INILAH.COM - Ada sebuah fakta unik yang terjadi dalam tiga tahun terakhir penyelenggaraan Piala FA. Sejak tahun 2011 hingga 2013, pelatih yang bermana depan Roberto sukses membawa timnya menjadi juara. Tiga nama pelatih tersebut adalah Roberto Mancini, Roberto Di Matteo dan Roberto Martinez.
Ketiga pelatih tersebut sukses membawa timnya juara Piala FA dalam tiga tahun terakhir. Mancini melakukannya di tahun 2011. Bersama Manchester City, pelatih asal Italia itu berhasil mengalahkan Stoke City di babak final dengan skor 1-0. Gol tunggal The Citizens dicetak oleh Yaya Toure.
Setahun kemudian, giliran Di Matteo yang sukses mengantar Chelsea menjadi juara. Berstatus sebagai caretaker, pelatih asal Italia itu sukses mengalahkan Liverpool 2-1 di partai puncak. Dua gol The Blues dikemas oleh Ramires dan Didier Drogba sementara The Reds membalas melalui Andy Carroll.
Belum lama ini, giliran Martinez yang sukses melanjutkan tradisi pelatih bernama depan Roberto menjuarai Piala FA bersama Wigan Athletic. Di partai puncak, duel sesama Roberto pun terjadi. Namun, Martinez lebih beruntung dan membawa The Latics mengalahkan City dengan skor 1-0 berkat gol Ben Watson.
Yang menarik lagi adalah Di Matteo dipecat setelah sukses mempersembahkan Piala FA sementara Mancini, meski tak langsung dipecat usai menjuarai Piala FA tahun 2011, ia tetap dipecat saat gagal mengantarkan Sergio Aguero dan kawan-kawan juara Piala FA beberapa hari lalu. Peluang Martinez untuk dipecat juga terbuka karena ia gagal menyelematkan Wigan dari degradasi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar