Cari Blog Ini

Selasa, 22 Oktober 2013

5 Tanda Penyakit Radang

Fakta dan Mitos - Suatu malam di ruang praktek, masuk seorang ibu dengan anaknya berumur sekitar 4 tahun, setelah duduk, sang ibu berkata : ” Dok anak saya sakit panas, kayanya radang tenggorokannya kumat”

- ” Loh koq ibu  tahu sakit radang tenggorokan” ?

- ” Habis anaknya panas, mengeluh sakit bila menelan dan nafsu makannya menurun, terus saya senter tenggorokannya kelihatan merah”.

-” Wah ibu pintar”.

Setelah tanya jawab singkat mengenai riwayat penyakitnya dan dilakukan pemeriksaan fisik , memang anaknya menderita radang tenggorokan.

Radang ( inflamasi) adalah suatu proses yang terjadi yang terjadi bila tubuh menderita sakit, terutama oleh infeksi. Semua dokter pasti hafal tanda dari radang. Pengetahuan dasar ini dipakai untuk membuat diagnosis suatu penyakit, terutama penyakit infeksi.

Ada 5 tanda radang yang baku yaitu :

1. Tumor
Bengkak atau sembab yang terjadi didaerah peradangan sehingga terjadi proses pembesaran organ yang terkena.

2. Calor
Manifestasi panas, bisa panas seluruh tubuh atau panas yang terlokalisir, misal pada perabaan suatu daerah bagian tubuh terasa hangat atau panas. Untuk panas ada beberapa pertanda yang dapat dikenali :
a) bila tangan dan kaki teraba hangat, berarti panas tubuh tidak terlalu tinggi.
b) bila badan panas tetapi tangan dan kaki teraba dingin, berarti panasnya tinggi, karena ada mekanisme kompensasi tubuh bila panas tinggi, terjadi pengecilan pembuluh darah di tangan dan kaki agar aliran darah lebih efektif digunakan untuk organ vital yaitu otak, jantung, paru dan ginjal. Keadaan ini biasanya akan diikuti menggigil seperti kedinginan.

3. Dolor
Rasa sakit didaerah peradangan, misal tenggorokan, sendi, gusi dsb.

4. Rubor
Tanda kemerahan didaerah peradangan akibat pendarahan yang bertambah.

5. Fungsio laesa
Gangguan fungsi didaerah peradangan misal pada peradangan tenggorokan menyebabkan nafsu makan menurun, peradangan daerah hidung menyebabkan produksi lendir berlebihan (pilek).

Makin banyak tanda radang yang didapat, makin kuat diagnosis proses peradangan tadi. Sebagai contoh yang bisa kita dapatkan se hari- hari adalah seperti kasus diatas, misal anak panas, nyeri telan dan nafsu makan menurun.

Pada keluhan ini ada 3 tanda radang, yaitu 1 panas atau calor, 2 nyeri telan atau dolor dan 3 gangguan fungsi atau fungsio laesa yang bermanifestasi dengan nafsu makan yang menurun. Apabila anda punya senter dan sendok, maka anda bisa melakukan pemeriksaan seperti ibu tadi yaitu menyuruh anak anda membuka mulut dan mengucapkan huruf A…..panjang , dengan cara ini pangkal lidah akan turun dan pangkal langit langit akan terangkat sehingga anda dapat lebih leluasa melihat tenggorokan dengan memakai senter. Pada pemeriksaan dengan lampu senter akan terlihat tenggorokan merah akibat gambaran pembuluh darah (rubor) dan daerah tenggorokan tampak sembab (tumor), atau bila kebetulan amandel besar, akan tampak amandel merah akibat gambaran pembulug darah yang melebar dan sembab. Lengkap sudah tanda tanda radang pada kasus ini : tumor, calor, dolor, rubor dan fungsio laesa.

Perlu diketahui bahwa pada dasarnya bila tubuh terkena radang ataupun bila terkena infeksi, akan terjadi proses tubuh untuk mencoba menyembuhkan sendiri, misal infeksi, maka tubuh akan mencoba memakan bakteri atau virus yang masuk oleh sel darah putih serta membuat zat kebal (antibodi) untuk melawan penyakitnya. Apabila ” peperangan ” ini dimenangkan tubuh kita, maka tubuh berangsur menjadi sembuh dan sehat, tetapi bila ” kalah berperang” maka penyakit yang semula ringan lama-lama menjadi penyakit yang berat dan berbahaya.

Radang tenggorokan merupakan penyakit yang tergolong ringan, tetapi bila daya tahan tubuh menurun, bisa merambat keatas sampai hidung dan bisa juga merambat sampai mata sehingga terjadi radang kelopak mata dan seterusnya. Bila kesamping bisa menyebabkan radang telinga tengah, bila kebawah bisa ke saluran nafas yang akhirnya bisa menyebabkan radang paru yang berbahaya atau ke saluran cerna menyebabkan diare.

Kenali tanda radang pada anak anda atau keluarga anda, jangan sampai terlalu lama ” membiarkan” gejala radang karena dari penyakit ringan , bila daya tahan tubuh makin menurun akan bisa menyebabkan penyakit yang serius, ” penyakit koq dipiara”

Salam sehat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar