Fakta dan Mitos - Saya ingin berbagi tips atau strategi agar tulisan dapat dimuat di media cetak. Ada lima tips yang perlu diperhatikan, yaitu aktual, linear ilmu, taat bahasa, added values, dan unik :
Pertama : jaga aktualitas isi artikel.
Sumber ide atau gagasan dapat berasal dari peristiwa langsung, media cetak, dan atau media online. Penulis sebaiknya memiliki kepekaan untuk menangkap peluang kelayakan informasi itu agar dapat dijadikan artikel.
Kedua : linear ilmu.
Sebenarnya penulis itu dapat disebut guru juga karena ia “menggurui” pembaca melalui tulisannya. Dengan demikian, tentu ide atau gagasannya akan dibaca banyak orang dan tentu pula sangat berpeluang membawa pengaruh pada pembaca. Oleh karena itu, sebaiknya tulisan-tulisannya memiliki kesesuaian dengan disiplin ilmu yang dipelajari agar kupasan dan bahasannya terasa pas. Persyaratan ini menjadi makin penting agar branding penulis mudah diketahui pembaca.
Ketiga : taat bahasa.
Artikel termasuk karya ilmiah populer sehingga harus ditulis dengan bahasa Indonesia yang benar. Meskipun nantinya tulisan itu masih dibaca dan disunting oleh editor media, sebaiknya artikel itu sudah ditulis dengan bahasa Indonesia yang benar sehingga tidak terlalu banyak perbaikan yang dilakukan editor. Menyunting artikel itu sulit sehingga editor tentu lebih memilih tulisan lain yang memerhatikan ketaatan bahasa Indonesia daripada tulisan menarik tetapi berbahasa acak-acakan.
Keempat : punya added values atau nilai tambah.
Ibarat berjualan di pasar, tentu banyak penjual akan menawarkan dagangan. Analogi itu dapat digunakan penulis artikel agar tulisan-tulisannya memiliki nilai tambah. Kelebihan itu dapat berasal dari pengalaman pribadi atau kajian pengetahuan. Sebagai contoh : guru menulis pengalamannya ketika mempraktikkan metode pembelajaran di kelas. Sebagai pengusaha, trik dan tips mengatasi persaingan dan lain-lain. Kelebihan itu akan menjadi daya tarik media dan pembaca.
Kelima : unik atau nyentrik.
Keunikan itu dapat ditampilkan dari judul artikel, teknik pengembangan, maupun isinya. Sebaiknya judul dibuat dengan kata-kata yang mudah diingat dengan berpedoman SIAP (singkat, informatif dan inspiratif, aktual, dan persuasif-provokatif). Teknik pengembangan boleh menggunakan pola yang tidak lazim, seperti analogi atau induktif. Pemaparan isi artikel tentu akan menimbulkan kesan karena keunikan tersebut.
Sangat menarik dan menyenangkan menekuni dunia kepenulisan. Selain mendapatkan banyak teman, penulis juga akan mendapatkan banyak kebaikan jika tulisannya bermanfaat bagi banyak orang. Bahkan, penulis juga akan mendapatkan banyak keuntungan jika tulisannya berhasil dimuat media, seperti honor, angka kredit, dan publikasi personal branding. Kolumnis ternama pasti mengawali karyanya dari penulis biasa. Penolakan artikel pasti pernah dialami karena itu merupakan proses menjadi penulis profesional.
Semangat menulis….!!!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar