Fakta dan Mitos - Rabu kemarin berdasarkan blog resmi, twitter meluncurkan layanan pemberitahuan darurat yang disampaikan oleh pemerintah atau organisasi-organisasi yang kredibel dan telah bekerjasama dengan media sosial berlogo burung ini untuk menyampaikan pesan darurat kepada pengguna layanan ini.
Pengguna yang mendaftar untuk layanan ini bernama Twitter Alerts akan menerima “informasi penting” melalui pesan teks atau mendorong pemberitahuan ketika sebuah organisasi menandai tweet sebagai “peringatan,”
Twitter Alerts tentu saja akan memiliki manfaat lebih bagi pengguna layanan ini untuk mendapatkan informasi-informasi penting pada situasi dan kondisi darurat atau bencana alam, terutama disaat pengguna tidak dapat mengakses dari sumber-sumber komunikasi lainnya.
Lebih dari 60 organisasi dunia sudah mendaftar untuk sistem baru ini, termasuk termasuk departemen manajemen darurat Louisiana, Florida, New York dan Colorado serta Palang Merah Amerika dan FEMA, kata Twitter. Organisasi internasional seperti Organisasi Kesehatan Dunia dan Departemen Kepolisian Metropolitan Tokyo telah mendaftar.
Pesan-pesan darurat yang masuk tentu saja bisa diatur sesuai kehendak pengguna, sesuai kebutuhan pengguna akan informasi yang datang dari organisasi atau pemerintah. Artinya pengguna twitter Indonesia tentu saja hanya akan menerima pesan darurat dari organisasi yang berada di Indoseia sesuai kehendak pengguna.
Belum ada keterangan resmi departemen atau organisasi mana saja di Indonesia yang sudah mendaftar untuk sistem baru ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar