Fakta dan Mitos - Minuman beralkohol bagi sebagian orang dianggap sebagai minuman dewa karena nikmat rasanya membuat tubuh menjadi hangat serta nyaman. Bagi agama tertentu seperti Islam misalnya minuman memabukkan ini jelas hukumnya diharamkan karena banyak mudharatnya. Kenyataannya orang tidak memperdulikan fatwa tersebut, justru semakin banyak orang yang mengkonsumsinya dalam jumlah besar setiap hari. Aturan yang tidak tegas dalam peredaran alkohol dimasyarakat menyebabkan para calon pembeli dapat dengan mudah mendapatkan berbagai minuman yang mengandung alkohol.
Beberapa waktu lalu saya menjumpai pasien yang mengalami keracunan alkohol hingga menyebabkan kebutaan permanen pada matanya dan juga pasien yang mengalami kerusakan hati/liver akibat kebiasaannya minum alkohol.
Sedikit info bahwa minuman beralkohol adalah minuman yang mengandung Etanol yang merupakan senyawa psikoaktif (senyawa yang dapat mengubah cara kerja pusat sistem syaraf) sehingga mengkonsumsinya secara berlebih dapat menyebabkan ketergantungan hingga mengalami penurunan kesadaran.
Berikut ini kami sajikan beberapa informasi seputar alkohol, mengenai dampak negatife penggunaan alkohol bagi kehidupan, terutama mereka yang mengalami ketergantungan alkohol.
Kelompok utama peminum alkohol?
Kelompok I : ”peminum ringan” konsumsi antara 0,28 s/d 5,9 gram atau sama dengan minum 1 botol bir atu kurang.
Kelompok II : ”peminum menengah” konsumsi antara 6,2 s/d 27,7 gram alkohol atau sama dengan minum antara 1 s/d 4 botol bir per hari.
Kelompok III : “peminum berat” konsumsi lebih dari 28 gram alkohol  atau lebih dari 4 botol bir sehari.
Faktor resiko kecanduan alkohol?
1. Kebiasaan minum alkohol teratur setiap hari menyebabkan seseorang semakin sulit lepas dari pengaruh minuman tersebut.
2. Semakin muda usia seseorang mengenal dan minum alkohol semakin sulit orang tersebut lepas dari ketergantungan alkohol.
3. Riwayat keluarga peminum alcohol akan meningkatkan kemungkinan seseorang mengalami kecanduan alkohol.
4. Masalah dan persoalan yang menyebabkan seseorang mengalami gangguan kesehatan mental seperti kecemasan, depresi atau gangguan bipolar.
5. Faktor-faktor sosial dan lifestyle (pengaruh dari teman dan
pergaulan).
Efek kecanduan alkohol bagi kehidupan sosial ?
1. Meningkatkan angka kecelakaan kendaraan bermotor dijalan raya.
2. Menimbulkan masalah keluarga (mengganggu keharmonisan hubungan suami, istri dan anak).
3. Tidak dapat fokus dalam pekerjaan dan sekolah.
4. Pemicu seseorang berbuat kriminal dan melawan hukum.
5. Menjadi lebih mudah terjerumus pada narkoba dan obat-obatan terlarang.
6. Menyebabkan berbagai jenis penyakit berbahaya dan mematikan.
Efek jangka pendek kecanduan alcohol ?
1. Bicara ngelantur/tidak fokus.
2. Mudah mengantuk.
3. Muntah-muntah.
4. Sakit kepala hebat.
5. Mencret/diare.
6. Sesak nafas.
7. Penurunan persepsi dan koordinasi.
8. Kehilangan ingatan (memori) sementara.
Efek jangka panjang kecanduan alkohol ?
1. Penyakit hati/liver
Seseorang pecandu alkohol akan mengalami kerusakan hati (peradangan/hepatitis) sehingga hati akan membengkak lama-lama dapat terbentuk jaringan parut (sirosis) dan juga memicu terjadinya kanker hati.
2. Gangguan pencernaan
Pengaruh alkohol dapat menyebabkan peradangan pada lambung (sakit maag) kronis. Selain melukai lambung, kebiasaan minum alcohol juga akan mengganggu penyerapan nutrisi makanan.
3. Kerusakan pankreas
Alkohol menjadi penyebab peradangan pada pankreas sehingga meyebabkan terganggunya hormone insulin yang mengatur metabolisme tubuh.
4. Komplikasi diabetes
Alkohol mengganggu pelepasan glukosa dari hati/liver sehingga meningkatkan risiko gula darah rendah ( hipoglikemia ) .
5. Fungsi seksual dan menstruasi
Minum alcohol menjadi penyebab disfungsi ereksi (impoten) pada pria dan gangguan menstruasi pada wanita.
6. Kesehatan mata
Keracunan alkohol dapat menyebabkan kebutaan, dan kelemahan otot matakarena kekurangan vitamin B - 1 (tiamin).
7. Cacat lahir
Penggunaan alkohol selama kehamilan dapat menyebabkan calon ibu melahirkan anak yang tidak sempurna (cacat).
8. Pengeroposan tulang
Alkohol dapat menurunkan produksi kalsium tulang baru. Dalam jangka panjang hal ini dapat menyebabkan penipisan tulang ( osteoporosis ) dan peningkatan risiko patah tulang.
9. Komplikasi neurologis (syaraf)
Kecanduan alkohol akan mempengaruhi sistem saraf , menyebabkan mati rasa dan sakit pada tangan dan kaki, mengalami gangguan pola pikir , demensia dan kehilangan memori jangka pendek .
10. Sistem imun (kekebalan tubuh)
Konsumsi alkohol berlebih akan menurunkan fungsi sistem kekebalan tubuh sehingga membuat tubuh sulit untuk melawan penyakit .
11. Resiko kanker
Penggunaan alkohol jangka panjang dikaitkan dengan risiko tinggi penyebab kanker, termasuk kanker mulut, tenggorokan, hati, usus besar dan kanker payudara .
12. kesehatan jantung
Kecanduan alkohol berimbas pada naiknya tekanan darah (hipertensi) dan meningkatkan risiko gagal jantung dan stroke lebih besar.
Penggunaan alkohol menyebabkan konsekuensi serius bagi banyak remaja dan dewasa muda yang terjerat didalam pengaruh ketergantungan alkohol. Mabuk-mabukkan tidak akan menjadi solusi bagi pemecahan masalah. Justru sebaliknya kebiasaan mengkonsumsi alkohol berlebihan sama dengan menambah permasalahan baru yang lebih komplek. Karenanya bagi anda yang senang mengkonsumsi alkohol atau memiliki saudara, kerabat atau teman pecandu alkohol hendaknya bantu mereka terlepas dari ketergantungan alkohol tersebut mengingat efek negatifnya jauh lebih besar ketimbang pengaruh positifnya terutama bagi kesehatan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar