Cari Blog Ini

Senin, 02 Desember 2013

9 Tips untuk Memotret Anak

Fakta dan Mitos - Liburan tidak hanya untuk menyegarkan diri dan berkumpul bersama keluarga, tapi juga menambah koleksi foto si kecil. Kuasai dulu triknya. Apa yang terlintas dalam benak saat mendengar kata liburan bersama anak? Membayangkan diri berlarian di pantai bersama si kecil, atau berkuda dengan si kecil menyusuri perkebunan teh yang sejuk?

Abadikan momen menarik yang tidak terlupakan ini dengan memotretnya!

Nyatanya memotret anak-anak tidak semudah membalikkan telapak tangan. Si kecil yang selalu bergerak dalam hitungan detik membuat memotret anak-anak membutuhkan teknik khusus. Bekali diri dengan trik berikut dan segera siapkan album untuk mengoleksi foto-foto liburan bersamanya :

1 Ambil Ratusan
Teknologi digital memang sangat membantu. Jika dulu Anda keinginan mengambil gambar terbatas hanya pada roll film dalam kamera, teknologi digital membuat Anda bisa memotret berkali-kali tanpa batasan. Mengambil foto tanpa batas sangat penting dalam memotret anak, mengingat setiap detik dan frame by frame gayanya bisa berbeda-beda.

2 Properti Seru
Menaklukkan anak-anak agar bisa patuh saat difoto memang menantang. Salah satu trik mendasar yang biasanya berhasil adalah membiarkan mereka memegang barang yang disukainya. Boneka, mainan, cokelat, kembang gula, lolilop atau apapun yang membuat ceria dan bersemangat akan memudahkan mereka untuk diarahkan bergaya.

3 Pencahayaan Natural
Lampu kilat membuat hasil foto tidak natural karena hanya obyeknya saja yang terang tapi latar belakangnya gelap. Lampu ini juga membuat mata si kecil silau dan malah menjadi malas difoto. Lebih baik bawa dia keluar rumah dan manfaatkan kilau cahaya matahari. Jika ingin memotret di dalam ruangan, nyalakan semua lampu agar hasil pencahayaan lebih merata dan hasil foto lebih alami.

4 Sesuaikan Angle
Tidak ada yang tampak menarik difoto dengan sudut terlalu tinggi atau terlalu rendah. Begitu pula saat Anda memotret si kecil. Untuk foto natural, ambil sudut yang sejajar dengan dia. Berlutut, berjongkok, atau tengkurap. Sudut sejajar ini juga akan memudahkan Anda mendapatkan ekspresi yang lebih jelas pada wajahnya.

5 Ajak Bercanda
Senyum lepas akan terasa jauh lebih hangat daripada senyum si kecil yang lebih mirip seringai yang dipaksakan. Kemaslah saat-saat berfoto ini menjadi momen menyenangkan bagi anak. Dapatkan senyum atau tawanya yang natural dengan mengajaknya bercanda atau menceritakan lelucon saat difoto.

6 Foto Candid
Salah satu yang menjadi daya tarik fotografi anak-anak adalah saat mereka beraksi tanpa tahu sedang difoto. Foto candid yang diambil saat si kecil sedang serius mengumpulkan kerang di pantai, meloncat-loncat di padang rumput, atau bahkan yang sederhana, seperti tidur atau sarapan dengan bibir penuh bekas susu, akan tampak menarik.

7. Selalu jatuhkan titik fokus tepat di mata, untuk bisa mendapatkan " soul " nya.

8. Usahakan angle-nya sejajar dengan tinggi anak.

9. Selalu ambil dalam format " RAW ", biar lebih mudah dalam pengeditannya, terutama untuk " White Balance " nya.

Mungkin ada lagi yang mau nambahin ?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar