Cari Blog Ini

Senin, 07 Oktober 2013

2 Penyebab Dapur Anda Sering Bocor

Fakta dan Mitos - Penyebab dapur sering bocor ada beberapa faktor :

A. BOCOR PADA SALURAN AIR BERSIH
1. Pada sambungan top table granit terhadap plint belakang top table granit (10cm) biasanya tidak terpasang dengan baik. Biasanya lem sealent/silicon (karet) tidak benar saat menyambung.
* Solusi : jika hal ini sudah terjadi, maka Lem Kembali dari luar (sudut) luar permukaan antara top table terhadap Plint dengan sealent/silicon.
2. Lobang dudukan KRAN pada top table tidak presisi, sehingga dimungkinkan ada celah. Sebenarnya hal ini sudah wajar, namun jika pada saat setting kran baiknya diperkuat dengan karet atau lem sealen/silicon.
* Solusi : Kencangkan kembali baud kran atas dan bawah kran dengan benar, kemudian supaya lebih yakin di lem sealent/silicon akan lebih baik.
3. Jenis dan MERK kran sangat berpengaruh dalam meminimalisasi kebocoran dapur.
* Solusi : Pilihlah Kran yang baik. Kran yang baik dan berkwalitas tentunya harga lebih mahal. Namun demikian, menurut hemat kami lebih baik mahal di depan daripada akan mahal bertubi-tubi di belakang hari.
4. Sambungan selang flexible saluran menuju kran biasanya tidak presisi pada saat setting (Seal tape) tidak presisi/padat. (ini biasanya untuk jenis posisi kran yang terletak di atas meja).
* Solusi : Cek kembali baud sambungan (dibuka) dan disambung kembali, namun sebelumnya di seal tape terlebih dahulusupaya tidak terjadi celah masuknya air.
5. Tidak dibuatkan stop kran pada saluran menuju kran.
* Solusi : Buatkan Stop kran di bawah/dalam cabinet kitchen set . Hal ini bertujuan untuk mengontrol debit air yang masuk ke dalam kran. Tentunya dibuat yang lebih baik dan kuat

B. BOCOR PADA SALURAN AIR BUANGAN
1. Main Hole pada Zink/Bak Cuci terdapat karet. Dimungkinkan karet tersebut tidak kencang/presisi.
* Solusi : Cek kembali karet dengan mengencangkan drat main hole (drat baud). Akan lebih baik jika dibantu dengan lem sealent/silicon. Jika terpaksa masih bocor, mungkin akan lebih baik dicarikan kembali dengan main hole yang baru dan dengan merek zink/bak cuci yang sama
2. Sambungan leher pada kepala main hole selang spiral longgar/tidak kencang terhadap BOTOM HOLE zink bak cuci.
* Solusi : Cek kembali dengan mengencangkan. Akan lebih baik jika dibantu dengan lem sealent/silicon.
3. Tidak terdapat /rusaknya filter (saringan) utama pada main hole zink, sehingga memungkinkan bekas makanan pada saat dicuci terbawa ke dalam lobang buangan di bawah pralon lantai sehingga semakin lama mengendap dan mengakibatkan mampet.
* Solusi : Buatkan FILTER BOX di dalam kabinet kitchen set. Biasanya terbuat dari stainless steel, dan kontruksi desainya mirip dengan septic tank.
4. Posisi perletakan paralon buangan terakhir kedudukanya tidak pada lantai, melainkan pada dinding. Sering ditemui beberapa kasus lobang buangan paralon akhir terdapat pada dinding. (dari lantai biasanya 40 cm).
* Solusi : buatlah lobang buangan akhir pada lantai (dasar), karena akan lebih aman dan mudah pada saat perawatan dikemudian hari.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar