Cari Blog Ini

Rabu, 17 April 2013

9 Mitos Tentang Obesitas

Reko Blog's - Sejumlah besar orang di seluruh dunia mengalami obesitas. Obesitas tidak hanya membawa penyakit diabetes, tekanan darah dan penyakit jantung, tetapi juga depresi. Orang gemuk sering merasa rendah diri. Mereka sering terlalu sedih dan mereka bahkan merasa bunuh diri. Beberapa mitos obesitas bisa membuat kesehatan Anda makin buruk.

Berikut sembilan mitos seputar obesitas, dilansir magforwomen (11/4) :

1. "Orang-orang menurunkan berat badan hanya ketika mereka siap untuk melakukannya"
Ini adalah salah satu mitos terbesar yang berhubungan dengan obesitas. Keinginan menurunkan berat badan tidak akan tercapai jika Anda malas berolahraga dan tidak segera diet. Apakah Anda sudah siap melakukan dua hal tersebut?

2. "Tidak baik untuk menurunkan berat badan dengan cepat"
Banyak orang berpikir bahwa kehilangan berat badan dengan cepat tidak baik karena berdampak pada kesehatan. Mitos ini benar. Berat badan turun drastis perlu diwaspadai karena biasanya yang berkurang bukan massa lemak melainkan air dan massa otot. Selain itu berat badan yang turun terlalu cepat biasanya juga tidak awet. Berat badan bisa kembali naik dalam waktu singkat.

3. "Perubahan asupan kalori dapat membantu Anda untuk berat kurang untuk jangka waktu yang lama"
Banyak orang berpikir bahwa perubahan kecil tapi teratur dalam asupan kalori dapat membantu mereka mempertahankan berat badan mereka untuk jangka waktu yang lama. Faktanya adalah, berat tubuh Anda akan berubah sesuai dengan aktivitas atau gaya hidup Anda.

4. "Memiliki banyak pantangan dan tujuan akan cepat kurus"
Banyak orang menetapkan banyak pantangan dan tujuan untuk menurunkan berat badan. Padahal jika tujuan atau pantangan tersebut gagal terpenuhi membuat mereka frustasi.

5. "Menyusui bisa melindungi bayi dari obesitas di masa depan"
Susu ibu memiliki banyak manfaat. Itu membuat bayi kuat dan kekebalan tubuh, tapi belum tentu bisa melindunginya dari obesitas di masa depan. Yang bisa melindungi Anda dari obesitas adalah diet sehat dan olahraga teratur.

6. "Olahraga di gym dapat mencegah obesitas pada anak-anak"
Jika orang dewasa banyak menghabiskan waktu di gym agar langsing, maka hal ini tidak bisa diterapkan. Kegiatan outdoor menjadi olahraga yang lebih baik untuk anak-anak bukan kelas gym. Jadi, jika Anda ingin anak Anda untuk menjauh dari obesitas maka biarkan anak untuk melakukan permainan di luar ruangan dengan teman-temannya setiap hari selama setidaknya satu jam daripada mengirimnya ke kelas gym.

7. "Salah satu tindakan seks membakar hampir 300 kalori"
Mitos ini tidak benar. Salah satu tindakan seks hanya membantu Anda kehilangan sekitar 20 dari 300 kalori saja. Anda dapat kehilangan kalori ini sementara hanya beristirahat di sofa juga.

8. "Makan buah dan sayuran mendorong Anda untuk makan lebih sedikit"
Banyak orang berpikir bahwa mengonsumsi buah-buahan dan sayuran akan membuat mereka makan lebih sedikit. Faktanya adalah, mengonsumsi buah atau sayur tidak memuaskan rasa lapar Anda. Bahkan, orang-orang yang makan buah-buahan dan sayuran cenderung makan lebih banyak dari yang mereka lakukan sebelumnya.

9. "Sarapan setiap hari bikin kurus"
Banyak orang berpikir bahwa sarapan dapat memberi dampak magis pada penurunan berat badan mereka, tetapi ini tidak benar. Cobalah untuk menggunakan logika sederhana dan Anda akan tahu mengapa tidak boleh melewatkan sarapan. Orang yang tidak sarapan akan merasa sangat lapar saat makan siang, yang kemudian membuat dia untuk menyantap semua makanan agar kenyang. Mereka yang biasanya tidak sarapan akan mengonsumsi makan siang yang berat. Ini akan menurunkan tingkat metabolisme dan akan membuatnya merasa lesu. Oleh karena itu dalam rangka untuk memiliki diet yang seimbang di sepanjang hari, jangan melewatkan sarapan.

Dari sembilan mitos di atas, mana yang sering Anda yang percaya atau lakukan?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar