Fakta dan Mitos - Mempunyai hobi dan sangat ahli terkait dengan hobi tersebut, apalagi hobi yang bermanfaat dan dibutuhkan orang lain dapat menjadi sumber penghasilan yang menjanjikan masa depan sejahtera. Namun kadang-kadang pemilik hobi tidak tahu apa yang harus dilakukan agar hobinya bisa menghasilkan uang terus menerus dan menjadi bisnis yang menguntungkan.
Salahsatu masalah utama adalah kesulitan memasarkan produk yang dihasilkan dari hobi. Konsumen yang didapatkan seringkali hanya terbatas di kalangan teman, saudara dan lingkungan sekitar yang kadangkala (maaf) membeli karena kasihan. Tentu kita tidak mau terus menerus seperti ini dan ingin melangkah maju agar dengan hobi dapat membuat menjadi mandiri dan sejahtera.
Para pelaku usaha yang berasal dari hobi dapat memanfaatkan teknologi komunikasi seperti internet untuk mempromosikan hobi. Internet adalah dunia yang sangat luas yang bisa menjangkau berbagai kalangan dan wilayah. Apalagi jaman sekarang ini internet telah menjadi kebutuhan dan menjadi satu dengan berbagai peralatan elektronik seperti telepon selular, televisi, tablet, komputer bahkan jam tangan dan kamera. Pemanfaatan internet untuk promosi antara lain sebagai berikut :
1. Membuat Blog atau website
Blog atau website dapat memanfaatkan yang gratis maupun yang berbayar. Masing-masing memiliki keunggulan dan kelemahannya. Namun untuk tahap permulaan bisa menggunakan Blog atau website gratis. Bila sudah banyak pelanggan dan frekuensi pembelinya berulang-ulang maka bisa dipertimbangkan untuk membuat website yang berbayar untuk meningkatkan citra produk yang dijual. Yang terpenting dalam membuat blog/website adalah menatanya dengan lay out, warna dan gambar yang menarik pengunjung, tidak berat dalam mengaksesnya, fokus pada manfaat produk yang ditawarkan dan tersedia ruang untuk berinteraksi seperti memberi pertanyaan, memesan atau memberi saran. Blog/website yang banyak dikunjungi juga dapat memberikan penghasilan sampingan dengan adanya iklan-iklan dari produk lain yang memanfaatkan ruang pada blog/website kita misalnya google adsense.
2. Berkunjung dan bersosialisasi pada blog/website orang lain
Setelah memiliki blog atau website, maka promosikan kepada orang lain melalui berbagai website yang kita kunjungi. Isi buku tamu website yang dikunjungi, berkomentarlah yang positif dan promosikan website dan produk dengan tidak berlebihan. Bila website yang dikunjungi juga menawarkan produk yang serupa, jangan pernah mengklaim produk kita lebih baik. Dengan demikian kita akan mendapatkan relasi dan siapa tahu saat relasi tersebut kewalahan atau tidak sempat memenuhi permintaan pelanggannya maka ia akan merekomendasikan kita sebagai relasinya.
3. Memanfaatkan situs-situs periklanan
Cukup banyak website/situs-situs khusus untuk periklanan yang bisa digunakan untuk mengiklankan produk/keahlian kita tanpa perlu membayar. Buatlah akun diberbagai situs pengiklan tersebut dan promosikan produk, namun jangan lupa untuk mengupdate iklan-iklan yang telah dibuat apabila terjadi perubahan produk ataupun produk yang ditawarkan sudah terjual/tidak tersedia.
4. Memanfaatkan Media Sosial
Media sosial dapat dimanfaatkan untuk mendapatkan pembeli/pelanggan. Buat akun diberbagai media sosial seperti Facebook, Twitter, Instagram dan sebagainya. Masing-masing media sosial yang dimiliki agar dibuat saling terkoneksi minimal dengan memberi identitas yang sama sehingga memberi kesan akun media sosial yang dibuat ditangani dengan serius dan tidak dianggap berpotensi melakukan penipuan. Perbanyak teman di media sosial, jangan pelit berinteraksi seperti mengucapkan selamat ulang tahun, selamat hari raya, melike atau meretweet. Bila ada respon atau pertanyaan terkait produk, maka segera direspon untuk menunjukkan keseriusan dalam melayanai pelanggan. Yang paling penting adalah jangan mempromosikan produk terlalu banyak dan sering karena dapat mengganggu dan dianggap sebagai spam.
5. Bergabung pada berbagai komunitas di media sosial
Cukup banyak komunitas sosial yang ada di media sosial yang berlatarkan berbagai kesamaan suatu komunitas. Mereka membentuk milis ataupun group. Ikuti beberapa milis atau group yang dinilai berpotensi mendatangkan konsumen/pelanggan. Aktiflah dimilis tersebut misalnya dengan memberikan solusi atas permasalahan yang sedang dibahas sehingga komunitas lain merasakan manfaat dari kehadiran kita. Hal ini akan mempermudah untuk memperkenalkan produk dan memasarkannya bahkan bisa mendapatkan pelanggan setia.
6. Membuat komunitas di Media Sosial
Bila bisnis mulai menunjukkan konsistensinya dengan mulai banyaknya pelanggan atau pelanggan juga ikut menjadi penjual produk kita, maka ada baiknya membuat komunitas sendiri sehingga lebih mudah dan fokus berinteraksi dengan para pelanggan. Dengan adanya komunitas ini dapat lebih cepat mengupdate informasi terbaru dan makin mudah mengetahui kebutuhan bahkan persepsi dari pelanggan yang bisa menjadi input yang berharga untuk meningkatkan kualitas dan pelayanan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar