Fakta dan Mitos - Jambret, ya jambret, mungkin tipe pencurian yang agak brutal karena pelaku jambret mungkin agak sadis langsung ke korbannya. Tapi bagaimanapun pencurian dalam bentuk apapun selalu merugikan korbannya. Akhir-akhir ini marak sekali berita tentang jambret yang terjadi, baik di tempat umum maupun di tempat sepi sekalipun, terutama bagi sista. Pelaku jambret biasanya mengincar barang-barang yang mudah dibawa kabur seperti hp, dompet, tas, tablet, dan sebagainya.
Pada kali ini saya bakal memberitahu sedikit tips menghindari jambret. Sebenernya gak cuma berguna buat jambret aja sih, bisa juga copet, pembiusan, hipnotis, dll. HATI-HATI saat berada di terminal bus, stasiun kereta, ataupun tempat perhentian kendaraan umum lainnya. Bukan rahasia lagi, lokasi-lokasi itu rawan kejahatan jalanan seperti pencopetan, pemerasan (pemalakan) serta penipuan.
1. Tampil sederhana
Yup, biasanya pelaku jambret mengincar korban yang berpenampilan glamour atau nyentrik. Sebisa mungkin gunakan pakaian yang sederhana bila mengunjungi tempat-tempat umum yang ramai. Jangan gunakan high heels 10 cm karena nyentrik tapi juga tentu akan sulit digunakan atau bisa juga bila ingin 'bermain' dengan jambret, yaitu pakai pakaian nyentrik tapi dalemnya gak bawa apa-apa, ya lumayanlah buat pamer.
2. Miliki peta kota atau kawasan di mana terminal itu berada
Bila agan sista kurang mengetahui POI yang akan dituju, alangkah baiknya agan sista membawa peta yang bersi informasi lengkap dan mendetail, karena tentu akan sangat membantu.
3. Jika tak tahu tujuan, bertanyalah kepada petugas resmi seperti polisi atau petugas Dinas Perhubungan.
Tak salah juga jika anda bertanya pada penjaga warung makan atau kios. Usahakan jangan bertanya kepada orang-orang pinggir jalan yang gak jelas. Bukannya dikasih petunjuk, agan sista nanti malah dikasih info sesat yang akhirnya hanya merugikan agan sista.
4. Jika agan sista masih melanjutkan perjalanan ke kota lain dengan bus, belilah tiket pada loket penjualan tiket bus resmi.
Hindari tawaran-tawaran tiket gelap ataupun calo yang berkeliaran. Apabila tiket bus resmi habis, kalau bisa jangan diusahakan mencari pada tanggal yang sama, belilah pada tanggal yang tersedia.
5. Saat naik bus malam, biasakan berangkat dari terminal resmi bus tersebut. Jika terpaksa naik di terminal umum, datanglah lebih awal.
Ini bertujuan untuk mencegah hal-hal buruk yang mungkin terjadi bila kita terburu-buru, entah salah bus ataupun hal-hal lain yang tidak diketahui.
6. Bus yang kosong atau sesak sama bahayanya.
Dua kondisi itu ideal bagi pencopet. Mereka biasa bergerombol, tiga sampai lima orang. Hindari bus yang kosong/sesak, bus yang kosong tentu sangat memudahkan aksi sang eksekutor. Kebanyakan orang justru tidak berani menolong apabila anda terkena aksi tersebut, dan juga hindari yang terlalu sesak karena kita tidak akan merasakan bila ada sesuatu karena tertutup oleh hiruk pikuknya penumpang.
7. Waspada saat naik atau turun dari bus yang sesak.
Agan sis harus waspada jika naik/turun di bus yang sesak, karena ini merupakan titik rawan, dan penjambret bisa saja dengan mudah membawa lari barang milik agan sista.
8. Agar terhindar dari pembiusan, jangan menerima minuman atau makanan yang ditawarkan orang yang baru agan sista kenal di kawasan terminal.
Nah ini yang agak penting, jangan pernah sekali-kali agan sis menerima makanan/minuman dari orang yang gak dikenal, mungkin dari luar niatnya baik, tapi dalemnya ampun deh bila agan sista menerima dan memakan/meminumnya, bisa-bisa pas agan sista bangun dari bius, cuman tersisa baju yang nempel di badan doang.
9. Dompet sebaiknya jangan ditaruh di saku.
Simpan uang secukupnya saja di saku baju depan. Buat agan yang suka naro dompet nih, jangan taro di saku belakang diusahakan, karena lebih mudah menjadi objek pencopet/penjambretan, kalau bisa sih taro di saku celana samping saja.
10. Jangan mengejar sendirian pelaku penjambretan, usahakan bawa aparat/keamanan.
Menurut ane sih jangan ngejar sendiri pelaku penjambretan, usahakan bawa aparat/keamanan untuk ikut mengejar. Karena apabila kita mengejar sendiri, bisa-bisa kita malah terbawa ke lingkungan komplotan penjambret yang mungkin dapat berakibat lebih fatal.
11. Jangan pernah mau diajak pergi kemanapun oleh orang yang tak dikenal.
Kalo ini sih udah jelas lah ya. Jangan pernah mau diajak kemanapun oleh orang yang tak dikenal di tempat yang juga tak dikenal. Karena begitu masuk ke dalam trap si penjahat, just let it flow.
Bagaimana jika kita dalam situasi penjambretan?
Jangan panik, teriak saja supaya lingkungan sekitar dapat mendengar dan ingat, pelaku penjambretan mungkin tidak hanya satu orang. Apabila ketika agan sista hendak teriak tetapi ada yang langsung berkata jangan teriak, mau saya bantu kejar?" Itu bohong, karena itu hanya berusaha mengalihkan supaya lingkungan sekitar tidak sadar dan sesungguhnya orang yang berkata tersebut juga merupakan anggota komplotan tersebut.
Sekian artikel dari ane, semoga berguna bagi agan sista sekalian dan dapat meningkatkan kewaspadaan kita semua, bagi yang mau menambahkan ataupun kasih cerita juga sangat diperbolehkan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar