Cari Blog Ini

Rabu, 18 Desember 2013

8 Penyebab Ejakulasi Retrograde

Fakta dan Mitos - KESEHATAN penis akan membuat ejakulasi lebih klimaks. Sebaliknya, bila kesehatan penis atau kesehatan tubuh diabaikan kondisi itu bisa menyebabkan ejakulasi retrograde. Apakah itu?

Ejakulasi ialah mengeluarkan air mani dari uretra ( bagian dalam penis) saat seorang pria sedang orgasme. Biasanya, ejakulasi akan mendorong air mani keluar dari ujung penis. Kondisi itu bisa terjadi karena bagian sphincter di pintu masuk kandung kemih (leher kandung kemih) menutup pembukaan ke kandung kemih dan mencegah air mani masuk.

Sementara itu, ejakulasi retrograde adalah saat pria mengalami orgasme air mani malah berjalan mundur ke kandung kemih. Hal itu terjadi karena katup pada leher kandung kemih tak berfungsi secara normal. Sehingga memungkinkan seluruh atau sebagian dari air mani berjalan mundur (retrograde) ke dalam kandung kemih saat ejakulasi. Alhasil, saat orgasme, pria akan mengeluarkan hanya sedikit air mani atau tak sama sekali.

Ejakulasi retrograde jarang terjadi pada pria, dan saat terjadi air mani yang keluar bisa hanya sebagian atau seluruhnya. Air mani masuk ke dalam kandung atau saat bercampur dengan urin itu tak berbahaya, karena saat seseorang buang air kecil secara otomatis air mani akan keluar.

Lebih dalam, ejakulasi retrograde terjadi pada seseorang bisa disebabkan berbagai hal. Berikut penyebabnya, seperti dilansir Healthmeup :

1. Diabetes.

2. Beberapa jenis obat.

3. Obat untuk tekanan darah tinggi.

4. Beberapa obat pengubah suasana hati, seperti fluoxetine, sertraline, chlorpromazine, thioridazine dan risperidone.

5. Obat untuk prostat, seperti tamsulosin atau alfuzosin.

6. Operasi panggul, yang menyebabkan kerusakan langsung dan tak langsung panggul saraf.

7. Cedera atau bekas operasi tulang belakang bagian bawah.

8. Kerusakan saraf yang disebabkan oleh penyakit medis. Misalnya saja multiple sclerosis.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar