Cari Blog Ini

Minggu, 15 September 2013

4 Tips Agar Inovasi Mendunia

Fakta dan Mitos - Adakah yang lebih keren selain menciptakan suatu inovasi yang terus dipakai dan diingat sampai kapanpun? Jangan percaya orang yang bilang membuat suatu inovasi itu sulit, butuh ketrampilan khusus dan tidak mungkin tercapai. Menciptakan sebuah inovasi itu mudah, inspirasinya bisa dari apa saja di sekeliling kita.

Inovasi secara umum bisa diartikan sebagai proses dan pemanfaatan hasil pengetahuan, keterampilan dan pengalaman untuk menciptakan sesuatu. Selain itu, inovasi juga bisa berarti memperbaiki suatu produk, proses, layanan atau system sehingga bisa memberi nilai dan dampak lebih besar.

Di tengah kehidupan zaman modern yang sering kekurangan waktu luang, inovasi tampak seolah perkara berat. Padahal ada cara yang mudah untuk memperoleh inspirasi berinovasi.

Perhatikan seleliling lalu buka mata lebar-lebar. Siapkan juga modal berupa rasa pantang menyerah dan jangan lupakan manajemen ide yang berfungsi mengembangkan inspirasi-inspirasimu.

Nah, berikut ini adalah rangkuman berbagai hal yang bisa dilakukan kamu atau orang lain terhadap inspirasi-inspirasi yang didapat :

1. Segera Diskusikan
Apa ide yang Anda miliki? Apakah tentang bisnis, cerita, atau konsep desain. Diskusikan dengan seseorang yang memiliki kemampuan terkait. Usahakan agar pembicaraan berjalan dua arah dan bersifat terbuka terhadap kritik dan saran. Jika cara ini berhasil, ide yang Anda miliki sebelumnya akan menjadi lebih matang dan kaya.

2. Miliki Bank Ide
Terkadang ide kreatif muncul di saat yang tidak tepat, salah satunya saat berkendara. Bank ide menjadi salah satu solusi untuk menampung ide yang muncul tiba-tiba. Bentuknya bisa berupa catatan di buku atau disimpan dalam notes dalam gadget Anda. Bank ide juga bisa menjadi tabungan ide untuk disalurkan pada waktu yang tepat di masa depan.

3. Uji Ide Sendiri
Sebelum menjual ide kepada orang lain, sebaiknya uji ide Anda sendiri. Caranya bisa dengan menulis dan mengajukan beberapa pertanyaan. Apa keuntungannya jika ide ini diwujudkan? Apa kerugiannya jika tidak segera dilakukan? Dan kenapa harus dilakukan sekarang? Jika sudah terjawab, maka ide tersebut sudah siap dipresentasikan lebih lanjut.

4. Miliki Aspek Orisinalitas
Sebuah inovasi akan diakui banyak kalangan jika sudah dibuktikan keasliannya. Menurut Rizky Adiwilaga, Konsultan HAKI, “salah satu cara untuk aman jualan inovasi di pasaran adalah dengan mendapatkan paten, yaitu Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI).” Sistem HAKI melindungi inovasi-inovasi yang dihasilkan inovator. Hal ini berguna jika inovasi atau
ide Anda dipakai oleh perusahaan-perusahaan besar.

Nah, soal mencari inspirasi inovasi dari lingkungan sekelilingmu ada sebuah cerita menarik. Ini adalah cerita tentang Irvan Hermawan yang memenangkan Outstanding Innovator Black Innovation Award 2011.

Pada mulanya Irvan sempat bingung ketika seorang teman memintanya membuat konsep kemasan makanan siap saji yang praktis untuk take-away. Lalu tanpa sengaja Irvan berpapasan dengan seorang gadis yang membawa rantang ketika berjalan-jalan di sore hari. Dari situ, terbesit ide untuk menerapkan kepraktisan sistem tumpuk sebuah rantang pada desain kemasan yang akan dibuat.

Tiga faktor utama yang menjadi perhatian Irvan dalam mendesain adalah faktor estetik, fungsional, dan profesional. Menurutnya, bila ketiga hal tersebut ada di dalam sebuah desain, maka hasil yang didapat adalah sebuah desain yang
berkualitas. Dari sisi penggunaan bahan, Irvan juga menambahkan nilai lebih berupa efisiensi penggunaan bahan.

Hasilnya, ia menggunakan sebuah kertas atau karton daur ulang yang selain membantu mengurangi penebangan hutan, juga mengurangi limbah yang terbuang ke bumi ini. Irvan kemudian mengajukan konsep desainnya yang ia nilai telah matang tersebut kepada temannya. Di luar dugaan konsepnya ternyata ditolak karena dinilai masih kurang praktis. Walau bisa ditumpuk, konsep desain Irvan ternyata masih sulit untuk dibawa-bawa. Namun, Irvan tidak'menyerah dan tetap optimis. Ia segera mencari solusi bagi kekurangan desainnya tersebut.

Tanpa membutuhkan waktu lama, Irvan menemukan solusi bagi desainnya tersebut. Lagi-lagi, berkat kebiasaannya selalu memperhatikan hal-hal disekitar, ia mendapat ide untuk menambahkan handle pada desainnya agar pengguna dapat dengan mudah menenteng makanan yang dibungkus menggunakan desain packaging-nya. Ide ini berasal dari konsep rantang yang sering dipakai untuk catering atau mealbox. Ini meruapakan ide cerdas karena membuat pengguna tidak lagi membutuhkan tas plastik bila telah menggunakan desain packaging Irvan.

Optimisme Irvan pada akhirnya membuahkan hasil. Inovasi Stacking Packaging atau StaPack-nya itu berhasil menyabet beberapa penghargaan di bidang packaging, termasuk penghargaan internasional. Selain mendapat penghargaan, inovasi Irvan saat ini juga sudah mendapat paten dan digunakan pertama kali oleh salah satu restoran cepat saji di Jakarta.

Nah, bagaimana? Tidak sesulit yang dikira kan untuk berinovasi dan menjadikan hidup ini lebih baik? Yuk, mulai berinovasi! Perhatikan sekitar, buka pikiran, dan terus mencoba!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar