Cari Blog Ini

Rabu, 16 Oktober 2013

11 Penyebab dari Gangguan Penglihatan

Fakta dan Mitos - KEBUTAAN sedianya tak hanya dipengaruhi faktor genetika. Realitanya, seiring dengan gaya hidup modern yang dianut masyarakat, kebutaan juga disebabkan perubahan gaya hidup dan penyakit.

Ya, penyebab utama lain yang menyebabkan kebutaan dan gangguan penglihatan bisa disebabkan penyakit atau perubahan gaya hidup buruk yang kita lakukan. Oleh karenanya, belajar lebih banyak tentang penyebab kebutaan jadi kunci penting untuk mencegah risiko itu.

Guna mengetahui lebih mendalam apa sajakah penyakit dan kebiasaan gaya hidup itu. Di bawah ini ada penjelasan kedua hal itu untuk kita bisa sikapi dengan bijak. Berikut ulasannya, seperti dilansir Healthmeup :

1. Merokok
Kebiasaan merokok atau menyesap nikotin pada jangka panjang menempatkan seseorang pada risiko lebih tinggi terkan penyakit mata, termasuk kehilangan mata secara keseluruhan. Selain itu, pecandu rokok juga bisa mengembakan katarak, nueropati optik, dan degenerasi makula terkait usia.

2. Kehamilan
Komplikasi selam kehamilan juga bisa menyebabkan kebutaan pada anak.

3. Genetika
Albinisme merupakan kelainan genetik yang bisa menyebabkan kehilangan penglihatan.

4. Katarak
Persoalan mata memengaruhi rata-rata para orang tua, dimana katarak merupakan penyebab gangguan penglihatannya. Bila Anda mengalami pendangan kabur, penglihatan ganda atau kurang bisa melihat secara leluasa di malam hari, segeralah memeriksa mata Anda untuk mengetahui apakah Anda mengalami gejala katarak atau tidak.

5. Glaukoma
Pada saat orang-orang menyadari bahwa mereka kehilangan visi, sebagian besar hal itu disebabkan karena kerusakan. Oleh karenanya, periksalah mata secara berkala agar bisa mencegah terjadinya gangguan pada mata, termasuk glaukoma.

6. Makula degenerasi
Degenerasi makula merupakan penyebab utama kebutaan pada orang di atas umur 50 tahun di seluruh dunia. Umumnya, kondisi itu dipicu karena faktor bertambahnya umur seseorang. Penyakit ini sendiri menghancurkan makula, sebuah area kecil di retina yang bertanggung jawab untuk pengl Iihatan sentral manusia.

7. Diabetic retinopathy
Dr. Jaggi Shalini dari Rumah Sakit Aksi Diabetes mengatakan, "Gula darah tidak terkontrol yang sudah berkepanjangan menghasilkan perubahan dalam pembuluh darah di seluruh tubuh. Kerusakan yang terjadi pada pembuluh darah retina disebut retinopati diabetik. Kondisi adalah komplikasi mikrovaskuler diabetes, yang jika tidak terdiagnosis dan diobati sejak dini, bisa menyebabkan kebutaan."

8. Trachoma
Menurut Wikipedia , trachoma adalah penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Chlamydia trachomatis , yang menghasilkan permukaan dalam kelopak mata menjadi kasar. Sehingga membuat penglihatan seseorang terganggu.

9. Kekurangan vitamin A juga bisa menyebabkan kehilangan penglihatan pada seseorang. Oleh karena itu, perbanyak konsumsi yang tinggia akan vitamin A agar bisa mencegah risiko itu. Contoh makanan yang mengandung asupan antara lain seperti pepaya, pisang, wortel, bayam dan lain lain.

10. Penyakit radang pada mata (okular inflamasi)
Seseorang yang mengalami peradangan pada lapisan tengah di mata disebut uvea, dimana peradangan itu terdiri dari pada pembuluh darah dan bertanggung jawab untuk memberi "makan" mata. Penyebab penyakit okular. Inflamasi disebabkan infeksi ataupun gangguan inflamasi.

11. Penyakit pembuluh darah yang memengaruhi retina atau saraf optik seperti stroke. Kondisi ini adalah beberapa penyebab utama kebutaan dan gangguan penglihatan yang memengaruhi seseorang tergantung usia dan kesehatan fisiknya. Pemeriksaan secara teratur adalah metode terbaik untuk memerintah menghindari kebutaan dan gangguan penglihatan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar