Cari Blog Ini

Rabu, 23 Oktober 2013

Hal yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Wisuda

Fakta dan Mitos - Sebelum mengambil pilihan tersebut ada baiknya dipertimbangkan hal-hal sebagai berikut :

1. Bidang studi selama kuliah
Ini menjadi pertimbangan pertama karena untuk apa kuliah mahal-mahal bila profesi yang dijalani nantinya tidak ada hubungannya dengan bidang studi saat kuliah. Sebaiknya mengambil pilihan hidup yang tidak jauh dari bidang studi yang ditekuni agar ilmu yang diperoleh tidak mubazir. Selain itu dengan menekuni pekerjaan yang sesuai dengan bidang studi akan menambah ilmu dan wawasan yang memperkaya bidang studi tersebut. Namun bila memang tidak cocok, silakan mengambil pertimbangan berikutnya.

2. Kata hati dan hobi atau kesukaan
Ikuti kata hatimu, begitu kata pepatah. Ambillah pilihan hidup yang sesuai dengan kata hatimu karena bekerja atau berusaha yang bertentangan dengan kata hati akan merusak suasana dan mengurangi etos kerja nantinya. Kata hati bisa dilihat dari hobi atau kesukaan kita terhadap sesuatu. Misalnya hobi menggambar, maka pekerjaan yang dipilih adalah menjadi desainer suatu produk atau pembuat komik pada perusahaan penerbitan. Jalanilah profesi yang sesuai dengan kata hati atau kesukaan karena kita akan menikmati pekerjaan itu tanpa pamrih dan malah akan menghasilkan karya hebat. Demikian pula bila kita ingin berwirausaha, pilihlah bidang usaha yang sesuai dengan hobi atau kesukaan namun tetap memiliki pangsa pasar yang tinggi.

3. kondisi diri sendiri dan lingkungan
Sebelum menentukan pilihan, sebaiknya lihat kondisi diri sendiri dan lingkungan sekitar, terutama kondisi mental dan modal. Bila memiliki modal cukup atau keberanian tinggi, pilihan menjadi pengusaha lebih cocok ketimbang jadi karyawan. Namun bila lingkungan kita pegawai dan modal tidak cukup serta tidak memiliki nyali besar, lebih baik jadi karyawan yang relatif nyaman dan memperoleh penghasilan tetap. Lingkungan sekitar terutama keluarga sangat berpengaruh terhadap pilihan yang akan kita ambil. Persetujuan atau restu orang tua merupakan kunci utama untuk melangkah lebih jauh terhadap pilihan yang akan diambil.

4. Sifat atau karakter diri
Karakter pemberani atau punya nyali tinggi (risk taker) serta tidak ingin diatur hidupnya lebih pas jadi pengusaha ketimbang karyawan, karena pasti akan timbul konflik jika memiliki kehendak yang bertentangan dengan keinginan pimpinan atau aturan dalam perusahaan. Sebaliknya bila karakternya lebih lembut, supel, atau tidak mudah tersinggung serta nrimo, lebih cocok jadi karyawan karena lebih nyaman dan damai hidupnya ketimbang jadi pengusaha. Cobalah berkaca diri dulu sebelum menentukan pilihan, apakah karakter Anda cocok untuk menjadi karyawan, profesional, atau pengusaha.

Inilah sekedar pertimbangan bagi para calon wisudawan yang akan melepas masa kuliahnya menuju masa depan yang masih tanda tanya.

Semoga tidak salah dalam memilih jalan hidup agar tercapai cita-cita di masa depan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar