Cari Blog Ini

Sabtu, 29 Juni 2013

5 Tempat Wisata Gratis di Kota Tokyo

Reko Blog's - Ibukota Jepang, Tokyo, dinyatakan oleh WealthInsight memiliki sekitar 461.000 jutawan. Menemukan suatu hal yang gratis di salah satu kota yang masuk kategori termahal di dunia, mungkin terdengar mustahil bagi sebagian kalangan.

Uniknya, kota Tokyo ternyata menawarkan sejumlah atraksi wisata seperti museum, taman, situs sejarah, dan kegiatan budaya tanpa dikenakan biaya apapun alias gratis. Hal ini tentunya merupakan kabar baik bagi wisatawan yang memiliki anggaran terbatas, namun ingin menikmati semua hal menarik tanpa harus mengeluarkan biaya sama sekali.

Seperti dilansir laman Huffingtonpost, berikut lima atraksi wisata gratis yang bisa dinikmati wisatawan secara gratis saat mengunjungi kota Tokyo, Jepang :

1. Kuil Meiji Jingu dan Harajuku
Tempat ini merupakan salah satu destinasi yang sayang untuk dilewatkan. Kuil ini dibangun lebih dari 900 tahun yang lalu untuk memperingati kekuasan Kaisar Meiji. Selain itu, wisatawan juga bisa mengunjungi Harajuku dan Omotesando, distrik fashion dan budaya yang "keren".

2. Gedung Parlemen Jepang
Bangunan yang selesai dibangun pada tahun 1936 ini, sekarang digunakan sebagai markas legislatif Jepang. Tempat ini menyediakan tur gratis selama satu jam saat tidak ada sidang parlemen.

3. Pasar Ikan Tsukiji
Sebagai pasar ikan terbesar di dunia, Tsukiji mulai menggeliat sejak pukul 5 pagi dengan hampir 2.000 ton ikan dari semua jenis yang diperdagangkan setiap hari di sini. Selain itu, ada juga sejumlah toko sushi segar di dalam dan di sekitar pasar.

4. Pantai Odaiba
Wisatawan biasanya diajak untuk membakar kalori setelah makan semua makanan lokal yang lezat dengan mengunjungi jembatan Rainbow ke pulau reklamasi Odaiba di Teluk Tokyo untuk piknik dan berjemur di pantai buatan manusia.

5. Simulator Gempa
Saat mengunjungi Ikebukuro, wisatawan diajak untuk menikmati pengalaman unik merasakan gempa serta pelatihan dalam melindungi diri saat gempa bumi
besar terjadi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar