Fakta dan Mitos - Setelah ebook anda jadi, langkah berikutnya yang tak kalah pentingnya adalah mempromosikan ebook anda di media sosial (blog Kompasiana, blog pribadi, facebook, twitter, google+, linked In dll).
Karena apalah artinya ebook dengan konten yang berbobot, judul yang menjual dan desain yang menawan, jika tak ada yang membeli karena cara promosi dan pemasarannya tidak tepat.
Karena apa yang saya tulis ini berdasarkan pengalaman pribadi, maka saya akan banyak menggunakan contoh apa yang saya lakukan ketika mempromosikan dan memasarkan ebook. Saya sendiri belum merasa berhasil memasarkan ebook. Apa yang saya sampaikan di sini hanya sekedar panduan. Silakan anda modifikasi dan kembangkan sendiri agar anda lebih sukses memasarkan ebook anda sendiri.
Oke deh, langsung saja saya akan jelaskan langkah-langkahnya, bagaimana mempromosikan ebook di media sosial :
1. Menentukan siapa konsumen ebook anda.
Walaupun anda bukan ahli promosi dan marketing, tentunya anda tahu dong, untuk siapa ebook anda dibuat, siapa kira-kira yang membutuhkan dan kemungkinan akan membeli ebook anda. Untuk ebook psikologi saya Berdamai dengan Bipolar, calon pembeli ebook saya sudah jelas : penderita gangguan bipolar dan keluarganya, kativis dan praktisi kesehatan jiwa.
2. Membuat landing page/halaman penjualan
Landing page atau halaman penjualan merupakan salah satu bagian penting dalam system pemasaran ebook bahkan dalam hampir semua jenis bisnis online. Inilah halaman tempat anda mempromosikan ebook anda. Di halaman inilah anda menjelaskan apa kelebihan, keunikan dan keunggulan ebook anda dan apa saja manfaat yang akan diperoleh pembaca ebook anda. Saking pentingnya landing page sampai ada seorang blogger senior yang mengatakan, Landing page yang menawan itu, jangankan manusia, kuda pun bisa klepek-klepek dibuatnya (blogger kok disamakan dengan kuda! Ada-ada saja). Sebagai langkah awal, anda bisa melihat-lihat landing page milik orang lain yang menurut anda cukup berhasil menggaet pembeli. Lalu coba anda membuat sendiri landing page untuk ebook anda.
3. Menentukan tempat promosi yang tepat.
Setelah mengetahui target atau konsumen ebook anda dan membuat landing page yang menawan, selanjutnya anda tinggal menentukan tempat untuk mempromosikan dan memasarkan ebook anda. Seperti judul artikel ini bahwa kita akan memasarkan ebook di media sosial yaitu : email, blog, forum dan situs jejaring sosial. Tempat pertama untuk mempromosikan ebook anda adalah blog anda. Ebook anda kan disusun dari posting blog. Dan pastinya blog anda sudah punya pengunjung tetap dan pengunjung yang hanya sesekali mampir. Mereka mengunjungi blog anda karena menyukai tema yang dibahas di blog atau punya kesamaan minat dan hoby dengan anda. Anda bisa membuat satu halaman promosi lengkap ebook anda di blog. Selain di halaman utama blog (landing page), anda juga bisa menempatkan banner promosi ebook di tempat yang paling mudah dilihat di blog anda. Bisa di bagian atas blog (disarankan), di sidebar atau di bagian bawah posting blog. Selain di blog pribadi, anda juga bisa mempromosikan ebook anda di blog komunitas seperti Kompasiana, blog Detik dan situs jejaring sosial seperti facebook , twitter, google, linked In dll. Di facebook anda bisa promosi di grup atau halaman facebook yang anda sukai dan topiknya sama dengan topik ebook anda.
4. Membuat kalimat promosi yang memikat.
Setelah media promosi yang tepat, langkah selanjutnya adalah membuat kalimat promosi yang menarik, memikat dan membuat orang penasaran untuk membuka link halaman penjualan dan membacanya. Sebagus apa pun tampilan dan konten ebook anda, jika kalimat promosi anda tak menarik dan memikat, pembaca tak akan melirik penawaran anda. Tapi harus diingat juga, jangan membuat kalimat promosi yang berlebihan, terlalu bombastis dan tidak sesuai dengan isi ebooknya, apalagi sampai membohongi calon konsumen. Jika itu yang anda lakukan, anda tak akan mendapatkan apa-apa, karena pada saatnya konsumen akan tahu kebohongan anda dan orang tak akan percaya lagi pada anda. Buatlah kalimat promosi yang simpel, mewakili isi ebook namun terlihat dominan dan membuat orang penasaran untuk mengetahui lebih banyak tentang ebook anda Promosi yang santun dan beretika. Di dunia maya maupun di dunia nyata kita tetap harus menjaga etika dan nilai-nilai kesopanan. Jangan pernah melakukan Spam, karena anda tak akan menjadi pemasar yang sukses dengan cara-cara yang tidak beretika. Itu sama saja dengan merusak reputasi anda sendiri di ranah maya. Sampaikan dengan jujur dan realistis tentang kelebihan-kelebihan ebook anda. Jika anda melebih-lebihkan kehebatan ebook anda dan tidak sesuai dengan kenyataannya, hal itu akan mengecewakan pembeli ebook anda. Apabila itu yang terjadi, alih-alih mereka mau mempromosikan ebook anda kepada orang lain, yang ada mereka tak akan mau lagi membeli ebook anda.
5. Mempermudah proses transaksinya.
Setelah konsumen membaca halaman promosi ebook, dia mulai tertarik dan berniat untuk membeli ebook anda. Sepertinya sudah bisa dipastikan 99% mereka akan segera membeli ebook anda. Jangan salah, bisa saja mereka mengurungkan niatnya dan membatalkan membeli ebook. Mengapa? Karena ketika melihat proses transaksinya terkesan ribet dan berbelit, sangat mungkin mereka malas dan akhirnya memutuskan untuk membatalkan membeli ebook anda. Jadi, buatlah proses transaksinya semudah dan sesimpel mungkin, agar calon pembeli tak perlu mengernyitkan dahi ketika membaca cara pembayaran dan pengiriman ebooknya. Beberapa diantara pembeli ebook saya biasanya tanya via telepon atau sms, sepertinya untuk memastikan, bagaimana cara mereka bisa membeli ebook saya. Biasanya langsung saya jelaskan kepada mereka begini, Anda tinggal transfer sesuai harga ebook yang dipesan. Setelah transfer, konfirmasi pembayaran via sms sekalian lampirkan alamat email untuk mengirim ebook. Setelah sms konfirmasi masuk dan pengecekan transfer, maka ebook akan segera saya kirim. Jadi proses transaksinya mudah, simpel dan cepat. Setelah ebook dikirim via email, saya sampaikan sms pemberitahuan. Transaksi selesai.
6. Memberi nilai tambah ebook anda.
Setelah ebook anda dipromosikan di media sosial, selanjutnya anda tinggal menunggu pesanan ebook dari pembeli via email, telepon, BBM, facebook atau twitter. Sudah selesaikah tugas anda memasarkan ebook? Belum! Anda harus memberi nilai tambah pada ebook anda sebagai bentuk layanan purna jual kepada konsumen. Anda harus lebih aktif di media sosial. Di blog anda konsisten menulis topik-topik yang terkait dengan materi ebook anda. Di grup-grup facebook tempat anda mempromosikan ebook, anda juga harus lebih rajin memberikan informasi terkait materi ebook anda. Memberi saran dan masukan kepada anggota grup seputar masalah-masalah yang mereka hadapi. Apakah masalah itu ada kaitan langsung dengan ebook anda atau tidak. Intinya, anda harus memberi dulu sebelum menerima. Setelah anda menerima anda juga harus memberi lebih banyak dan lebih banyak lagi. Inilah yang saya maksud layanan purna jual untuk konsumen ebook anda. Apa manfaatnya layanan purna jual untuk pemasaran ebook anda? Kepuasan pelanggan itu penting. Karena ketika mereka merasa puas dengan layanan dan produk anda, tanpa diminta mereka akan dengan senang hati merekomendasikan produk anda kepada orang lain. Pembeli ebook anda akan menjadi marketing yang ikut mempromosikan ebook anda. Luar biasa bukan? Jangan salah promosi dari mulut-kemulut gak kalah dahsyat dengan iklan.
7. Memberi pelayanan terbaik kepada konsumen.
Ketika pesanan ebook sudah mulai anda terima dan rupiah sudah mulai mengalir ke rekening anda, saatnya memberi pelayanan terbaik kepada pembeli ebook anda. Permudah proses transaksinya dan jaga komunikasi yang baik dengan mereka. Kirim secepat mungkin ebook yang sudah dipesan. Beritahu mereka kontak anda jika mereka menemui masalah dengan materi ebook anda. Agar mereka tahu bagaimana dan kemana mereka bisa menghubungi anda ketika ada yang ingin ditanyakan seputar ebook anda. Misalnya anda bisa dihubungi melalui telepon, sms, BBM, email atau akun facebook dan twitter anda. Segera tanggapi dan atasi jika ada keluhan dari mereka.
Itulah 7 langkah mudah memasarkan ebook. Setelah membaca artikel di atas dan artikel sebelumnya 7 Langkah Mudah Menyusun eBook dari Posting Blog , bagaimana menurut anda, sulit ataukah mudah membuat ebook dan memasarkannya? Jawabannya mungkin ada yang bilang sulit, tidak terlalu sulit, biasa-biasa saja atau malah mudah.
Tapi, saya percaya, anda adalah para penulis handal yang sudah sangat menguasai bidang yang ditekuninya. Bukan hanya itu, kelebihan anda sebagai seorang blogger adalah menguasai teknik menulis yang efektif dan efisien, karena anda terbiasa menulis suatu topik dengan tulisan yang singkat dan padat namun menarik. Dan untuk mengubah tulisan-tulisan itu menjadi sebuah ebook, bukan hal yang sulit bagi anda.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar