Cari Blog Ini

Jumat, 13 September 2013

Exynos 5 Octa : Chipset Terbaru dari Samsung

Fakta dan Mitos - Samsung dengan chipset terbarunya Samsung Exynos 5 Octa yang digunakan pada Samsung Galaxy S 4 banyak mengalami kritik akan kinerja chipset tersebut, terlebih lagi pada teknologi big.LITTLE yang hanya mampu menjalankan 4 buah inti dari total 8 inti pada saat yang bersamaan.

Bisa dibilang Samsung Exynos 5 Octa yang beredar saat ini tak lebih seperti smartphone Quad Core lain-nya , hanya saja Samsung Exynos 5 Octa mampu berjalan pada dua arsitektur performa yang berbeda. Teknologi big.LITTLE pada Samsung Exynos 5 Octa adalah menggabungkan 4 buah inti performa tinggi yang ditangani oleh Cortex-A15 dengan 4 buah inti Cortex-A7 yang mampu menekan konsusmsi tenaga secara efisien.

Pada prakteknya pun banyak kritik mengatakan Samsung Exynos 5 Octa kurang maksimal, banyak pengguna mengeluhkan panas yang ditimbulkan dan siklus baterai pun tidak terlalu efisien.

Pihak Samsung sudah sadar akan hal ini dan akan merubah situasi yang ada sekarang. Samsung tengah mempersiapkan Exynos 5 Octa terbaru yang mampu menjalankan 8 buah inti pada saat yang bersamaan. Harusnya memang seperti inilah jika suatu smartphone mengklaim menggunakan 8 inti pada sebuah chipset, tinggal manajemen pembagian tugas nya saja yang perlu strukturisasi ulang.

Kuartal ke 4 nanti pihak Samsung akan mengeluarkan Exynos Octa 5 terbaru, bisa dibilang ini merupakan versi revisi dari chipset sebelumnya. Teknologi terbaru mengimplementasikan HMP yaitu Heterogeneous Multi Processing yang memungkinkan sebuah inti chipset tersebut berjalan semua inti atau bahkan hanya satu inti untuk berjalan sesuai permintaan dan tugas.

Pada konfigurasi Samsung Exynos 5 Octa yang ada sekarang secara intensif memaksa Cortex A15 untuk menjalankan semua aplikasi termasuk tugas tugas kecil seperti telepon dan sms. Kedepan-nya akan berubah tidak seperti konfigurasi yang ada saat ini, Samsung Exynos 5 Octa terbaru akan secara langsung mengelompokan masing masing aplikasi. Contohnya seperti bermain game dan tugas berat lain-nya secara otomatis akan dibebankan pada Cortex-A15, sementara tugas tugas ringan dan simpel yang berjalan di latar akan dibebankan pada Cortex A-7.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar