Cari Blog Ini

Rabu, 23 Oktober 2013

5 Tips Agar Rumah Cepat Laku Dijual

Fakta dan Mitos - Ingin menjual rumah? Mengecat ulang rumah bisa menjadi pertimbangan. Saran ini bukan sekedar isapan jempol. Kenyataannya, banyak agen penjual rumah yang menyarankan pemilik rumah untuk mengecat ulang rumah yang ingin dijual. Bahkan di Amerika Serikat, seperti dilansir AOL, Jumat (18/10/2013), 94 persen agen penjual rumah merekomendasikan klien mereka untuk mengecat rumah.

Mengapa mengecat rumah begitu penting? Karena nilainya besar untuk investasi Anda. Menurut survei nasional AS, HomeGain' Prepare to Sell 2009, harga rata-rata untuk cat dinding interior adalah USD500 hingga US750. Namun hal ini meningkatkan harga rumah dengan nilai rata-rata USD1.500 hingga USD2.000.

1. Aturan Dasar
Jika ingin menjual rumah, sangat penting untuk menghilangkan semua hal yang bersifat sentuhan pribadi di dalam rumah Anda. Penggunaan palet warna-warna netral akan membantu calon pembeli membayangkan bagaimana selera pribadi mereka dapat diimplementasikan ke dalam rumah. Jika dinding rumah Anda memiliki aksen warna merah atau kamar anak Anda dindingnya warna hitam, ini jelas perlu dicat ulang. "Warna-warna beige, beige hangat, dan kuning adalah pilihan bagus untuk warna dinding dan membuat ruang terlihat lebih impersonal,” kata Maggie Hernandez, agen penjual rumah yang berpengalaman. "Wallpaper adalah kesepakatan, cat adalah teman Anda. Netralisir seluruh warna rumah, namun netral tidak berarti berwarna putih," tambahnya. Presiden Peachtree Home Staging LLC, Karen Dembsky punya pendapat berbeda. Menurutnya, masalah warna adalah hal paling penting. "Seorang penjual harus memastikan cat rumah mereka memiliki daya tarik, tidak ada kotoran, tanda, atau apapun. Jika ada, itu harus dicat ulang karena ini memberikan perasaan kepada pembeli bahwa rumah itu terawat," katanya.

2. Mengecat Dapur
Presiden Peachtree Home Staging LLC, Karen Dembsky mengatakan, warna terbaik di dapur adalah oranye, merah, dan kuning. Warna-warna itu bekerja dengan baik karena terkait makanan, tapi sangat penting untuk membuat mereka lembut, menarik, dan netral.

3. Mengecat Kamar Mandi
Warna cat di kamar mandi sebaiknya ringan, karena ruangan ini cenderung kecil, sehingga warna gelap akan membuatnya sempit. Salah satu cara untuk menanamkan warna ke dalam ruangan ini bisa melalui aksesoris, seperti sabun atau handuk. Tapi untuk dinding, sebaiknya pilih kuning terang atau tan. Anda juga bisa menggunakan salah satu warna yang ada di ubin.

4. Mengecat Kamar Tidur
Sebaiknya jauhi warna-warna terang di kamar tidur. Karena ruangan ini dipandang sebagai ‘tempat suci’, jadi pilihlah warna sangat netral, yang cocok dengan lantai dan juga kamar mandi utama (bila ada). Warna kamar tidur dan kamar mandi tidak mesti sama, tapi harus mengalir.

5. Mengecat Area Lain di Rumah
Jangan lupa untuk mengecat dinding luar dan garasi Anda. Untuk garasi bisa dipilih warna netral yang hangat seperti emas. Warna yang Sebaiknya Dihindari Anehnya, putih adalah warna yang sebaiknya dihindari. Menurut Hernandez dan Dembsky, warna putih tidak cocok digunakan jika ingin menjual rumah. "Kesalahan terbesar yang dilakukan banyak orang adalah mengecat rumah mereka seluruhnya dengan warna putih dan berpikir itu warna netral. Ini salah, karena putih adalah warna cerah," jelas Dembsky.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar