hal ini juga mencegah banyak kuman dan bakteri yang ingin memasuki sistem tubuh mereka.

3. Memeriksakan kesehatan secara teratur
Ajak anak Anda untuk pemeriksaan kesehatan secara teratur. Anak Anda tak akan jatuh sakit atau di rawat inap hanya karena lebih dini memeriksakan diri ke dokter. Oleh karenanya, bawalah ke tempat dokter dan pergi untuk memeriksakan diri secara teratur. Terlebih jal itu tak akan menyakiti siapa pun dan Anda bisa mengelola pikiran dengan bebas.

4. Membuat mereka menghabiskan waktu di luar ruangan
Bermain di luar ruangan daripada duduk di depan komputer atau bermain video game sambil berbaring telentang di lantai, adalah cara yang sehat dan mendorong mereka untuk mengembangkan keterampilan sosial yang lebih baik.

5. Batasi konsumsi cokelat
Tak membiasakan memberi permen atau cokelat pada anak merupakan solusi sederhana untuk menjaga anak tetap sehat. Intinya, batasi konsumsi permen, cokelat dan kue yang biasanya mereka makan setiap hari.

6. Jauhi Junk food dan minuman ringan
Karena anak merupakan peniru sejati orangtua. Hindarilah mengonsumsi junk food dan minuman ringan, hal itu karena tak baik untuk kesehatan tubuh, terutama anak-anak.

Kesehatan anak Anda tergantung pada perilaku orangtua.Karenanya, buatlah pilihan yang bijak dan menciptakan lingkungan yang sehat bagi mereka untuk tumbuh.

Minggu, 27 Oktober 2013

3 Alasan Kenapa Anak Anda Berbohong

Fakta dan Mitos - JIKA Anda adalah orangtua, saya yakin Anda ingin tahu alasan mengapa buah hati Anda berbohong. Biasanya, sebagian besar anak-anak memiliki cukup banyak alasan yang sama untuk berbohong seperti orang dewasa. Berbohong adalah tanda yang jelas bahwa si ?

Jika ini adalah salah satu alasan mengapa anak-anak Anda berbohong kepada Anda, maka Anda harus melakukan sesuatu tentang hal itu. Mungkin perilaku ini dapat benar-benar menjengkelkan bagi sebagian orangtua, tetapi Anda harus mencoba untuk mengetahui alasan mengapa anak Anda melakukan kebohongan.

Berikut beberapa alasan mengapa anak Anda berbohong kepada orangtuanya. Seperti yang dilansir dari allwomenstalk :

1. Mereka tidak ingin dihukum
Salah satu alasan paling umum mengapa anak-anak Anda berbohong kepada Anda adalah, kenyataannya bahwa mereka hanya tidak ingin dihukum karena tindakan dan kesalahan mereka. Jika mereka memperoleh nilai buruk atau jika mereka melakukan sesuatu yang benar-benar Anda tidak sukai di masa lalu, dan mereka dihukum sedikit keras dalam banyak kasus, mereka akan cenderung untuk menyembunyikan kebenaran dari Anda untuk menghindari konsekuensi hukuman tersebut.

2. Mereka ingin membuat orangtua bangga
Anda mungkin akan terkejut untuk mengetahui, bahwa kebanyakan anak-anak sering berbohong lantaran untuk menyenangkan keluarga dan untuk menghindari mengecewakan orang yang mereka cintai. Itulah sebabnya mereka bisa tergoda untuk berbohong, misalnya seperti tentang pertunjukan sekolah mereka atau tentang prestasi mereka di sekolah. Karena mereka percaya ini adalah, cara mereka bisa membuat orangtua mereka bangga. Jika hal itu menjadi penyebab mengapa anak-anak Anda berbohong, mungkin sudah saatnya Anda berfikir untuk tidak memberikan tekanan kepada buah hati Anda. Jangan terlalu menuntut anak Anda dengan harapan terlalu tinggi.

3. Mereka ingin cari perhatian Anda
Salah satu penelitian telah menunjukkan bahwa kebanyakan anak-anak berbohong untuk menarik perhatian orang tua mereka. Jika ini adalah alasan mengapa anak Anda terus-menerus berbohong kepada Anda, mungkin juga sebagai orangtua Anda harus berfikir bagaimana caranya sebagai orangtua lebih menghargai ketika si anak berhasil. Kebanyakan anak-anak yang berbohong untuk menarik perhatian orang tua mereka, mengakui bahwa mereka melakukannya karena mereka berpikir sebaliknya orang tua mereka bahkan tidak akan tahu mereka ada. Jadi, cobalah untuk memuji anak Anda setiap kali mereka pantas mendapatkannya.

3. Harga diri
Seperti yang sudah saya katakan sebelumnya, salah satu penyebab mengapa anak-anak sering berbohong kepada orang tua mereka adalah, kenyataan bahwa mereka benar-benar memiliki harga diri yang rendah. Beberapa anak-anak yang lebih sensitif mungkin berpikir bahwa mereka tidak bekerja cukup keras untuk membuat orang tua mereka bahagia, atau bahwa mereka harus melakukan sesuatu yang salah karena orang tua mereka selalu marah atau khawatir. Jadi, jika Anda melihat anak Anda tidak merasa layak dicintai atau yang mereka pikir mereka tidak pernah cukup baik. Sebagai orangtua lakukanlah beberapa tindakan dan tunjukan kepada buah hati Anda bahwa, mereka salah menafsirkan dan meyakinkan anak Anda bahwa orangtuanya mencintai Anda sepanjang hidupnya.

Kamis, 24 Oktober 2013

5 Makanan yang Penting Buat Buah Hati Anda

Fakta dan Mitos - PENTING memberikan diet yang sehat dan seimbang kepada anak-anak Anda. Dengan kata lain, Anda harus memilih makan yang tepat agar pertumbuhan anak tetap sehat.

Obesitas memang sering dikaitkan dengan kenaikan berat badan pada anak, tetapi terlalu kurus juga bisa menjadi permasalahan pada perkembangan fisik dan mental mereka. Oleh sebab itu, Anda harus memilih dengan cermat makanan yang tepat kepada anak, seperti dilansir Boldsky :

1. Alpukat
Alpukat merupakan buah yang tinggi kalori dan menyediakan lemak baik untuk perkembangan fisik dan mental anak Anda. Agar anak Anda menyukainya, cobalah dengan membuat milkshake dicampur alpukat, susu, dan sedikit gula.

2. Produk susu
Produk susu merupakan sumber yang sangat baik untuk pertumbuhan anak-anak. Produk susu mengandung kalsium, sehingga penting untuk tulang dan jumlah kalori yang tepat berperan dalam kenaikan berat badan pada anak-anak. Namun, produk susu mengandung jumlah lemak jenuh tinggi. Oleh sebab, itu pastikan anak Anda tidak makan berlebihan.

3. Telur
Telur merupakan makanan yang tinggi protein, oleh karena itu sangat penting untuk anak-anak dalam menaikkan berat badan. Satu telur rebus mengandung sekitar 26 gram protein. Jadi, jangan ragu untuk mensiapkan telur rebus pada sarapan anak-anak Anda.

4. Sereal
Sereal merupakan makanan yang sempurna jika ingin berat badan anak Anda bertambah. Sereal mengandung karbohidrat seimbang, lemak, dan kalori yang dibutuhkan untuk pertumbuhan anak-anak Anda. Untuk membuatnya lebih lezat, tambahkan susu dalam sereal sarapan anak-anak Anda.

5. Roti
Untuk pertumbuhan, pilihlah roti yang terbuat dari gandum tinggi akan kalori karena anak-anak biasanya lebih suka roti putih. Jadi, Anda dapat memperkenalkan roti yang lebih sehat dan membuatnya lebih menarik dengan campuran saus atau kecap.

Sabtu, 12 Oktober 2013

Jadwal Waktu Tidur Berdasarkan Usia

KLIKDOKTER.COM - Tidur merupakan salah satu rangsang bagi tumbuh kembang otak . Saat tidur di produksi hormon pertumbuhan untuk memulihkan tubuh, memperbaiki sel-sel tubuh, membangun otot dan jaringan pendukung. Fluktuasi produksi hormon ini dipengaruhi oleh cahaya, adanya cahaya bisa menghambat pelepasan hormon sehingga produksinya lebih banyak pada malam hari.

Penelitian menunjukkan bahwa tidur dapat meningkatkan kewaspadaan, menurunkan stress, serta meningkatkan fungsi kognitif terutama pada anak, termasuk perhatian, memori, pemecahan masalah, dan pengambilan keputusan.

Seperti kita ketahui bayi dan anak-anak terbiasa tidur siang . Pada bayi misalnya bila tidak tidur siang akan rewel dan sering menangis. Akan tetapi tidur di malam hari jauh lebih bermanfaat dalam meningkatkan fungsi berpikir pada anak. Anak yang bisa tidur malam lebih lama memiliki kemampuan berpikir yang lebih baik dibandingkan dengan anak yang lebih banyak tidur siang karena anak yang lebih banyak tidur siang akan mengurangi waktu tidurnya di malam hari. Jadi diusahakan untuk mengurangi waktu tidur siang pada anak dan memperpanjang waktu tidur malamnya. Berilah anak kesempatan untuk beraktivitas dan berkreasi tidak melulu memintanya untuk tidur siang sehingga tidur malamnya bisa lebih nyenyak dan lama. Hal ini sudah dilakukan penelitian di bagian anak Universitas Maryland di Amerika.

Jadwal waktu tidur berdasarkan usia :

1. Bayi 0-2 bulan : 12-18 jam setiap hari, kurang lebih 8,5 jam tidur malam dan 7,5 jam tidur siang.

2. Bayi 3-11 bulan : 14-15 jam setiap hari, kurang lebih 11 jam tidur malam dan 7,5 jam tidur siang.

3. Balita 1-5 tahun : 12-14 jam, kurang lebih 10-11 jam tidur malam dan 2 jam tidur siang.

4. 10-17 tahun : 8-9 jam setiap hari.

Bila jumlah waktu tidur anak tidak mencapai jumlah diatas dapat dikatakan kualitas tidur anak menurun. Anak-anak yang terus menerus kurang tidur sering sulit berkonsentrasi, tidak cukup berkonsentrasi dalam memproses dan mengingat informasi yang didapat yang berdampak pada kecerdasannya. Jadi kita sebagai orang tua harus memahami benar bagaimana mengatur waktu tidur pada anak sehingga bisa menjadikan generasi yang cerdas dan berprestasi nantinya.

Selasa, 08 Oktober 2013

5 Jajanan Berbahaya di Sekitar Sekolah

Fakta dan Mitos - Masalah pada jajanan anak yang biasanya dijual di sekitar areal sekolah berkutat pada penggunaan bahan berbahaya (bukan untuk dikonsumsi), penggunaan bahan makanan aditif dalam jumlah yang berlebih, higienitas atau kebersihannya dan cara pengemasan yang sembarangan. Tidak jarang karena salahsatu faktor tersebut atau kombinasi dari faktor-faktor tersebut, anak-anak yang kurang waspada terhadap jajanan menjadi sakit bahkan menderita keracunan.

Berikut beberapa jajanan yang disukai anak yang sering dijajakan oleh pedagang di sekitar areal sekolah yang perlu diwaspadai :

1. Jajanan Es
Hasil survey Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terhadap jajanan anak di areal sekolah sejak tahun 2009 s.d. 2013, terungkap bahwa jajanan es adalah yang paling banyak tercemar mikroba atau bakteri. Penyebab utamanya adalah bahan baku pembuatan es yang tidak memenuhi standar kebersihan misalnya berasal dari es balok yang memang bukan untuk dikonsumsi atau es yang dibuat dari air mentah. Selain itu cara pengolahan dan tempat jajanan es yang tidak memperhatikan kebersihan. Jajanan es yang banyak digemari anak-anak adalah berupa es sirup, juz dan jeli. Jajanan es makin berbahaya karena biasanya menggunakan pemanis buatan dalam jumlah yang banyak dan juga penggunaan pewarna tekstil yang mencolok untuk menarik minat anak-anak.

2. Jajanan Berwarna Mencolok
Kesukaan anak pada warna-warna yang terang dan mencolok membuat beberapa pedagang jajanan anak lebih memilih menggunakan pewarna tekstil karena harganya lebih murah dan warna yang dihasilkan sangat mencolok dibanding pewarna makanan alami. Pewarna tekstil sering digunakan baik untuk makanan maupun minuman. Akumulasi bahan kimia dari pewarna tekstil pada tubuh dalam jangka panjang akan berakibat buruk pada kesehatan dan akan menyebabkan penyakit yang berbahaya seperti kanker. Anak-anak harus diberitahu agar tidak mudah tertarik dan lebih baik menghindari jajanan yang berwarna mencolok baik berupa makanan maupun minuman.

3. Gorengan
Beberapa waktu lalu media banyak memberitakan mengenai pembuatan gorengan yang melarutkan plastik pembungkus minyak curah dengan maksud membuat gorengan lebih gurih dan tahan lama. Plastik jelas bukan bahan makanan dan tidak boleh dikonsumsi karena mengandung zat-zat yang berbahaya bagi kesehatan. Selain itu seringkali minyak yang digunakan untuk membuat gorengan berwarna hitam karena terlalu sering dipakai. Hal ini jelas sangat tidak sehat karena minyak goreng yang telah dipakai/dipanaskan berulangkali akan berubah menjadi minyak jenuh yang tidak baik bagi kesehatan.

4. Jajanan tanpa kemasan/dibiarkan terbuka dan kemasan yang buruk
Meskipun jajanan sehat dan dari bahan makanan yang alami, namun jika dibiarkan terlalu lama terbuka akan rentan terkontaminasi dengan berbagai kotoran/kuman baik yang berasal dari udara ataupun dari hewan-hewan yang hinggap seperti lalat, nyamuk, cicak bahkan kecoa. Mengkonsumsi makanan yang terbuka rentan membuat terserang sakit perut, diare bahkan keracunan.

5. Makanan yang dibungkus dengan kemasan tidak sehat atau kurang bersih juga akan berakibat buruk pada kesehatan anak. Hindari membeli makanan yang dibungkus dengan kantong kresek, kertas koran, kertas berpemutih atau kertas bekas yang banyak tulisan tintanya.

Masih banyak jajanan anak yang patut diwaspadai agar tidak mengganggu kesehatan anak terutama karena menggunakan zat kimia yang berbahaya yang dicampurkan pada makanan dengan maksud agar lebih menarik perhatian anak dan makanan yang dijual lebih awet dan tahan lama sehingga tidak merugikan pedagang. Bila memungkinkan, maka lebih baik menghindari jajan di sekolah dengan cara membawa bekal atau hanya membeli makanan yang terjamin kesehatannya karena diawasi oleh pihak sekolah seperti yang disediakan oleh kantin/katering di sekolah.

Perlu diingat juga bahwa tidak semua pedagang jajanan anak yang berlaku curang dan tidak peduli dengan kesehatan dan keselamatan anak-anak. Masih banyak pedagang jajanan anak yang jujur dan bertanggungjawab sehingga tetap menjual makanan yang sehat dan aman bagi anak-anak. Namun kewajiban orang tua dan guru untuk memberitahu anak-anak mengenai jajanan yang patut diwaspadai sehingga lebih berhati-hati dan selektif bila hendak jajan.

Minggu, 22 September 2013

6 Tips untuk Mendidik Anak Agar Tidak Boros

Fakta dan Mitos - Kasih sayang orang tua terhadap anak memang tidak ada batasnya. Namun kasih sayang terhadap anak bukan berarti semua yang diinginkan oleh anak mesti dipenuhi oleh orang tua. Orang tua juga mesti mempertimbangkan apa yang sebaiknya dipenuhi dari permintaan si anak, apa yang mesti ditunda dilain waktu, serta apa yang tidak harus diberikan.

Tanpa memikirkan prioritas untuk anak, apa yang diminta langsung diberi, maka tidak jarang anak semakin lama justru akan menjadi manja. Semua keinginan harus dituruti, entah itu sebenarnya bermanfaat atau enggak untuk mereka. Akibatnya pengeluaran keluarga juga menjadi semakin tidak terkendali.

Untuk mengatasi perilaku boros pada anak, Berikut ini Tips Mendidik Anak Agar Tidak Boros :

1. Sebelum mengajarkan perilaku hemat pada anak, orang tua sebaiknya memberikan contoh pada anak agar tidak boros atau berlaku konsumtif. Bagaimanapun juga anak akan meniru apa yang ada dilingkungan dekatnya terlebih dahulu, termasuk orang tua.

2. Jika anak menginginkan beberapa barang sekaligus, tanyakan pada anak barang mana yang urgent untuk saat ini, buat urutan skala prioritas. Beritahukan pada anak bahwa tidak semua keinginan itu harus dipenuhi saat ini, tetapi pilih barang mana yang diutamakan segera dimiliki untuk saat ini, tentu menyesuaikan dengan dana yang tersedia.

3. Tidak semua barang yang diinginkan anak mesti dipenuhi. Saat ini banyak permintaan oleh anak yang tidak semestinya harus dituruti, misalnya anak Anda yang masih SD minta dibelikan HP karena melihat teman kelasnya membawa HP. Orang tua harus dapat menjelaskan bawah barang tersebut tidak perlu untuk saat ini, bahkan malah kemungkinan akan mengganggu belajar.

4. Ajarkan pada anak untuk mengatur keuangan sendiri. Orang tua mencoba memberikan uang saku pada anak untuk jangka waktu satu minggu sekaligus. Disitu anak diajarkan tanggung jawab mengatur keuangannya sendiri, dan mencoba berhemat.

5. Pujilah anak Anda jika telah berhasil mengatur keuangan sendiri sesuai waktu yang telah ditentukan. Selalu konsisten dengan peraturan yang ada, jangan sampai Ibu membatasi uang saku, tetapi Ayah malah memenuhi apa saja keinginan anak. Bicarakan rencana tersebut dengan pasangan dan pengasuh Anda.

6. Jangan lupa, ajarkan juga kepada Anak untuk menyisihkan sebagian uang saku untuk ditabung, misalnya untuk memberi barang-barang yang selama diinginkan anak dikemudian hari.

Semoga Tips ini bisa membantu semua yang sudah menjadi Orang tua.

Sabtu, 21 September 2013

10 Ciri Anak yang Pintar dan Cerdas

famikita - Hampir semua orang tua mengidamkan punya anak yang pintar dan cerdas. Berikut ini Ciri - ciri Anak yang Pintar dan Cerdas :

1. Mempertahankan Informasi
Istilah "masuk telinga kiri keluar telinga kanan" nampaknya berlaku bagi kebanyakan anak. Akan tetapi anak yang pintar benar-benar mempertahankan berbagai informasi dan mampu mengingatnya di lain waktu. Sebuah contoh dari National Association of Gifted Children (NAGC) ialah : "Seorang anak berusia enam tahun kembali dari perjalanan museum ruang angkasa dan mereproduksi kembali secara akurat gambar roket ruang angkasa yang telah dilihatnya.

2. Memiliki Ketertarikan Luas
Anak pintar menampilkan minat dalam berbagai topik. Mereka mungkin suka dengan dinosaurus dalam satu bulan, ruang angkasa bulan berikutnya, dan seterusnya.

3. Menulis dan Membaca Lebih Awal
Jika anak anda adalah seseorang yang pintar, dia mungkin dapat membaca dan menulis sangat dini dan tanpa pengajaran formal.

4. Berbakat di Bidang Musik atau Seni
Anak yang menampilkan bakat luar biasa untuk musik dan seni sering dianggap pintar. Anak yang dapat menggambar, bernyanyi dengan sempurna, atau menampilkan bentuk persepsi seni yang tinggi lainnya biasanya masuk dalam kategori anak pintar.

5. Menunjukkan Waktu Konsentrasi Intens
Anak tidak begitu identik dengan rentang perhatian yang panjang, tapi anak pintar mampu memiliki waktu lebih konsentrasi intens.

6. Memiliki Ingatan Baik
Beberapa anak pintar mampu mengingat hal-hal sewaktu mereka lebih kecil. Misalnya, anak berumur dua tahun mungkin ingat dan membawa kembali kejadian ketika dia berusia 18 bulan.

7. Memiliki Kosakata Tinggi
Seorang anak yang terlalu dini untuk berbicara bukan saja merupakan tanda kepintaran, tapi jika anak anda berbicara menggunakan kosakata yang lebih maju dan kalimat-kalimat, maka dia mungkin memang sepintar yang anda bayangkan. Menurut NAGC, "Anak pada usia dua tahun membuat kalimat seperti : 'Ada anjing.' Anak dua tahun yang pintar mungkin akan berkata, 'Ada seekor anjing di belakang rumah dan ia mengendus bunga.'"

8. Memperhatikan Detil
Anak pintar memiliki mata tajam untuk detil. Anak yang lebih tua mungkin ingin tahu rincian spesifik tentang bagaimana segala sesuatu bekerja, sedangkan anak yang lebih muda akan dapat menaruh kembali mainan persis di mana ia mendapatkannya atau memperhatikan jika sesuatu telah dipindahkan dari tempat biasa.

9. Bertindak sebagai Kritikus Sendiri
Pada umumnya anak tidak terlalu khawatir tentang diri mereka sendiri atau orang lain, kecuali teman mereka memiliki sesuatu yang mereka inginkan. Sebaliknya, anak pintar prihatin dengan orang lain, tapi yang paling penting diri mereka sendiri.

10. Memahami Konsep Kompleks
Anak yang sangat pintar memiliki kemampuan untuk memahami konsep yang kompleks, memahami hubungan, dan berpikir abstrak. Mereka mampu memahami masalah secara mendalam dan berpikir tentang solusi.